Makanya, berikut adalah ragam vitamin anak dan nutrisi penting yang perlu ada dalam asupan makanan harian anak, guna membantu mengembangkan kemampuan otaknya.
Jenis Vitamin dan Nutrisi yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak
Melansir dari Nutrition News, berikut adalah ragam vitamin dan nutrisi khusus yang berperan penting dalam mendukung fungsi otak dan kecerdasan anak:
1. DHA (Docosahexaenoic Acid)
DHA adalah asam lemak omega-3 yang menjadi komponen utama struktur otak dan retina mata. Asupan DHA yang cukup terbukti mendukung fungsi kognitif, daya ingat, serta kemampuan memproses informasi. DHA juga penting dalam pembentukan sel saraf baru. Dengan asupan sumber DHA yang cukup, saraf otak anak juga akan terbentuk dan dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan.
2. AA (Arachidonic Acid)
AA adalah asam lemak omega-6 yang bekerja sama dengan DHA dalam membentuk membran sel otak. Dalam kolaborasi tersebut, AA berperan dalam fungsi saraf, pengaturan emosi, serta perkembangan visual. Tidak heran asam lemak omega-6 ini hadir dalam berbagai jenis suplemen yang bisa dikonsumsi anak selama tumbuh kembangnya.
3. Kolina
Kolina membantu produksi asetilkolin, neurotransmitter yang berhubungan dengan memori dan kemampuan belajar. Makanya, dapat disimpulkan bahwa anak, yang selama masa pertumbuhannya, mendapatkan cukup kolina cenderung memiliki daya konsentrasi lebih baik. Hal ini tentunya akan bermanfaat ketika buah hati sudah mulai sekolah.
4. Vitamin B Kompleks
Ada dua jenis vitamin otak anak yang harus dikonsumsi dari jenis B kompleks, antara lain:
- Vitamin B6 mendukung produksi neurotransmitter penting lainnya seperti dopamin dan serotonin.
- Vitamin B12 membantu metabolisme energi pada otak anak.
- Asam folat (vitamin B9) penting untuk pembentukan sel saraf baru.
Kombinasi B kompleks ini memastikan otak anak berfungsi optimal dan terhindar dari gangguan konsentrasi.
5. Zat Besi
Selain dapat memengaruhi daya tahan tubuh si kecil, kekurangan zat besi juga bisa menurunkan kemampuan kognitif anak. Mineral ini mendukung produksi hemoglobin yang mengantarkan oksigen ke otak, sehingga anak lebih fokus dan tidak cepat lelah. Asupan nutrisi ini penting terlebih untuk anak balita atau yang sudah mulai memasuki preschool.
6. Vitamin D
Terkenal penting untuk tulang, vitamin D juga mendukung perkembangan otak dengan menjaga fungsi saraf dan sistem imunnya. Jenis vitamin otak anak ini juga lebih mudah didapatkan karena terkandung dalam banyak jenis makanan.
7. Vitamin E
Sebagai antioksidan, vitamin E melindungi sel otak dari kerusakan oksidatif. Anak yang cukup vitamin E cenderung memiliki daya ingat lebih baik. Sama seperti zat besi, penting untuk memenuhi asupan nutrisi ini dari batita atau bahkan sebelum preschool.
8. Yodium
Mineral ini krusial untuk produksi hormon tiroid yang berperan dalam perkembangan otak. Kekurangan yodium di masa pertumbuhan bisa memengaruhi kecerdasan anak dan kemampuannya dalam menyerap informasi (berefek pada memori).
Rekomendasi Asupan untuk Otak dari Sumber Alami
Agar kebutuhan vitamin otak anak tercukupi, berikut adalah makanan yang sebaiknya rutin dikonsumsi, dilansir dari Ascensus Health:
- Ikan berlemak (salmon, sarden, tuna): kaya DHA dan AA untuk kesehatan otak dan mata.
- Telur: sumber kolina, vitamin B12, dan protein berkualitas tinggi.
- Sayuran hijau (terutama bayam juga brokoli): kaya asam folat, vitamin K, dan antioksidan.
- Buah beri (seperti stroberi dan blueberry): mengandung antioksidan yang melindungi sel otak.
- Kacang-kacangan dan biji-bijian: sumber vitamin E, zinc, dan lemak sehat.
- Susu dan produk olahannya: mengandung vitamin D, protein, dan kalsium untuk mendukung saraf serta metabolisme otak.
- Daging merah tanpa lemak: sumber zat besi dan vitamin B kompleks.
- Rumput laut atau garam beryodium: untuk memastikan kebutuhan yodium tercukupi.
Dengan variasi makanan ini, anak bisa mendapatkan kombinasi nutrisi seimbang untuk mendukung fungsi otak dan tubuh secara keseluruhan.
Kebiasaan Sehat yang Mendukung Fungsi Otak Anak
Ketika nutrisi dan vitamin anak sudah terpenuhi, tahap selanjutnya adalah membangun kebiasaan positif. Gaya hidup sehat juga tak kalah penting untuk menunjang perkembangan otak anak. Beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua, antara lain:
1. Pastikan anak cukup tidur
Tidur mendukung konsolidasi memori dan perkembangan kognitif. Selain itu, untuk anak yang sudah mulai aktif sekolah, tidur pun menjadi masa pemulihan fisiknya. Anak usia sekolah umumnya butuh 9–11 jam tidur per malam. Agar mereka mendapatkan manfaat tidur yang optimal, biasakan anak tidur malam antara pukul 19.00 – 20.00 atau paling lambat sebelum pukul 21.00. Dengan jadwal tidur ini, anak memiliki kesempatan mencapai fase tidur lelap atau deep sleep yang penting untuk pertumbuhan, terutama pada pukul 23.00 – 02.00 dini hari.
2. Ajak anak aktif bergerak
Aktivitas fisik meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga fungsi kognitif lebih optimal. Sepulang sekolah, anak-anak bisa diberikan waktu dan ruang untuk aktivitas fisik seperti bermain ke taman atau main dalam rumah. Penting untuk memastikan mereka tetap punya aktivitas fisik yang rutin
3. Batasi screen time berlebihan
Generasi Z dan alpha yang terkenal dengan sebutan tech savvy tentu membuat orang tua tidak segan-segan memberi gadget. Namun, terlalu banyak menatap layar bisa menurunkan konsentrasi dan mengganggu pola tidur anak. Lalu bagaimana cara mengelola durasi screen time ini? Temukan ragam tips dari Allianz di artikel ini.
4. Berikan stimulasi otak sejak dini
Apa yang dimaksud dengan stimulasi otak? Artinya, di luar sekolah anak pun bisa dibiasakan untuk membaca buku, bermain puzzle, atau permainan edukatif. Aktivitas tersebut dipercaya bisa melatih daya ingat dan kreativitas anak.
Baca juga: 5 Langkah Mudah Memulai Gaya Hidup Sehat
Kesehatan anak, termasuk perkembangan otaknya, adalah investasi jangka panjang. Selain nutrisi dan gaya hidup sehat, orang tua juga bisa memberikan perlindungan ekstra melalui asuransi kesehatan.
Salah satu asuransi kesehatan yang bisa kamu pertimbangkan adalah Allianz Flexi Medical. Produk asuransi kesehatan ini menawarkan berbagai pilihan perlindungan kesehatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu dan buah hati.
Dengan berbagai manfaat unggulan dan cakupan luas, produk ini memastikan kamu dan anggota keluarga bisa mendapatkan perawatan medis kapanpun dan dimanapun membutuhkannya. Selain perawatan medis, kamu akan mendapatkan fasilitas Layanan Konsultasi Dokter Online yang dapat digunakan H+1 sejak Polis aktif dengan maksimal 12x setahun untuk Psikolog klinis dan juga Psikiater.