Baterai Mobil Listrik Habis

Baterai Mobil Listrik Habis di Jalan, Harus Apa?

20 Oktober 2026 | Allianz Indonesia
Baterai mobil listrik habis saat berkendara bisa menjadi situasi yang merepotkan, terutama jika kamu sedang berada di jalan tol atau jauh dari stasiun pengisian daya kendaraan listrik umum (SPKLU). Jika mengalaminya, prioritaskan keselamatan dengan mengarahkan kendaraan ke tempat aman jika masih memungkinkan, menyalakan lampu hazard saat berhenti, dan menghubungi layanan bantuan jika mobil tidak bisa bergerak.

Ketika mobil listrik kehabisan baterai, kendaraan biasanya memberikan peringatan sebelum daya baterai benar-benar habis. Jika peringatan baterai tidak segera ditindaklanjuti, performa mobil listrik bisa menurun sedikit demi sedikit hingga kendaraan akhirnya tidak dapat melaju lagi.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, arahkan mobil ke lokasi yang aman, aktifkan lampu hazard, lalu cari stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) terdekat.

Apabila kendaraan sudah tidak bisa bergerak, segera hubungi layanan bantuan di jalan. Penting juga untuk mengetahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar keselamatanmu dan pengendara lain tetap terjaga.

Mobil listrik umumnya memiliki sistem yang memperingatkan pengemudi ketika kapasitas baterai mulai menipis. Peringatan ini dapat berupa indikator persentase baterai, perkiraan jarak tempuh tersisa, atau notifikasi pada layar kendaraan.

Pada beberapa model, sistem kendaraan juga dapat membatasi tenaga untuk membantu menghemat energi. Ketika baterai tidak lagi mampu memasok daya yang dibutuhkan, kendaraan akhirnya berhenti bergerak.

Kondisi tersebut berbeda dari mobil berbahan bakar bensin yang kehabisan bahan bakar. Kamu tidak bisa sekadar mengisi bensin dari tempat terdekat agar kendaraan kembali berjalan.

Mobil listrik membutuhkan sumber listrik yang sesuai, sehingga kamu mungkin perlu mencari SPKLU, menggunakan layanan bantuan di jalan, atau meminta kendaraan diderek.

Dilansir dari KAIY Global, jika daya baterai hampir habis atau kendaraan sudah tidak bisa bergerak, lakukan beberapa langkah berikut untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Saat indikator menunjukkan daya hampir habis, segera cari tempat yang aman untuk berhenti. Jika masih memungkinkan, arahkan mobil ke area parkir, tempat istirahat, atau lokasi lain yang tidak mengganggu lalu lintas.

Bagaimana jika kendaraan berhenti di jalan tol? Ikuti prosedur keselamatan setempat. Nyalakan lampu hazard dan gunakan fasilitas darurat yang tersedia. Jangan memaksakan kendaraan terus berjalan apabila tenaganya sudah sangat terbatas.

Panik dapat membuat kamu mengambil keputusan yang kurang tepat. Oleh karena itu, usahakan tetap tenang dan perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan.

Nyalakan lampu hazard untuk memberi tanda kepada pengendara lain bahwa mobil sedang mengalami masalah.

Jika kendaraan berhenti di lokasi berbahaya, tetap berada di dalam kabin apabila situasi di luar tidak aman. Namun, jika petugas mengarahkan kamu keluar dan tersedia jalur evakuasi yang aman, ikuti instruksinya.

Jika kendaraan masih dapat bergerak dan daya mencukupi untuk mencapai tempat pengisian, gunakan sistem navigasi atau aplikasi pencari SPKLU untuk memeriksa pilihan yang tersedia.

Salah satu pilihan adalah aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur kendaraan listrik, pengguna dapat mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya di sepanjang perjalanan.

Sebelum menuju lokasi, periksa jarak, status operasional jika tersedia, dan kecocokan konektor dengan kendaraan. Jangan hanya mengandalkan jarak terdekat jika daya baterai tidak cukup untuk mencapainya dengan aman.

Jika kendaraan sudah tidak dapat bergerak, jangan mencoba terus mengendarainya. Hubungi layanan bantuan jalan untuk mengetahui pilihan penanganan yang sesuai.

Jika baterai benar-benar sudah habis dan mobil tidak bisa bergerak, kamu mungkin memerlukan bantuan profesional. Beberapa layanan bantuan jalan menyediakan pengisian daya darurat, sedangkan layanan lainnya dapat membawa kendaraan ke SPKLU terdekat.

Apabila harus menggunakan derek, pilih layanan yang memahami prosedur penanganan mobil listrik.

Jangan menganggap semua layanan derek dapat menangani mobil listrik dengan cara yang sama. Informasikan bahwa kendaraan menggunakan tenaga listrik agar petugas dapat menentukan prosedur yang sesuai.

Selain mengetahui langkah penanganan yang tepat, kamu juga perlu menghindari beberapa hal berikut ini:

  • Memaksakan mobil tetap berjalan: saat indikator baterai menunjukkan daya mulai menipis, jangan memaksakan perjalanan hanya untuk sampai ke tujuan. Segera cari lokasi yang aman untuk menepi sebelum mobil tidak bisa melaju lagi.
  • Berhenti di lokasi berbahaya: hindari berhenti di tikungan, jalur sempit, atau area yang menghalangi kendaraan lain jika masih memungkinkan untuk menepi ke tempat lebih aman.
  • Meninggalkan kendaraan tanpa mempertimbangkan keselamatan: jangan langsung keluar ke jalan raya yang ramai. Perhatikan kondisi sekitar dan ikuti arahan petugas.
  • Menggunakan metode pengisian yang tidak sesuai: jangan mencoba menyambungkan kabel atau sumber listrik sembarangan. Gunakan peralatan pengisian yang kompatibel dengan kendaraan dan memenuhi persyaratan keselamatan.
  • Mengabaikan petunjuk derek: mobil listrik tertentu tidak boleh diderek dengan roda penggerak menyentuh jalan dalam kondisi tertentu. Untuk memastikan penanganannya tepat, ikuti petunjuk dalam manual kendaraan.

Kamu bisa mengurangi risiko kehabisan daya dengan membiasakan diri memeriksa kondisi baterai sebelum bepergian. Berikut saran dari  POD Energy.

Sebelum berkendara jauh, pastikan kamu sudah mengetahui titik-titik SPKLU yang tersedia di sepanjang jalur perjalanan. Sebaiknya, tentukan juga lokasi pengisian cadangan untuk mengantisipasi jika SPKLU pilihanmu sedang digunakan pengendara lain atau mengalami gangguan operasional.

Jangan hanya mengandalkan angka jarak tempuh maksimum yang tertera pada spesifikasi mobil. Penggunaan AC, kecepatan berkendara, kondisi jalan, cuaca, dan usia baterai dapat memengaruhi jarak tempuh sebenarnya.

Sisakan cadangan daya agar tersedia waktu untuk mencari lokasi pengisian alternatif jika perjalanan membutuhkan lebih banyak energi daripada perkiraan awal.

Biasakan mengisi daya sebelum kapasitas baterai berada pada tingkat yang sangat rendah. Untuk penggunaan sehari-hari, rentang pengisian sekitar 20–80% sering digunakan sebagai acuan untuk penggunaan sehari-hari pada banyak mobil listrik. Namun, batas pengisian yang disarankan dapat berbeda bergantung pada model kendaraan, jenis baterai, dan kebutuhan perjalanan. Ikuti rekomendasi produsen, termasuk untuk pengisian hingga 100% jika diperlukan untuk perjalanan jauh.

Jangan menunggu baterai hampir habis untuk mengisi daya. Jika memiliki fasilitas pengisian di rumah, manfaatkan waktu ketika kendaraan tidak digunakan untuk menambah daya sebelum perjalanan berikutnya.

Pelajari arti indikator baterai, estimasi jarak tempuh, dan peringatan daya rendah pada kendaraan. Kenali pula cara mengakses informasi konsumsi energi dan fitur navigasi yang dapat membantu mencari lokasi pengisian.

Memahami fitur tersebut dapat membantu mengambil keputusan lebih awal ketika daya mulai menipis.

Simpan nomor layanan bantuan dari produsen kendaraan, penyedia bantuan jalan, atau petugas jalan tol yang relevan. Pastikan smartphone memiliki daya yang cukup selama perjalanan agar dapat digunakan untuk menghubungi bantuan ketika diperlukan.

Dengan perencanaan yang baik, risiko kehabisan baterai di jalan dapat dikurangi. Namun, jika kondisi tersebut tetap terjadi, utamakan keselamatan, cari bantuan yang tepat, dan hindari penanganan kendaraan yang tidak sesuai dengan petunjuk produsen.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan

Jan 07, 2026

Jan 20, 2026