Komitmen Allianz Indonesia Hadirkan Edukasi dan Aksi Nyata Pilah Sampah Sejalan dengan Semangat World Cleanup Day 2025

Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menghadirkan rangkaian kegiatan sejalan dengan semangat World Cleanup Day (WCD) 2025.

19 September 2025 | Allianz Indonesia

Jakarta, 19 September 2025 – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menghadirkan rangkaian kegiatan sejalan dengan semangat World Cleanup Day (WCD) 2025. Tahun ini, Allianz Indonesia melanjutkan program Waste Management Goes to School bekerja sama dengan Duitin, memperkuat keterlibatan karyawan dan mengintegrasikan edukasi pilah sampah dalam berbagai kegiatan, termasuk program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilakukan di sekolah-sekolah maupun ruang publik ramah anak (RPTRA).

Program Waste Management Goes to School, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan pengelolaan sampah anorganik di sekolah, kini memasuki fase regenerasi waste ranger, yaitu para siswa yang menjadi penggerak utama dalam pengelolaan sampah. Setelah angkatan sebelumnya naik ke kelas 11, siswa kelas 10 kini mengikuti pelatihan, seleksi, dan serah terima peran. Sejak awal 2025 hingga Agustus, lima sekolah (SMA 7, 35, 14, 60, dan 86 Jakarta) berhasil mengumpulkan total 840 kg sampah terpilah, mulai dari kertas, plastik, beling, logam, hingga minyak jelantah.

Selain fokus pada sampah anorganik, Allianz juga mengelola sampah organik melalui program Ecoenzyme yang telah berjalan sejak 2022 dan masih berlangsung hingga kini. Bekerja sama dengan guru serta salah satu penerima manfaat program Empowered yang menjadi penggiat ecoenzyme, Allianz mendorong transfer ilmu kepada guru dan murid di sekolah agar terbentuk kelompok kerja ecoenzyme yang berkelanjutan. Produk hasil olahan ecoenzyme, seperti sabun batang, karbol, hingga pupuk kompos, menunjukkan bahwa sampah organik dapat bernilai guna serta memberi manfaat praktis bagi kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2025, tiga sekolah yang aktif menerapkan pengolahan ecoenzyme berhasil mengolah 20 kg sampah organik menjadi 72 liter cairan ecoenzyme.

Tidak hanya melibatkan siswa, Allianz juga mengajak karyawan untuk berpartisipasi melalui program employee engagement, dengan memilah dan menyetorkan sampah dari rumah maupun kantor, sekaligus menyebarkan pesan positif peduli lingkungan melalui media sosial. Upaya serupa diperluas melalui program PHBS yang dijalankan di sekolah maupun RPTRA. Allianz memperluas dampak edukasi sehingga tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga gaya hidup sehat masyarakat.

"Allianz percaya bahwa keberlanjutan lingkungan adalah fondasi penting bagi kehidupan yang lebih sehat dan masa depan yang lebih baik. Melalui edukasi dan aksi nyata bersama siswa, guru, komunitas, dan karyawan, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa pilah sampah adalah langkah sederhana yang berdampak besar bagi bumi kita," ujar Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli.

Rekam Jejak Allianz dalam Pengelolaan Sampah & Lingkungan

Komitmen Allianz Indonesia terhadap pengelolaan sampah telah terbangun sejak lama melalui berbagai program berkelanjutan. Sejak 2016, Allianz bersama masyarakat mengembangkan Bank Sampah Gusling yang menjadi sarana edukasi dan tabungan ramah lingkungan. Program ini berhasil mendorong kebiasaan memilah sampah dari rumah, sekaligus memperkuat solidaritas komunitas melalui aktivitas menabung hasil daur ulang. Karyawan dan agen Allianz aktif terlibat sehingga semangat peduli lingkungan tumbuh dari internal perusahaan hingga masyarakat sekitar. Semangat yang sama kini diteruskan melalui program Waste Management Goes to School, pengolahan ecoenzyme, dan keterlibatan karyawan dalam program pilah setor sampah yang berkelanjutan.

Bagi Allianz Indonesia, keberlanjutan adalah proses jangka panjang yang sejalan dengan komitmen global Allianz mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Allianz Indonesia Rayakan Hari Pelanggan Nasional dengan Peningkatan Layanan & Apresiasi bagi Nasabah

Tentang Allianz Indonesia

Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah. Pada tahun 2023, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia resmi beroperasi sebagai entitas terpisah yang memberikan perlindungan asuransi dan pengelolaan risiko keuangan yang berbasis syariah. Kini, Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 50.000 tenaga pemasar dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya.

Tentang Allianz di Asia

Asia adalah salah satu wilayah pertumbuhan inti untuk Allianz, yang ditandai dengan keragaman budaya, bahasa dan adat istiadat. Allianz telah hadir di Asia sejak 1910, menyediakan asuransi kebakaran dan maritim di kota-kota pesisir Tiongkok. Saat ini, Allianz aktif di 14 pasar di wilayah tersebut, menawarkan beragam asuransi dengan bisnis inti pada asuransi kerugian, asuransi jiwa, perlindungan dan solusi kesehatan, dan manajemen aset. Dengan lebih dari 32.000 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 18 juta nasabah di wilayah ini melalui berbagai saluran distribusi dan platform digital.

Tentang Grup Allianz

Allianz Group adalah perusahaan asuransi dan manejemen aset terkemuka di dunia dengan lebih dari 128 juta nasabah individu dan perusahaan di lebih dari 70 negara. Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi individu dan kumpulan, mulai dari asuransi properti, jiwa dan kesehatan, sampai layanan bantuan, asuransi kredit, dan asuransi bisnis secara global. Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia, dengan dana kelolaan nasabah asuransi lebih dari 776 miliar Euro. Sementara manajer aset kami, PIMCO dan Allianz Global Investors mengelola aset sebesar 1,9 triliun Euro milik pihak ketiga. Berkat integrasi sistematik ekologis dan kriteria sosial pada proses bisnis dan keputusan investasi, Allianz merupakan salah satu perusahaan asuransi terdepan dalam Dow Jones Sustainable Index. Pada tahun 2024, Allianz Group memiliki lebih dari 156.000 karyawan dan meraih total bisnis sebesar 179,8 miliar Euro serta laba operasional sebesar 16 miliar Euro.