Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Sosmed Kena Hack? Tenang, Ikuti Langkah-langkah Cepat Ini untuk Mengatasinya!

05 Mei 2021 | Allianz Indonesia
Apa yang akan kamu lakukan kalau akun sosial media kena hack? Jangan panik, kami beri semua informasi cepat yang kamu butuhkan untuk mengatasi serangan peretas ini!

Kasus akun sosial media yang terkena hack atau diretas semakin sering terjadi. Nyatanya, setiap orang memang rentan terhadap ancaman cybercriminals atau peretas. Mark Zuckerberg yang notabenenya merupakan pemilik perusahaan digital terbesar di dunia, Facebook, bahkan pernah mengalami kejadian malang ini dan telah diretas sebanyak dua kali di akun Twitter dan Pinterest miliknya. Taylor Swift pernah mengalami hal yang sama juga diretas akun Twitter dan Instagram. Bahkan hingga Justin Bieber pun mengalamin hal yang sama di akun Twitter miliknya.

Risiko ini bisa juga terjadi padamu. Tindakan yang cepat dan tanggap harus segera dilakukan sebelum peretas memiliki kesempatan untuk menyebabkan kerusakan atau mendapatkan akses ke lebih banyak akun kamu. Namun sayangnya, saat benar-benar terjadi sering kali kita tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk dapat mengetahui apa benar akun kita diretas atau untuk memulihkan akun kita sendiri hanya karena kurangnya panduan tentang apa yang harus dilakukan.

Sebagai langkah preventif yang kelak bisa kamu lakukan bila hal ini terjadi padamu, yuk, cari tahu tanda-tanda saat akun kamu diretas, bagaimana bisa akun kamu diretas, hingga berbagai cara yang harus kamu ambil saat akun sosial media kamu kena hack!

 

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Kamu Harus Mengatur Keuangan untuk Biaya Lifestyle Bulanan

 

Tanda-tanda Akun Kamu Diretas

Kamu mungkin tidak tahu pasti apakah akun kamu diretas, terutama jika ini adalah sesuatu hal baru yang belum kamu lihat atau alami. Tetapi, ada tanda-tanda untuk memastikan apakah akun kamu diretas. Berikut beberapa indikasi yang harus kamu perhatikan:

  1. Muncul posting-an tak terduga dari akun kamu.
  2. Teman-teman atau followers kamu menerima pesan pribadi tak terduga yang dikirim dari akun kamu.
  3. Pemberitahuan e-mail tak terduga dari situs yang menyatakan bahwa kamu baru-baru ini melakukan perubahan pada akunmu.
  4. Munculnya hal-hal atau tindakan lain yang tidak kamu lakukan sendiri atau setujui misalkan menyukai posting­-an tertentu, mengirimkan permintaan pertemanan, berhenti mem-follow, atau memblokir akun lain.

 

Bagaimana Bisa Akun Kamu Diretas?

Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana akun media sosialmu bisa diretas. Ada berbagai cara orang dapat masuk ke akun kamu, beberapa di antaranya adalah:

  1. Keamanan sandi yang buruk.
  2. Tindakan penipuan.
  3. Malware. Malware ini adalah istilah yang digunakan untuk perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk merusak atau melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap sistem komputer. Contoh perangkat lunak berbahaya meliputi: Virus dan worm.
  4. Situs, aplikasi, atau layanan pihak ketiga yang kamu install sedang diretas. Apakah kamu menggunakan nama pengguna (username) dan sandi (password) yang sama di beberapa situs dan aplikasi? Jika jawabannya adalah “Iya”, ini meningkatkan risiko bahaya peretasan karena malware atau pelanggaran situs pihak ketiga. Sebab, saat salah satu dari situs tersebut diretas, ini meningkatkan risiko kemungkinan akun kamu yang lain diretas juga.

Langkah yang Harus Kamu Lakukan Saat Media Sosial Diretas

Tindakan yang cepat dan tanggap harus segera dilakukan sebelum peretas memiliki kesempatan untuk menyebabkan kerusakan atau mendapatkan akses ke lebih banyak akun kamu. Apa yang kamu lakukan saat media sosial kamu diretas? Jika kamu melihat bahwa akun kamu diretas, ada beberapa hal yang perlu sesegera mungkin kamu lakukan:

  1. Pindai computer atau smartphone kamu.
  2. Jika kamu menemukan malware, hapus dan ikuti prosedur untuk memulihkan dari pencurian identitas.
  3. Ubah sandi kamu di setiap media sosial yang diretas. Termasuk mengubah kata sandi kamu di situs lain bila kamu menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang sama.
  4. Cabut izin untuk aplikasi dan layanan pihak ketiga.
  5. Lakukan juga otentikasi dua langkah dengan cepat.
  6. Selanjutnya, buat posting di seluruh media sosial kamu yang diretas. Opsi terbaik adalah melakukan live streaming, karena video dan suara kamu saat live streaming adalah sesuatu yang tidak dapat ditiru oleh peretas.
  7. Setelahnya kamu harus melaporkan serangan peretas ini di semua platform media sosial kamu.

Cara Lapor Saat Akun Sosmed Kena Hack

Langkah terakhir yang sebelumnya dijelaskan saat akun kamu diretas adalah kamu harus melaporkan serangan peretas ini di semua platform media sosial yang dimiliki. Hal ini dilakukan untuk memberikan informasi resmi kepada platform media sosial kamu bahwa akun kamu telah diretas, sekaligus untuk dapat memulihkan akunmu. Mau tahu panduannya bagaimana melaporkan situasi ini? Mari simak lebih lanjut.

Melaporkan akun Instagram yang diretas

Jika akun Instagram telah diretas, kamu dapat memulai proses dengan mengetuk "Info masuk saya tidak berfungsi" di layar masuk. Kamu dapat mengikuti petunjuk untuk mendapatkan kode keamanan yang dapat membantu kamu mengakses akun. Jika tidak berhasil, kamu dapat melaporkan akun tersebut. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi pusat bantuan Instagram.

(Dokumentasi: Laman resmi Instagram)

 

Melaporkan akun Facebook yang diretas

Facebook memiliki situs web tempat kamu dapat melaporkan akun yang diretas. Sekali lagi, kamu harus memverifikasi identitas kamu sebagai bagian dari proses. Jika peretas mengubah e-mail yang ditautkan ke akun kamu, kamu dapat membalikkannya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Pusat Bantuan Facebook.

(Dokumentasi: Laman resmi Facebook)

Melaporkan akun Twitter yang diretas

Jika kamu tidak dapat mengakses akun Twitter, kamu dapat mencoba mengatur ulang kata sandi menggunakan formulir pengaturan ulang kata sandi. Jika tidak berhasil, kamu dapat mengirimkan permintaan dukungan, dengan memilih "akun yang diretas" dari daftar opsi. Twitter kemudian akan mengirimi kamu informasi dan instruksi. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Pusat Bantuan  Twitter.

(Dokumentasi: Laman resmi Twitter)

Melaporkan akun Gmail yang diretas

Begitu menyadari bahwa akun Gmail kamu diretas, cobalah untuk mendapatkan kembali akses yang sama secepat mungkin. Untuk mendapatkan kembali akses ke akun Gmail, kamu dapat mengatur ulang kata sandi dengan mengunjungi 'Halaman Masuk Gmail' lalu, memilih opsi 'Lupa Kata Sandi'. Bersamaan dengan itu, ubah juga pertanyaan keamanan, email pemulihan kata sandi, dan nomor telepon yang terdaftar. Dan, jika kamu tak ingin kejadian akunmu diretas terulang, pastikan untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah segera setelah kamu mengakses akun Gmail yang diretas.

(Dokumentasi: Laman resmi Gmail)

Melaporkan akun LinkedIn yang diretas

Jika kamu tidak dapat mengakses akun kamu dengan informasi login kamu dan mengetahui bahwa ada perubahan yang dibuat pada akun kamu, atau jika kamu curiga orang lain memiliki akses ke akun kamu, harap langsung beri tahu LinkedIn dengan mengirim Formulir Pelaporan Peretasan (Pembajakan) Akun sesegera mungkin. Pastikan untuk menyertakan URL ke profil kamu jika ada.

(Dokumentasi: Laman resmi LinkedIn)

Jika kamu tidak dapat mengakses akun kamu dan meyakini bahwa akun kamu telah diakses orang lain, isi formulirnya. Setelah LinkedIn menerima formulir pelaporan, mereka akan memverifikasi bahwa itu memang akun kamu lalu membantu kamu mendapatkan akses kembali.

Expert Tips

Matt Burgess, WIRED's deputy digital editor, membagi tip untuk kita semua. Ada lima hal yang perlu kamu lakukan untuk menghentikan para peretas meretas akun sosial milikmu.

  1. Gunakan otentikasi multi-faktor.
  2. Coba opsi bantuan pengelola kata sandi.
  3. Pelajari cara mengenali serangan phishing.
  4. Perbarui semua pengaturan di smartphone kamu.
  5. Hapus jejak digital.

Kasus akun sosial media yang kena hack ini tentunya tak ingin terjadi pada dirimu. Tapi, sekarang kamu sudah tahu berbagai langkah preventif yang harus dilakukan. Sharing is caring. So, untuk menjaga orang-orang terdekat dan semua temanmu, yuk bagikan artikel bermanfaat ini kepada mereka. Agar mereka juga tahu langkah apa yang harus mereka lakukan saat serangan ini secara tak terduga terjadi pada mereka.

 

Baca Juga: Burnout Selama WFH? Kenali Tanda-tanda, Penyebab, Serta Cari Tahu Cara Mengatasinya

 

Sumber:

https://help.instagram.com/149494825257596

https://www.facebook.com/hacked

https://www.facebook.com/help/hacked

https://help.twitter.com/id/safety-and-security/twitter-account-hacked

https://accounts.google.com/signin/v2/recoveryidentifier?hl=in&flowName=GlifWebSignIn&flowEntry=ServiceLogin

https://www.linkedin.com/help/linkedin/ask/TS-RHA

https://www.wired.co.uk/article/how-to-avoid-hacking

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan