Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

4 Pola Gaya Hidup Boros yang Perlu Kamu Hindari

17 Maret 2020 | Allianz Indonesia
Gaya hidup boros adalah godaan masyarakat yang tinggal di kota besar. Susah sekali untuk tidak mengikuti perkembangan gaya hidup. Kira-kira apa ya yang salah sampai pengeluaran kamu selalu membengkak?

Coba perhatikan 4 hal di bawah ini, kalau masih dilakukan, bisa jadi kamu memang boros dan kebiasaan tersebut harus dikurangi.

 

Baca juga: 5 Cara Hemat Siasati Bujet Belanja Bulanan

 

Beli barang banyak karena lagi promo

Saat ini kita sangat mudah sekali melihat iklan-iklan diskonan hampir di setiap tempat makan atau belanja lainnya. Diskon yang diberikan juga tidak tanggung-tanggung bisa mencapai 50% atau 100%. Dengan penawaran tersebut, siapa sih yang tidak tergiur untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan

Kamu harus bisa tahan diri dan mempertimbangkan untuk hal ini ya. Jika memang barang tersebut tidak terlalu dibutuhkan lebih baik jangan dibeli. 

Naik taksi 

Naik taksi mungkin memang lebih enak dibanding transportasi umum lainnya. Di dalam taksi kalian bisa tidur dengan tenang, tidak kepanasan, dan pas bangun sudah sampai kantor saja. Tapi kebiasaan ini sebenarnya justru bisa membuat kesempatanmu untuk berhemat hilang.

Coba saja kamu ganti dengan transportasi lainnya seperti bus, angkutan umum, atau ojek online yang tarifnya lebih murah ketimbang taksi. Agar lebih murah juga, jangan lupa untuk memanfaatkan promo jika menggunakan ojek online. 

 

Baca juga: Menabung Saja Tidak Cukup, Ini Pentingnya Punya Dana Darurat

 

Makan di luar

Dengan alasan kepraktisan dan “hemat waktu”, makan di luar lebih dipilih ketimbang memasak sendiri makanan di rumah. Padahal, pilihan ini justru menjadi alasan utama kamu jadi boros.

Kalau dihitung, paling nggak kamu bakal mengeluarkan biaya dua kali lipat untuk makan di luar dibandingkan memasak sendiri di rumah. Coba, deh, lebih banyak masak sendiri. Pasti pengeluaranmu untuk makan bakal jauh lebih hemat!

Coba saja kamu bayangkan, untuk sekali nongkrong atau memesan makanan kamu bisa saja menghabiskan uang sekitar Rp20.000 - Rp50.000. Jika kamu lakukan seminggu penuh, kamu bisa menghabiskan Rp 350.000 hanya untuk jajan saat nongkrong. Lebih baik uangnya buat kamu tabung untuk hal lain bukan?

Beli gadget baru, padahal yang lama masih bagus

Membeli gadget yang terbaru terlalu sering juga merupakan tindakan yang jika dilakukan berulang-ulang akan membuat kamu menjadi boros. Mulai hentikan dari sekarang kebiasaan ini. Kamu tidak harus selalu mengikuti perkembangan trend hanya karena tuntutan sosialitas.

Kalau gadget kamu tidak masalah, kenapa harus ganti baru ? Ketimbang kamu terus update gadget, lebih baik kamu bertahan pada satu gadget yang dapat mendukung pekerjaanmu.


Baca juga: Ingin Jadi Investor? Kenali Jenis-Jenis Investasi Ini

 

Kalau kamu ingin keuangan kamu membaik, sebaiknya kamu mulai berhenti pelan-pelan melakukan kebiasaan tersebut. Jangan mengorbankan tabungan dan pengeluaran wajib setiap bulannya untuk pengeluaran yang tak perlu atau gengsi semata.

Sebelum uangmu terkuras karena kebiasaan di atas, sebaiknya mulailah memiliki tabungan khusus. Baik itu untuk digunakan sebagai tabungan dana darurat, atau investasi masa depan.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan