Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

#YUKPAHAMI Asuransi Jiwa
Unit Link Syariah

17 Juni 2021 | Allianz Indonesia
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, wajar jika pilihan program perencanaan keuangan berbasis Syariah sangat diminati di Indonesia. 

Salah satunya adalah melalui Manfaat Asuransi disertai manfaat potensi investasi dalam program asuransi jiwa unit link Syariah. Meski begitu, masih banyak juga masyarakat yang belum paham tentang perbedaan asuransi jiwa unit link berbasis Syariah dan asuransi jiwa unit  link konvensional (non Syariah). Dalam asuransi jiwa unit link Syariah dengan prinsip saling berbagi kebaikan, tolong menolong dan transparan, ada beberapa istilah serta praktik yang menjadi pembeda dan sebaiknya kamu ketahui terlebih dahulu.

Salah satunya ialah Akad/kontrak berupa perjanjian tertulis yang memuat kesepakatan kepesertaan Asuransi Syariah serta hak dan kewajiban para pihak sesuai prinsip Syariah. Ada juga istilah Akad Tabarru’ atau dikenal sebagai akad hibah dalam bentuk pemberian Iuran Tabarru’ dari Peserta yang tersimpan pada Rekening Dana Tabarru’ sebagai wadah dana dan akan digunakan untuk tujuan tolong menolong antara para Peserta yang mengalami risiko berupa Santunan Asuransi yang telah disepakati. Istilah lain yang perlu diketahui ialah Akad Wakalah bil Ujrah yaitu pemberian kewenangan oleh Peserta kepada Perusahaan Asuransi sebagai wakil Peserta untuk mengelola Dana Tabarru’ dan/atau Dana Investasi dengan imbalan berupa Ujrah (fee) sesuai dengan kesepakatan.

Setelah kamu memahami beberapa istilah dalam asuransi jiwa unit link berbasis Syariah, dalam mengambil keputusan untuk memiliki program asuransi jiwa unit link Syariah pun perlu pertimbangan terhadap nilai Manfaat Asuransi yang tepat agar Polis asuransi jiwa unit link Syariah yang dimiliki sudah sesuai dengan perindungan rencana keuangan jangka panjang. Serta pemilihan Dana Investasi harus sesuai dengan profil risiko.

Pilihan Dana Investasi dalam asuransi jiwa unit link syariah antara lain Jenis Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund) dengan instrumen pendapatan tetap berupa sukuk yang cocok untuk profil risiko moderat, Jenis Campuran (Balance Fund) dengan kombinasi antara instrumen saham, sukuk dan pasar uang berprinsip Syariah yang cocok untuk profil risiko moderat, serta Jenis Saham (Equity Fund) dengan bobot dominan pada saham berprinsip Syariah yang cocok untuk profil risiko agresif. Seluruh Dana Investasi diinvestasikan pada instrumen-instrumen investasi sesuai dengan Daftar Efek Syariah yang dikeluarkan oleh OJK. Apapun rekomendasi pilihan Dana Investasinya, selalu ingat bahwa hasil dari Dana Investasi tidak dijamin dan akan selalu mengikuti pergerakan di pasar modal serta kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa yang akan datang. 

Untuk memastikan apakah produk asuransi jiwa termasuk unit link sudah sesuai dengan prinsip syariat Islam termasuk tidak mengandung hal-hal yang dilarang, maka Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) melalui Dewan Pengawas Syariah melakukan pengawasan terhadap hal tersebut.

Jadi selain ketenangan akan perlindungan dari Asuransi Jiwa Unit Link Syariah, kita pun bergabung dengan komunitas kebaikan untuk melindungi sesama Peserta yang mengalami musibah.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan