Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Mengenal Sejarah Asuransi di Dunia

Ini 7 Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Di Tengah Pandemi COVID-19

4 Juni 2019 | Allianz Indonesia
Penyakit virus corona (COVID-19) di Indonesia semakin menyebar ke banyak orang. Kamu harus meningkatkan imunitas untuk mencegah terpapar virus corona. Lakukan cara-cara berikut guna meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Kasus penyakit virus corona (COVID-19) di Indonesia bertambah dari hari ke hari. Tercatat per tanggal 7 Mei 2020 sudah terdapat 12.776 pasien positif virus corona dengan menyebabkan kematian terhadap 930 pasien sementara 2.381 tercatat telah sembuh. Data ini terus berkembang seiring waktu.

Peningkatan pasien COVID-19 disebabkan virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS COV-2) yang mudah menyebar ke manusia melalui berbagai perantara. Virus corona bisa menular dari penderita melalui kontak kulit seperti jabat tangan, cium pipi, atau berpelukan.

Virus corona yang menempel di berbagai permukaan barang seperti pegangan pintu, tangga, kertas, meja, sendok, dan kardus juga bisa menular ke manusia jika ada sentuhan tangan dengan benda-benda tersebut kemudian tangan menyentuh wajah.

 

Baca juga: Mengenal Vaksin Sinovac, Vaksin COVID-19 Pertama yang Digunakan di Indonesia

Mengenal Sejarah Asuransi di Dunia

Namun virus corona juga seperti virus pada umumnya yang hanya menyerang jika imunitas tubuhmu lemah. Lakukan beberapa cara berikut agar daya tahan tubuh kamu semakin kuat menahan paparan virus corona.

1. Hindari stres

Jangan sampai pemberitaan virus corona maupun konten-konten di media sosial menyebabkan kamu stres terus menerus. Stres menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar masyarakat membaca informasi yang kredibel terkait COVID-19, seperti situs pemerintah Covid19.co.id atau di situs WHO. Batasi juga waktu bermain di media sosial, karena banyak konten hoax terkait virus corona.

2. Istirahat cukup

Kekurangan jam tidur menyebabkan letih dan lesu sehingga daya tahan melemah. Namun tidur yang berlebihan juga menyebabkan badan kurang gerak dan mengurangi daya tahan tubuh.

Kunci memiliki jam istirahat yang cukup adalah pada kuantitas dan kualitas. Orang dewasa membutuhkan waktu istirahat selama 7-8 jam per hari, remaja dan anak-anak 9-10 jam.

3. Stop merokok dan alkohol

Hentikan kebiasaanmu merokok sekarang juga untuk mengurangi potensi infeksi virus corona. Karena merokok bisa menyebabkan infeksi paru-paru seperti bronkhitis dan pneumonia. Nah, virus corona juga menyerang saluran pernafasan.

Sedangkan konsumsi alkohol menurunkan daya tahan tubuh. Orang yang dalam pengaruh alkohol memiliki konsentrasi dan imunitas yang rendah.

4. Menjalankan pola hidup sehat

Memiliki pola hidup dengan olah raga secara teratur sangat penting bagi kesehatan tubuh. Olah raga mempercepat kerja jantung dan memperlancar aliran darah sehingga bisa membakar lemak dalam tubuh sehingga daya tahan meningkat.

Manusia hanya membutuhkan olah raga minimal 150 menit setiap minggu. Lakukan olah raga secara teratur setiap hari atau dua hari sekali, jangan seminggu sekali.

 

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Ketika Harus Kembali Masuk Kantor Setelah Lama WFH

 

5. Konsumsi bahan makanan peningkat kekebalan tubuh

Konsumsi vitamin dan suplemen bisa menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Namun kamu lebih baik mendapatkan vitamin dari sumbernya langsung daripada konsumsi vitamin olahan berbentuk tablet, pil atau minuman.

Seperti vitamin C yang berguna untuk daya tahan tubuh, bisa didapatkan dari buah jeruk dan strawberi, serta sayur bayam, paprika merah, dan brokoli. Vitamin A juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas bisa didapatkan dari wortel, labu kuning, dan ubi.

Kamu juga perlu minum-minuman yang mengandung ekstrak empon-empon seperti jahe merah, kunyit, dan temulawak. Jahe merah mampu menjaga tubuh tetap hangat dan menghambat bakteri penurun imunitas.

Kunyit bisa mencegah kehilangan nafsu makan, diare, perut kembung. Sedangkan temulawak mengandung zat kurkumin sebagai antiinflamasi yang menghambat peradangan, seperti di tenggorakan. Perlu diketahui, sebelum virus corona menyerang saluran nafas, virus akan bertahan di tenggorakan hingga hari keempat-kelima.

 

Baca juga: Inilah Jenis-jenis Makanan yang Meningkatkan Imun Tubuh Melawan Virus Corona

 

6. Jaga suhu tubuh tetap hangat

Jangan berlama-lama berada di suhu yang dingin. Karena saat tubuh kedinginan, daya tahan tubuh menurun, sehingga virus mudah menyerang.

Dalam kondisi saat ini, jangan biarkan dirimu kehujanan atau mandi di malam hari tanpa menggunakan air hangat. Lalu gunakan pakaian tebal atau jaket saat berada di ruang yang dingin.

7. Jangan dehidrasi

Lebih dari 60% tubuh terdiri dari air. Menurut WHO, kebutuhan air minum orang dewasa rata-rata sekitar 8 gelas atau 2 liter. Anda harus memperbanyak minum air jika melakukan aktivitas berlebih seperti olah raga atau ketika cuaca panas. Kekurangan minum menyebabkan dehidrasi. Saat dehidrasi, tubuh lebih cepat lelah, daya tahan melemah, dan paparan virus bisa mudah menginfeksi.

 

Baca juga: 5 Langkah Mudah Memulai Gaya Hidup Sehat

 

Ingat, virus corona belum ada obatnya. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, sering-seringlah cuci tangan dengan sabun dan lakukan physical distancing. Semoga kita selalu sehat dan terhindar dari infeksi virus corona.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan