Biasanya, pola makan bergizi seimbang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral anak. Karena itu, penting bagi orang tua memastikan makanan sehari-hari si kecil mengandung berbagai nutrisi yang mendukung daya tahan tubuh dan pertumbuhannya.
Namun, dalam beberapa kondisi, misalnya anak yang susah makan, punya alergi, atau jarang mendapat asupan tertentu, bisa saja kebutuhan vitamin dan mineralnya belum mencukupi.
Dengan kondisi tersebut, tambahan vitamin dan mineral mungkin dibutuhkan, tapi harus dengan arahan dokter agar aman dan sesuai kebutuhan anak.
Mengapa Anak Membutuhkan Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh?
Penting diketahui bahwa pertumbuhan pesat manusia terjadi pada saat usia belia, termasuk perkembangan otot, tulang, sistem imun, dan otaknya yang berjalan cepat. Menurut Healthline, krusial untuk memastikan anak mendapatkan asupan makanan seimbang dan kebutuhan nutrisi yang tercukupi.
Jika kebutuhan nutrisi anak tidak tercukupi, misalnya kekurangan vitamin D atau zat besi, maka anak bisa mengalami penurunan daya tahan tubuh, pertumbuhan terhambat, hingga gangguan kognitif. Dengan begitu, kamu sebagai orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter anak untuk tambahan vitamin, yang bisa membantu menutup kekurangan asupan nutrisi tersebut.
Berikut rekomendasi berbagai vitamin daya tahan tubuh untuk anak yang bisa menjaga kesehatan dan keceriaan mereka.
Jenis Vitamin Daya Tahan Tubuh untuk Anak
Berikut beberapa vitamin anak yang mendukung kekebalan tubuh, beserta manfaat dan sumber makanannya, antara lain:
1. Vitamin D
Vitamin D dipercaya dapat menambah daya tahan tubuh hingga memperkuat tulang dan juga gigi anak-anak. Paparan sinar matahari pagi pada jam 9 – 10 dengan durasi selama 15 menit setiap 2 – 3 kali seminggu adalah sumber utama Vitamin D yang bisa didapatkan secara alami. Sementara itu, disarankan juga untuk memberikan asupan seperti ikan berlemak (contohnya salmon berlemak), jamur, kuning telur, dan susu.
2. Vitamin A
Peran penting vitamin A dalam menjaga daya tahan tubuh untuk anak adalah mendukung sistem imun dan menjaga kesehatan kulit dan mata. Selain itu, vitamin A juga dipercaya dapat menekan dan mencegah infeksi seperti diare dan ISPA. Sumber makanan yang baik untuk mendapatkan vitamin A adalah wortel, ubi jalar, sayuran hijau, hati, dan produk fortifikasi.
3. Vitamin C
Vitamin C mungkin selama ini dipercaya sebagai penjaga imun tubuh. Vitamin C juga dipercaya dapat mempercepat penyembuhan luka pada anak-anak. Untuk memberikan vitamin C, sediakan makanan seperti jeruk, tomat, stroberi, dan sayuran warna cerah.
Baca juga: Inilah 5 Vitamin Pelengkap Gizi Ibu Menyusui
4. Zat Besi
Zat besi berperan penting dalam membentuk sel darah merah dan mendukung perkembangan otak serta energi. Semua itu berfungsi dalam menjaga daya tahan tubuh anak, terutama yang masih dalam masa pertumbuhan. Ikan dan ayam adalah sumber terbaik untuk menerapkan zat besi, tapi lengkapi juga dengan daging merah hingga kacang-kacangan.
5. Vitamin B kompleks (terutama B6 dan B12)
Vitamin B kompleks terdiri dari banyak jenis vitamin terkait. Namun, vitamin daya tahan tubuh untuk anak dari B kompleks ada B6 dan B12 yang dipercaya mendukung energi, fokus, dan suasana hati si kecil. Kekurangan dapat menyebabkan mood swing, mudah lelah, dan kesulitan konsentrasi. Sumber utama untuk mendapatkan kedua vitamin ini ada pada alpukat, pisang, kacang-kacangan, bayam, telur, dan daging ayam juga ikan.
6. Zinc dan Vitamin E
Zinc dipercaya dapat mempercepat pemulihan anak saat sakit, sedangkan vitamin E menjaga fungsi kekebalan tubuh sebagai antioksidan tambahan. Untuk memberikan asupan zinc dan vitamin E yang cukup, menu harian anak-anak antara lain kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau.
Tips Memilih Suplemen Vitamin Anak yang Aman
- Konsultasi dengan dokter sebelum memberi vitamin tambahan.
- Cek komposisi dan dosis yang disarankan.
- Pastikan ada izin BPOM.
- Pilih bentuk yang sesuai usia (sirup, gummy, tablet kunyah).
- Hindari suplemen dengan pemanis atau pewarna berlebihan.
Pentingnya Pola Makan Seimbang dan Hati-hati Suplemen
Tidak semua anak memerlukan vitamin tambahan. Contohnya jika pola makan anak sudah seimbang, maka kebutuhan vitamin dan mineralnya seharusnya sudah terpenuhi. Mayo Clinic menyatakan bahwa anak sehat yang mendapat asupan makanan bergizi dan kebutuhan nutrisi yang tercukupi biasanya tidak perlu multivitamin, kecuali direkomendasikan dokter.
Lebih lanjut, beberapa suplemen bisa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Contohnya, malah menyebabkan keracunan vitamin, terutama vitamin yang larut dalam lemak seperti A dan D, seperti dikutip dari laporan WebMD.
Sebagai tambahan, Very Well Health mengingatkan bahwa meski suplemen bisa menutup kekurangan, banyak anak sebenarnya sudah mendapat vitamin yang cukup dari makanan. Jika suplemen tambahan diperlukan, pilih yang sesuai usia, bahan yang benar-benar dibutuhkan, dan berkonsultasi dulu ke tenaga medis.
Itulah ragam vitamin daya tahan tubuh untuk anak yang wajib disediakan lewat asupan harian. Asupan vitamin anak sangat penting untuk menjaga mereka tetap sehat dan aktif. Fokuslah pada vitamin A, C, D, B, zat besi, dan zinc yang mendukung daya tahan dan perkembangan optimal.
Namun, selalu ingat bahwa pola makan seimbang adalah fondasi utama. Suplemen hanya diperlukan bila benar-benar ada kebutuhan, dan sebaiknya setelah mendapat rekomendasi dokter. Dengan strategi nutrisi yang tepat, anakmu akan semakin siap menjalani hari dengan sehat dan semangat.