Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Di Rumah Saja? Berikut Game yang Bisa Mengasah Kemampuan Finansial

25 Agustus 2021 | Allianz Indonesia
Tahukah kamu kalau ada beberapa games yang bisa mengasah kemampuan finansialmu. Apa Saja?

Literasi keuangan sangat diperlukan oleh semua orang, baik orang dewasa, remaja maupun anak-anak bahkan pentingnya literasi keuangan semakin terasa di masa kini. Hal ini mengingat pemahaman mengenai keuangan dan cara mengelolanya merupakan salah satu kunci keberhasilan hidup. Dengan memahami keuangan, seseorang mampu mengelola dan memperbaiki bahkan meningkatkan kualitas hidupnya.

Untungnya, kita bisa mempelajari soal keuangan dengan berbagai cara. Salah satu cara untuk memahami literasi keuangan adalah melalui games.

Games yang bisa mengasah kemampuan finansial

Selain media untuk hiburan, games juga menjadi salah satu media yang cocok untuk mengenalkan keuangan pada anak-anak, bahkan juga bisa dinikmati oleh orang dewasa. Berikut adalah beberapa permainan yang mampu mengasah pemahamanmu terkait finansial.

 

Baca juga: Rayakan Anniversary ke-25, Allianz Life Indonesia Terus Tumbuh dan Sediakan Asuransi ke Lebih Banyak Masyarakat

 

1. Cashflow

Berbentuk papan permainan atau board game, Cashflow layak disebut sebagai game yang punya nilai edukasi finansial amat tinggi. Format permainan ini didasarkan atas prinsip empat kuadran yang disusun guru finansial ternama Robert T Kiyosaki. Masing-masing kuadran mewakili babak kehidupan seseorang, sesuai dengan jumlah penghasilan yang didapatkannya.

Game yang bisa dimainkan oleh enam orang ini juga mengajarkan tentang fungsi investasi dan membantu seseorang dengan mudah memahami perbedaan antara aset dengan utang. Bahkan, kita bisa belajar prinsip atau dasar akuntasi untuk keuangan pribadi.

Seperti halnya board game, Cashflow juga dilengkapi alat permainan lainnya, seperti dadu, figur berbentuk tikus dan keju serta sejumlah koin berwarna-warni.

Selain itu, game ini juga memiliki 3 level yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan seseorang, yakni Cashflow Kids untuk anak-anak yang berusia enam tahun ke atas, Cashflow 101 untuk remaja yang sudah berusia 14 tahun ke atas dan Cashflow 202 untuk memahami tingkat lanjut mengenai arus kas.

2. Monopoli

Papan permainan atau board game ini pertama kali muncul pada tahun 1930. Tak heran, jika Monopoli merupakan papan permainan berbau finansial yang paling terkenal di dunia.

Monopoli dimainkan di atas papan dengan kotak-kotak gambar, dilengkapi dengan dadu dan seperangkat kartu. Pemenang Monopoli adalah pemain yang mengumpulkan uang dan aset paling banyak.

Dengan model yang sederhana, permainan ini mengajarkan banyak hal seputar keuangan dan dampaknya di berbagai situasi, misal mengelola kas dan transaksi keuangan, mengasah matematika keuangan dasar, memahami adanya pajak dan dana darurat, memahami arus kas dengan melihat pendapatan, negosiasi antar pemain mengenai properti dan cara pembayarannya serta memahami investasi.

3. Game of Life

Board game ini serupa tapi tidak sama dengan monopoli. Selain format, cara penentuan pemenang Game of Life serupa dengan Monopoli. Namun, plot permainan Game of Life lebih rumit daripada Monopoli.

Tujuan akhir permainan ini, seperti Monopoli adalah, pemain yang mendapatkan kekayaan bersih paling besar. Namun untuk memperoleh kekayaan tersebut, masing-masing pemain harus pintar-pintar mengambil keputusan.

Bak simulasi kehidupan nyata, pemain Game of Life harus mengambil keputusan seputar pendidikan dan karir, serta akan menghadapi situasi di kehidupan nyata, seperti kehilangan pekerjaan atau memiliki anak.

Dengan format permainan semacam ini, Game of Life mengajarkan pemainnya untuk cermat dalam mengambil keputusan keuangan di setiap situasi kehidupan, memahami biaya bunga dan dampak dari menerima pinjaman, memahami keberadaan pajak dan utang, dan menyadari fungsi investasi.

 

Baca juga: Wujudkan Kemerdekaan Finansial di Masa Pandemi dengan Langkah Ini

 

4. Payday

Permainan ini menggunakan format yang didasarkan atas periode waktu, yaitu satu bulan. Dalam masa itu, setiap pemain mendapat kesempatan untuk melakukan berbagai transaksi finansial, seperti melakukan pinjaman, melunasi cicilan, atau menutup kebutuhan pengeluaran dadakan. Dalam permainan ini, pemain yang memiliki kekayaan bersih dengan nilai tertinggi yang akan menjadi pemenang.

Sesuai dengan namanya, Payday mengajarkan tiap pemainnya untuk melakukan alokasi gaji yang optimal, hingga seluruh kebutuhannya terpenuhi. Dengan memainkan permainan ini, seseorang akan belajar tentang evaluasi arus kas, melakukan penjumlahan pengeluaran dalam satu bulan, mengatur tingkat pinjaman, bahkan memahami pembayaran cicilan atau tagihan.

5. Charge Large

Dalam permainan ini, masing-masing pemain seakan menjadi nasabah kartu kredit, yang mana para pemain memulai permainan dengan menerima kartu kredit.

Tantangan yang harus dihadapi pemain Charge Large adalah mengelola pinjaman yang diperolehnya. Jadi, ia diharuskan untuk tidak memiliki pinjaman yang tertunggak. Di sisi lain, si pemain juga idealnya tidak memiliki uang tunai.

Permainan ini akan memudahkan seseorang untuk memahami dan bertanggung jawab dalam menggunakan kartu kredit. Selain itu, para pemain Charge Large juga berkesempatan belajar mengatur pemanfaatan pinjaman sesuai dengan fungsinya.

 

Baca juga: #YUKPAHAMI Pertanggungan Penyakit Kritis Dalam Asuransi

 

Jika bermain dengan si kecil, jangan lupa menjelaskan arti dan fungsi dari masing-masing permainan. Selain itu, kamu juga bisa memberikan berbagai contoh lainnya mengenai pengelolaan keuangan di kehidupan nyata. Seperti memperkenalkannya untuk melindungi diri dari risiko finansial yang mungkin terjadi dengan proteksi semacam asuransi kesehatan

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan