Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Meski PSBB, Mobil Kamu Bisa Tetap Prima Dengan Perawatan Ini

17 September 2020 | Allianz Indonesia
Memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mobil kamu bisa tetap prima dan nyaman dipakai dengan melakukan berbagai perawatan ini tanpa harus ke bengkel. 

Kembali diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat kendaraan akan banyak terparkir di rumah. Meski bisa menghemat pemakaian bahan bakar minyak (BBM), namun kondisi kendaraan diam di garasi dalam waktu yang lama juga tidak bagus dan bisa menimbulkan masalah.

Khusus untuk mobil, perawatan tidak hanya dari sisi mesin saja, melainkan juga sisi interior atau ruang dalam mobil harus tetap dijaga agar bersih dan terbebas dari kotoran atau virus yang berbahaya.

Nah, jika ingin agar mobil kamu tetap prima dan nyaman ketika digunakan di saat pandemi korona seperti sekarang, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan sendiri tanpa harus ke bengkel:

 

Baca juga: Apa yang Bisa Saya Lakukan untuk Melindungi Diri dari Virus Corona?

 

1. Rutin panaskan mesin mobil

Panaskan mesin mobil kamu minimal setiap tiga hari sekali, selama 10-15 menit dengan RPM minimal 1500 saat dipanaskan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir masalah pada aki atau baterai. Jika mesin tidak dinyalakan secara rutin, bisa dipastikan kemampuannya akan melemah, mengingat tidak adanya siklus pengisian ulang daya dari alternator yang terjadi seperti saat mesin hidup atau berjalan.

2. Periksa oli mesin

Masalah berikutnya jika mobil terlalu lama parkir adalah pada pelumas mesin. Jika mesin mobil tidak rutin dinyalakan, maka ada kemungkinan oli mesin akan mengendap di bagian bawah mesin dan mengurangi fungsi pelumasan pada mesin. Ada baiknya, sebelum menggunakan mobil kamu mengganti oli terlebih dahulu jika mobil sudah terlalu lama diam dan mesin tidak dinyalakan secara rutin.

3. Isi bahan bakar hingga penuh

Ketika berniat untuk tidak menggunakan mobil dalam waktu yang lama, pastikan jika kondisi tangki bahan bakar dalam keadaan penuh. Tujuannya adalah agar tidak ada sisa ruang udara di tangki kendaraan yang dapat mengakibatkan embun/kondensasi yang nantinya berakibat pada penurunan kualitas bahan bakar.

 

Baca juga: Ini 7 Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Di Tengah Pandemi COVID-19

 

4. Cek tekanan angin pada ban

Berikutnya adalah masalah pada ban jika mobil cenderung diam dalam waktu yang lama. Tekanan angin karet bundar bakal berkurang dan menyebabkannya rata sebelah atau flat spot.

Jika sudah begini maka kerusakan di kaki-kaki bisa juga menjalar ke bearing roda, karena beban hanya bertumpu pada satu titik. Jika ingin memarkirkan dalam waktu panjang, sebaiknya isi dengan tekanan angin maksimal.

Lakukan juga pengecekan setiap seminggu sekali atau mendongkrak mobil supaya ban tidak langsung menyentuh lantai. Ini bisa dilakukan untuk mengurangi gejala kempis atau ban rata sebelah tadi.

5. Cek kondisi asap knalpot

Kondisi mesin juga dapat dilihat dari pembuangannya yaitu pada asap knalpot. Seharusnya asap knalpot yang sehat adalah tidak berwarna. Apabila berwarna putih tipis menandakan bahwa proses pembakaran dan aliran pembuangan masih cukup bersih. Tetapi apabila sudah pekat ataupun berwarna lain, cobalah untuk melakukan servis di bengkel resmi terdekat.

6. Parkir di tempat datar

Cara merawat mobil yang jarang dipakai selanjutnya adalah dengan memarkirkannya pada tempat yang datar, dan jangan aktifkan rem parkir yang nantinya dapat mengakibatkan lengketnya kampas rem dengan piringan rem jika dalam kurun waktu yang lama. Jika kondisi parkiran kurang datar, kamu bisa mengakalinya dengan mengganjal ban mobil.

 

Baca juga: Inilah Jenis-jenis Makanan yang Meningkatkan Imun Tubuh Melawan Virus Corona

 

Selain perawatan mesin, hal lain yang harus kamu perhatikan ketika masa PSBB seperti saat ini adalah bagian interior. Dalam menjaga kebersihan kabin mobil, terutama untuk meminimalisasi terkontaminasinya kabin akan kuman dan virus sebenarnya tidaklah sulit. Hanya diperlukan kedisiplinan baik menjaga kebiasaan dalam berkendara maupun dalam pengelolaan barang dalam kabin.

Di antaranya sangat disarankan untuk tidak terlalu sering membuka jendela mobil jika memang tidak dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar debu, virus, bakteri, dan partikel kecil lainnya tidak mudah masuk ke dalam interior mobil. Bila diparkir dalam waktu lama, sebaiknya buka sedikit saja kaca mobil supaya interiornya tidak jamuran.

Di samping itu, kamu perlu selalu menjaga kebersihan interior mobil dengan menyiapkan tempat sampah tertutup di dalam mobil. Jika mobil sering digunakan, maka kita perlu membersihkan secara rutin interior kendaraan baik dilakukan sendiri ataupun di salon-salon mobil yang memiliki reputasi baik.

Di dalam kabin usahakan untuk tidak menyimpan terlalu lama benda-benda yang mudah menjadi sarang virus, bakteri, dan kuman seperti bantal, sampah tisu, sepatu, serta lainnya. Keluarkan terlebih dahulu bantal dan barang-barang yang biasa kamu bawa sehingga kabin kosong.

Jadi, walaupun mobil kamu akan jarang dipakai ketika masa PSBB berlaku kembali bukan berarti perawatannya berkurang. Justru kamu harus lebih rutin lagi melakukan pengecekan agar kendaraan tetap awet dan selalu dalam kondisi siap pakai. 

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan