Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Waspada Memilih Agen Perjalanan untuk Berhaji

2 September 2019 | Allianz Indonesia
Jangan sampai kamu salah pilih agen perjalanan yang malah bisa merusak rencana ibadah hajimu.

Tingginya peminat haji di Indonesia disalahgunakan oleh oknum yang mendulang keuntungan pribadi dengan mendirikan biro haji bodong. Iming-iming harga miring masih menjadi pemikat calon jamaah haji.

Tidak sedikit calon jamaah yang menjadi korban biro perjalanan haji dan umrah bodong. Bahkan, nilai penipuannya mencapai triliunan rupiah. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat bahwa kasus penipuan umrah dan haji tertinggi terjadi pada 2017.

Berkaca dari banyaknya kasus penipuan tersebut, sebagai jamaah, kamu harus bisa memilah dan memilih mana biro perjalanan yang bisa kamu percaya. Jangan sampai karena iming-iming harga miring, kamu gelap mata dan tidak melakukan pengecekan ulang yang bisa berbuntut pada ludesnya uang tabunganmu. Salah satu ciri biro perjalanan abal-abal adalah menawarkan harga yang jauh di bawah harga pasar.

 

Baca juga: 6 Langkah Jitu Atur Keuangan untuk Pasangan Baru

 

Sebagai gambaran, untuk keberangkatan tahun ini, pemerintah menetapkan tarif haji mulai dari Rp30jutaan. Jadi, ketika ada biro perjalanan yang menawarkan berhaji dengan harga Rp20jutaan, kamu “wajib” curiga dan melakukan pengecekan ganda terhadap biro perjalanan tersebut. Jangan sampai biaya yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun hilang begitu saja karena penipuan.

Tingginya biaya haji tentu harus disiapkan sejak jauh-jauh hari ketika kamu sudah punya niat untuk berangkat ke Tanah Suci. Pasalnya, ketika kamu hendak mendaftarkan nama untuk antre berhaji, kamu akan diminta untuk menyetor sejumlah dana oleh pemerintah dan sisanya harus dilunasi segera ketika pemerintah sudah menetapkan waktu keberangkatanmu.

Semakin cepat kamu mengumpulkan dana haji, semakin cepat pula kamu bisa mendaftarkan nama untuk berhaji. Alasannya tentulah antrean untuk berhaji yang sudah mengular. Bahkan, jika kamu mendaftar haji tahun ini, belum tentu dalam lima tahun ke depan kamu bisa mendapat jadwal keberangkatan.

Oleh karena itu, segera rencanakan biaya hajimu begitu sudah ada niat untuk berangkat ke Tanah Suci. Umumnya, calon jamaah akan membuka rekening haji di bank untuk membantu mereka mencapai target nominal tertentu dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

Akan tetapi, sayangnya, para calon jamaah haji tidak menyadari berbagai risiko yang mengintai mereka selama proses mengumpulkan dana haji, seperti kecelakaan atau meninggal. Untuk menyikapinya, kamu bisa memilih produk keuangan yang dapat memberikan perlindungan dan juga dapat membantumu disiplin menabung untuk mencukupi dana haji, seperti asuransi jiwa syariah dwiguna.

Asuransi jiwa syariah dwiguna akan memberikanmu manfaat berupa santunan asuransi jika terjadi risiko selama masa kontrak dan ketika masa kontrak berakhir. Asuransi jiwa jenis ini biasanya akan menawarkan masa kontrak dalam periode tertentu, bisa 5, 10 tahun, atau 15 tahun. Menariknya, selain santunan asuransi, asuransi syariah dwiguna juga akan memberikan tambahan manfaat investasi dari dana yang kamu setorkan setiap bulan.

Dalam bahasa yang lebih sederhana, dengan produk ini, uang tabunganmu bisa berkembang lebih baik dibandingkan jika kamu hanya menyetorkan dana pada produk perbankan konvensional. Setelah semua persiapan dana selesai, selanjutnya pemilihan biro perjalanan pun harus kamu lakukan dengan baik.

Pilih produk keuangan yang dapat memberikan perlindungan dan juga dapat membantumu disiplin menabung untuk mencukupi dana haji, seperti asuransi jiwa syariah dwiguna.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan