makanan bagi penderita dbd

Nutrisi untuk Tingkatkan Imun saat Demam Berdarah (DBD)

28 Oktober 2025 | Allianz Indonesia
Salah satu faktor penting yang sering dianggap sepele saat seseorang terdiagnosa demam berdarah (DBD) adalah asupan makanan. Padahal, selain obat dan perawatan medis, pemulihan dari demam berdarah sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi harian.

Sistem imun yang kuat akan mempercepat proses penyembuhan. Peningkatan sistem imun didukung oleh asupan nutrisi yang baik. Untuk itu, makanan yang dikonsumsi saat demam berdarah harus mudah dicerna, kaya nutrisi, serta membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan trombosit. Ini karena virus menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat menurunkan jumlah trombosit secara drastis, sehingga tubuh menjadi lemah dan rentan mengalami komplikasi seperti pendarahan atau syok.

Saat tubuh terinfeksi virus dengue, sistem imun bekerja ekstra keras untuk melawannya. Dalam proses ini, tubuh kehilangan banyak energi dan cairan. Tanpa nutrisi yang cukup, pemulihan akan berjalan lambat bahkan bisa memperparah kondisi.

Dengan memilih makanan yang tepat, kamu akan mendapatkan banyak manfaat, seperti:

  • Meningkatkan produksi sel darah merah dan trombosit
  • Mempercepat perbaikan jaringan tubuh
  • Menjaga kadar energi sehingga tidak mudah lemas
  • Mencegah dehidrasi yang bisa memicu komplikasi
  • Mengurangi gejala seperti mual, sakit kepala, dan demam

Jadi, jangan hanya mengandalkan obat karena peran asupan makanan juga sama pentingnya!

Dehidrasi adalah musuh besar bagi penderita demam berdarah. Virus dengue dapat menyebabkan demam tinggi, muntah, hingga diare yang membuat cairan tubuh berkurang. Karena itu, kamu wajib menjaga asupan cairan setiap saat.

Berikut adalah daftar pilihan minuman yang aman dan direkomendasikan.

  • Air putih hangat. Minum sedikit, tetapi sering jika kamu sulit minum banyak sekaligus.
  • Air kelapa muda. Mengandung elektrolit alami yang membantu menggantikan cairan tubuh.
  • Oralit atau larutan rehidrasi oral. Cocok saat kamu mengalami muntah atau diare.
  • Kaldu ayam atau sayur bening. Selain menghidrasi dan mudah dicerna, mengonsumsi ini juga memberikan rasa hangat dan meningkatkan nafsu makan.
  • Teh herbal seperti jahe, chamomile, atau peppermint. Bisa membantu meredakan mual dan sakit perut.

Saat sakit, sebaiknya kamu menghindari minuman manis berlebihan karena bisa menyebabkan gula darah tidak stabil. Tetap pilih cairan yang ringan dan alami.

Boleh selama tidak menimbulkan gangguan pencernaan seperti diare atau kembung. Namun, lebih baik jika kamu memilih jenis susu berikut:

  • Susu rendah lemak
  • Susu bebas laktosa
  • Yogurt rendah gula
  • Sebagai alternatif, kamu juga bisa minum susu kedelai atau almond

Meningkatkan imunitas tubuh bisa membantu tubuh melawan virus, di antaranya dengan memilih asupan yang kaya akan vitamin C, antioksidan, dan zinc. Beberapa contohnya:

Buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, pepaya, stroberi, mangga, dan nanas sangat mudah ditemukan di Indonesia dan bisa dikonsumsi dalam bentuk potongan atau jus tanpa gula.

Bayam, daun kelor, kangkung, brokoli, pakcoy bisa dimasak dengan cara ditumis ringan tanpa banyak minyak atau dibuat sup bening agar mudah dicerna.

Kamu bisa menambahkan jahe dan bawang putih ke dalam sup atau makanan lainnya dan juga teh untuk menambah rasa sekaligus memberikan efek antiinflamasi.

Trombosit sangat penting dalam proses pembekuan darah. Saat DBD, jumlah trombosit bisa menurun drastis. Untuk membantu meningkatkan trombosit, kamu perlu mengonsumsi protein berkualitas, antara lain:

Berikut beberapa pilihan protein dari hewan yang bisa dikonsumsi:

  • Ayam kampung rebus atau kukus
  • Ikan seperti ikan nila, tongkol, atau salmon
  • Telur rebus atau telur orak-arik lembut

Bila tidak mengkonsumsi protein hewani, berikut beberapa pilihan yang berasal dari protein nabati:

  • Tahu, tempe, edamame
  • Kacang hijau, kacang merah, yang bisa dibuat bubur kacang hijau
  • Susu kedelai atau yogurt rendah gula

Hindari menggoreng makanan protein, baik hewani atau nabati, karena minyak bisa mengiritasi sistem pencernaan.

Tubuh tetap membutuhkan lemak sebagai sumber energi. Namun, pastikan lemak yang dikonsumsi adalah lemak sehat, seperti:

  • Alpukat. Bisa dijadikan jus tanpa gula atau ditumbuk halus.
  • Kacang almond, kenari, biji chia. Konsumsi sedikit saja sebagai camilan.
  • Minyak zaitun. Bisa dicampur ke sup atau sayur rebus.

Beberapa buah berikut juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat sakit demam berdarah:

  • Pepaya. Mengandung enzim papain yang dipercaya membantu meningkatkan trombosit.
  • Jambu biji. Buah ini kaya akan vitamin C dan antioksidan yang mendukung sistem imun dan kesehatan darah, sehingga bisa mendukung meningkatkan trombosit.
  • Delima. Membantu mengurangi lemas dan meningkatkan sel darah.
  • Pisang. Kaya kalium untuk mengatasi lelah akibat demam.
  • Semangka. Menghidrasi tubuh dan menyegarkan.
  • Melon. Aman untuk lambung dan tinggi vitamin.

Agar proses penyembuhan tidak terganggu, berikut beberapa makanan yang dihindari:

  • Makanan berminyak. Misalnya gorengan atau fast food karena sulit dicerna dan memperparah peradangan.
  • Makanan pedas dan asam. Karena bisa memicu mual dan iritasi lambung.
  • Kopi, minuman energi, soda. Minuman ini justru bisa menyebabkan dehidrasi.
  • Alkohol. Bisa mengganggu fungsi hati dan memperlambat penyembuhan.

Itulah panduan nutrisi yang baik dikonsumsi saat demam berdarah dan bisa membantu selama masa pemulihan. Ingat, disiplin makan dan hidrasi yang cukup adalah kunci untuk meningkatkan imunitas dan pemulihan lebih cepat.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan

Jan 07, 2026

Jan 20, 2026