Psoriasis Vulgaris

Mengenal Psoriasis Vulgaris: Gejala dan Cara Mencegahnya

8 Juni 2026 | Allianz Indonesia
Psoriasis vulgaris adalah jenis psoriasis yang paling umum terjadi dan termasuk penyakit kulit kronis yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bercak kulit tebal, kering, bersisik, dan terasa gatal di beberapa bagian tubuh.

Penyakit ini memang tidak menular, tetapi dapat berlangsung dalam jangka panjang dan kambuh sewaktu-waktu jika dipicu oleh faktor tertentu seperti stres, infeksi, atau gaya hidup yang kurang sehat.

Pada sebagian orang, gejalanya bisa ringan, tetapi ada juga yang mengalami kondisi cukup mengganggu hingga memengaruhi aktivitas sehari-hari dan menurunkan rasa percaya diri.

Karena itu, penting untuk memahami penyebab, gejala, hingga cara mencegah psoriasis vulgaris agar kondisi kulit tetap terjaga dan risiko kambuh dapat dikurangi.

Healthline menjelaskan bahwa psoriasis vulgaris merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang kulit. Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh bekerja terlalu aktif dan memicu proses peradangan kulit. 

Akibatnya, proses pergantian sel kulit berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan kondisi normal. Jika biasanya sel kulit membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk beregenerasi, pada penderita psoriasis vulgaris proses tersebut dapat terjadi hanya dalam beberapa hari. Sel kulit lama pun menumpuk dan membentuk bercak tebal bersisik di permukaan kulit.

Psoriasis vulgaris dapat muncul di berbagai bagian tubuh, seperti:

  • Kulit kepala
  • Siku
  • Lutut
  • Punggung
  • Telapak tangan
  • Kaki
  • Area sekitar kuku

Pada kulit berwarna terang, plak yang muncul biasanya tampak merah dengan sisik putih keperakan. Sementara pada kulit yang lebih gelap, warna plak  dapat terlihat ungu atau lebih gelap dibanding area sekitar dengan sisik abu-abu.

Gejala psoriasis vulgaris bisa berbeda pada setiap orang, tergantung tingkat keparahan dan area kulit yang terkena. Namun, merangkum dari Hello Sehat, berikut beberapa gejala umum yang paling sering muncul:

Gejala utama psoriasis vulgaris adalah munculnya bercak tebal atau plak pada kulit. Plak ini biasanya terasa kasar, bersisik, dan dapat menyatu menjadi area yang lebih luas.

Kulit yang terkena psoriasis sering kali menjadi sangat kering hingga pecah-pecah. Pada beberapa kasus, kulit bahkan bisa terasa nyeri dan berdarah.

Banyak penderita psoriasis vulgaris mengalami rasa gatal yang cukup mengganggu. Selain itu, kulit juga dapat terasa panas atau seperti terbakar, terutama saat kondisi sedang kambuh.

Psoriasis tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga kuku. Kuku bisa menjadi lebih tebal, muncul lubang kecil, berubah warna, atau menjadi lebih mudah rapuh.

Sebagian penderita psoriasis vulgaris juga dapat mengalami radang sendi yang disebut psoriatic arthritis. Kondisi ini menyebabkan sendi terasa nyeri, kaku, hingga bengkak.

Gejala psoriasis vulgaris bukan hanya memengaruhi kondisi kulit, tetapi juga dapat memengaruhi kenyamanan saat belajar, bekerja, hingga berinteraksi dengan orang lain.

Rasa gatal yang terus-menerus dapat mengganggu tidur dan menurunkan konsentrasi. Jika muncul di kulit kepala, psoriasis juga sering membuat penderita merasa tidak nyaman karena serpihan sisik menyerupai ketombe.

Bahkan, pada beberapa orang, bercak kulit yang terlihat jelas juga dapat menurunkan rasa percaya diri, terutama saat menggunakan pakaian terbuka atau berinteraksi dengan banyak orang.

Selain itu, kondisi kulit yang sering kambuh juga dapat memicu stres emosional. Padahal, stres sendiri bisa menjadi salah satu pemicu psoriasis semakin parah. Karena itu, menjaga kesehatan mental juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan psoriasis vulgaris.

Hingga saat ini, penyebab pasti psoriasis vulgaris belum diketahui sepenuhnya. Namun, para ahli menemukan beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya kondisi ini.

Riwayat keluarga sangat memengaruhi risiko psoriasis. Jika ada anggota keluarga yang memiliki psoriasis, kemungkinan kamu mengalami kondisi serupa juga meningkat.

Psoriasis vulgaris berkaitan dengan sistem imun yang terlalu aktif. Kondisi ini membuat sel imun menyerang sel kulit sehat sehingga memicu peradangan kronis pada kulit.

Stres menjadi salah satu pemicu psoriasis yang paling umum. Tekanan emosional dapat membuat gejala psoriasis semakin parah atau memicu kekambuhan.

Luka, goresan, atau iritasi kulit juga dapat memicu munculnya plak psoriasis di area tertentu. Selain itu, beberapa jenis infeksi, terutama infeksi tenggorokan akibat bakteri streptococcus, dapat memicu psoriasis pada sebagian orang.

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan diketahui dapat memperparah peradangan pada tubuh sehingga psoriasis lebih mudah kambuh.

Menurut Revival Research Institute, pengobatan psoriasis vulgaris biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala. Dokter dapat merekomendasikan beberapa metode berikut.

Dokter biasanya memberikan krim kortikosteroid untuk membantu mengurangi peradangan dan rasa gatal. Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat dengan kandungan vitamin D atau vitamin A sintetis.

Fototerapi dilakukan menggunakan paparan sinar ultraviolet di bawah pengawasan medis untuk membantu memperlambat pertumbuhan sel kulit.

Pada kasus psoriasis yang lebih berat, dokter bahkan dapat memberikan obat minum atau suntik untuk mengontrol sistem imun tubuh.

Mengatur pola hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan psoriasis vulgaris agar gejala tidak mudah kambuh.

Walaupun psoriasis vulgaris tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, kamu tetap bisa mengurangi risiko kekambuhan serta menjaga kondisi kulit lebih stabil dengan beberapa langkah berikut.

  • Menjaga Kelembapan Kulit. Gunakan pelembap secara rutin agar kulit tidak terlalu kering. Kulit yang lembap cenderung lebih terlindungi dari iritasi.
  • Menghindari Makanan Pemicu. Beberapa orang dapat mengalami kekambuhan psoriasis setelah mengonsumsi makanan tertentu. Cobalah mencatat makanan yang dikonsumsi dan perhatikan apakah ada jenis makanan tertentu yang sering memicu kekambuhan sehingga dapat dihindari.
  • Mengelola Stres dengan Baik. Kamu bisa mencoba meditasi, yoga, olahraga ringan, atau aktivitas menyenangkan lainnya untuk membantu mengurangi stres.
  • Berhenti Merokok dan Konsumsi Alkohol. Menghentikan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol yang berlebihan dapat membantu mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
  • Menjaga Daya Tahan Tubuh. Istirahat cukup, olahraga teratur, dan pola makan sehat dapat membantu menjaga sistem imun tetap seimbang.
  • Menggunakan Produk Perawatan Kulit yang Tepat. Pilih produk perawatan kulit yang lembut dan tidak mengandung bahan keras agar kulit tidak mudah iritasi.

 

Psoriasis vulgaris memang dapat berlangsung dalam jangka panjang dan kambuh sewaktu-waktu. Namun, dengan mengenali gejala sejak dini, menghindari faktor pemicu, serta menjalani perawatan yang tepat, kondisi ini tetap bisa dikontrol dengan baik.

Jika gejala mulai mengganggu aktivitas atau semakin parah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai. Dengan perawatan yang tepat dan pola hidup yang lebih sehat, penderita psoriasis vulgaris tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan menjaga kualitas hidupnya.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan

Jan 07, 2026

Jan 20, 2026