Lonjakan Kasus COVID-19 Mulai Menurun, Ayo Tetap Lakukan 6 Aksi Proteksi Ini!

12 November 2021 | Allianz Indonesia
Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional dan seiring penurunan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia, apa saja yang dapat kita lakukan? Mari kita lakukan aksi bersama ini!

Setelah melalui berbagai tantangan akibat pandemi COVID-19, rasanya kita semua bisa mulai menarik napas lebih lega sedikit demi sedikit di penghujung tahun 2021 ini. Pasalnya, sejak Indonesia pertama kali mengkonfirmasi kasus COVID-19 pada Senin 2 Maret 2020 lalu, penyebaran virus COVID-19 di Indonesia kini mulai terkendali. Hal ini terjadi seiring dengan penurunan level PPKM di seluruh daerah.

Bahkan kabar lebih baiknya lagi, menurut Prof. Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19, Selasa (9/11/2021) lalu, dengan membaiknya perkembangan penananganan Covid-19, maka Indonesia terus mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dalam peringkat yang disusun oleh Nikkei, di mana Indonesia berada di peringkat 41 naik dari peringkat 54.

Naiknya peringkat tersebut menempatkan Indonesia di peringkat tertinggi di antara negara-negara ASEAN. Selain itu, berdasarkan penilaian dari World Health Organization (WHO), per tanggal 3 November 2021 dinyatakan bahwa seluruh provinsi di Indonesia berada di tingkat penularan komunitas level 1, atau paling rendah.

Meskipun kasus positif COVID-19 di Indonesia kini mulai terkendali, kita tetap harus waspada dan tidak boleh lengah. Perkembangan baik ini perlu dipertahankan melalui kolaborasi kita sebagai masyarakat demi membantu segala usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, agar kita semua bisa terus dalam keadaan sehat.

 

Baca Juga: Ini Tren Olahraga Virtual Paling Seru yang Perlu Kamu Coba!

 

Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada 12 November, mari terus ikut serta berperan melakukan berbagai aksi dalam menangani pandemi COVID-19 untuk menjaga kondisi penurunan dan Indonesia bisa bebas dari pandemi. Apa saja yang bisa kamu lakukan untuk diri sendiri, keluarga, dan juga seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ini? Mari lakukan aksi ini bersama!

1. Tetap menjaga protokol kesehatan meski kegiatan sosial kemasyarakatan telah dibuka kembali

Dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 di beberapa daerah Indonesia, artinya secara perlahan kegiatan sosial kemasyarakatan telah kembali dibuka. Pusat-pusat perbelanjaan dan pasar basah dibuka lebih lama jam operasionalnya, peningkatan kapasitas makan di tempat makan terbuka, beberapa kantor diperbolehkan work from office (WFO), hingga sekolah tatap muka mulai dijalankan kembali.

Namun, meskipun kondisi sudah mulai pulih, kamu dan orang-orang di sekitar kamu harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik dan benar, di mana kamu harus disiplin terutama menerapkan implementasi 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Jangan ragu untuk mengingatkan dan menegur orang-orang di sekitarmu untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar kita semua bisa tetap sehat dan terhindar dari virus corona.

2. Mempelajari pola lonjakan kasus di Indonesia dan di dunia sebagai alarm kewaspadaan

Selama pandemi COVID-19, Indonesia telah mengalami 2 kali lonjakan yang terjadi pada bulan Januari dan Juli 2021. Untuk itu, salah satu hal penting yang harus kita lakukan bersama adalah mencermati pola lonjakan kasus di Indonesia dan juga di dunia.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab lonjakan kasus di Indonesia: Pertama, akibat aktivitas sosial masyarakat yang tidak sejalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kedua, lonjakan juga terjadi karena peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan yaitu di saat setelah libur bersama Maulid Nabi, Natal, dan Tahun Baru 2021, serta setelah kembali dari libur Idul Fitri.

 

Baca Juga: Virus Corona Masih Ada, Ayo Lakukan Peranmu Melawan Pandemi

 

Meningkatkan kewaspadaan dengan mempelajari pola lonjakan kasus ini akan sangat berguna untuk menjadi pembelajaran dalam penanganan pandemi COVID-19, serta mencegah terjadinya lonjakan ketiga (third wave) di Indonesia. Tentunya apabila lonjakan ketiga ini terjadi, maka kita semua akan semakin lama terjerat dalam pandemi dan juga pemerintah akan lebih banyak mengeluarkan biaya untuk menyediakan segala kebutuhan masyarakat Indonesia demi penanganan kasus ini.

3. Membatasi mobilitas diri dan keluarga

Meskipun beberapa wilayah di Indonesia telah ditetapkan sebagai daerah bebas pandemi COVID-19 atau berstatus PPKM Level 1-3, kamu tetap harus membatasi mobilitas diri dan keluarga. Apabila bukan merupakan kebutuhan mendesak, sebaiknya tunda dahulu untuk bepergian ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Masih banyak daerah di Indonesia yang menunjukkan kenaikan kasus positif seperti Papua Barat, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, terdapat daerah-daerah yang tercatat memiliki tingkat kematian tertinggi seperti Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Riau, dan Kalimantan Barat. Dan juga daerah-daerah yang masih tercatat sebagai provinsi dengan jumlah kasus aktif tertinggi seperti Jawa Tengah, Papua, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Kalimantan Utara.

4. Peningkatan Praktik 3T

Salah satu upaya yang bisa membantu kamu dalam memutus penyebaran COVID-19, selain perilaku 4M, penerapan praktik 3T yang terdiri dari pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) juga sama pentingnya.

Kamu bisa membantu meningkatkan pemahaman penerapan praktik 3T kepada seluruh orang-orang terdekatmu, mengingat pemahaman masyrakat yang masih minim mengenai praktik 3T bila dibandingkan 4M.

Dengan mengupdate informasi terkini mengenai COVID-19 dan berjaga-jaga dengan menerapkan praktik 3T, kamu akan semakin paham apa saja yang harus kamu lakukan bila kamu atau orang-orang terdekatmu merasakan adanya gejala virus corona. Selain itu, kamu juga bisa paham siapa yang harus dihubungi, dan ke mana harus pergi untuk mendapatkan perawatan.

5. Vaksinasi

Vaksin adalah senjata penting dalam melawan pandemi COVID-19. Lewat vaksinasi 100% dan merata untuk semua, tidak hanya dirimu sendiri yang akan mendapatkan perlindungan. Vaksinasi ini juga akan menumbuhkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Dengan mendapatkan vaksin kita semua bisa menikmati berbagai manfaat kesehatan dan menyelamatan banyak nyawa.

Jadi, apabila kamu belum mendapatkan vaksin atau belum mendapatkan suntikan kedua, pastikan tepati jadwalnya, dan lengkapi perlindungan vaksinasi kamu. Apabila ada orang-orang terdekatmu yang belum menjalankan vaksinasi, bahkan satu dosis pun, maka daftarkan, antarkan, dan temani mereka. Jangan sampai terlewat untuk mendapatkan vaksin dosis lengkap, meski situasi saat ini sudah mulai membaik.

6. Melengkapi kebutuhan asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan sangat penting, terutama di saat pandemi seperti ini. Peningkatan kebutuhan asuransi kesehatan ini kian bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan akan proteksi selama pandemi. Seperti informasi yang dilansir oleh Kontan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penetrasi industri asuransi nasional terus meningkat selama pandemi. Hingga Juli 2021, tingkat penetrasi asuransi mencapai 3,11%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebutuhan asuransi.

 

Baca Juga: Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: 5 Cara Mengelola Kesehatan Mental

 

Maka, penting bagi kamu dan seluruh anggota keluarga untuk melengkapi kebutuhan asuransi kesehatan. Risiko gangguan kesehatan dan mahalnya biaya pengobatan akan mengganggu kestabilan finansialmu, terlebih saat pandemi. Bila kamu masih mempertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan, sebaiknya carilah produk asuransi kesehatan yang mencakup perlindungan penyakit pandemi, pilihlah asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan penyakit pandemi, dan carilah jaminan-jaminan tambahan yang tidak ditanggung kantor, produk yang bisa melindungi seluruh anggota keluarga, hingga produk yang bisa memberikan santunan tunai.

Untuk mendapatkan asuransi kesehatan yang tepat, carilah berbagai produk andalan asuransi kesehatan dari Allianz Indonesia yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu serta keluarga tercinta.

Selamat merayakan Hari Kesehatan Nasional. Mari bersama-sama melakukan aksi nyata untuk diri sendiri, keluarga dan seluruh orang di sekitar kita untuk bisa bertahan dan keluar dari pandemi COVID-19. Jangan sampai terlambat untuk melindungi masa depan diri sendiri dan keluarga.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan

Nov 08, 2023

Okt 26, 2023