Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Tips Mengatur THR di Tengah Pandemi Corona

05 Juni 2020  | Allianz Indonesia
Saat ini mungkin ada di antara kamu yang tidak mendapat THR, mendapat THR setengahnya, mendapat THR penuh, atau bahkan tidak mendapat gaji sama sekali. Lebaran di tengah pandemi Corona membuatmu harus ekstra bijak dalam mengelola keuangan. Bagaimana cara mengatur pengeluaran yang tepat di tengah kondisi seperti ini

Lebaran tahun ini mungkin tidak sama seperti lebaran tahun-tahun sebelumnya. Selain dianjurkan tidak mudik untuk mengurangi risiko penyebaran Corona, sebagian orang mungkin tidak menerima THR seperti biasanya.

THR (Tunjangan Hari Raya) biasanya diberikan perusahaan pada karyawannya setiap tahun menjelang hari raya. Sesuai namanya, uang THR memang dialokasikan untuk keperluan hari raya seperti membayar zakat, ongkos mudik, memberi pada orang tua serta kerabat, dan keperluan lebaran  lainnya.

Namun karena pandemi Corona masih berlangsung, beberapa perusahaan kesulitan membayarkan THR. Di antara kamu mungkin hanya menerima THR setengah dari nominal yang seharusnya, tidak menerima THR sama sekali, bahkan justru tidak menerima gaji.

Tahun ini kamu diharapkan lebih bijak lagi dalam mengelola THR. Berikut tips dan triknya sesuai kondisi keuangan masing-masing.

 

Baca juga: Ini Cara Berhemat Selama Karantina #DiRumahAja saat Pandemi COVID-19

Tidak Dapat Gaji

Bagi kamu yang bahkan tidak menerima gaji bulanan baik karena di-PHK atau karena kondisi perusahaan, lupakan pengeluaran rutin lebaran seperti membeli baju baru. Fokuslah untuk memenuhi kebutuhan pokok dulu. Kondisi keuanganmu yang tanpa pemasukan ini, pastinya juga membuatmu sulit untuk memberi uang pada orang tua dan saudara.

Bicarakan baik-baik pada orang tua dan saudara bahwa tahun ini kamu tidak bisa memberikan uang seperti biasanya. Namun untuk zakat, karena sifatnya wajib, usahakan untuk tetap mengalokasikannya dari tabungan yang tersisa, sambil mencari penghasilan tambahan.

Dapat Gaji, tapi Tidak dapat THR

Pastinya ada rasa kecewa karena tahun ini tidak mendapat THR. Tapi, bersyukurlah karena kamu masih mendapat gaji bulanan.

Kamu bisa menyisihkan sebagian dari gaji untuk membayar zakat fitrah dan zakat penghasilan. Memberikan uang untuk orang tua juga bisa dipertimbangkan, jika kebutuhan pokok untuk diri sendiri sudah terpenuhi.

Tidak perlu memaksakan bagi-bagi angpau ke saudara dan kerabat kalau tidak ada anggarannya. Selain itu kamu juga harus menahan diri untuk tidak membeli baju lebaran tahun ini.

Jika masih ada dana lebih, alokasikan untuk menabung dana darurat. Jadi jika bulan depan kamu tidak mendapat gaji seperti yang diharapkan, kamu sudah punya persiapan.

 

Baca juga: Ketahui Larangan Mudik pada Bulan Suci Ramadan di Tengah Pandemi COVID-19

 

Dapat THR, tapi setengahnya

Tetap bersyukur walau THR yang didapatkan hanya 50 persen. Selain membayar zakat dan membagikan uang untuk orang tua, kamu boleh saja lho membeli baju lebaran.

Hanya saja sebaiknya tetap atur prioritas ya. Sebelum membeli baju baru, tunaikan dulu kewajibanmu memberikan THR pada asisten rumah tangga (ART). Kalau masih punya cicilan yang harus bayar, gunakan THR tersebut untuk melunasinya.

Kamu juga bisa membagikan angpau untuk saudara meski mungkin nominalnya tidak sebesar tahun lalu. Namun akan lebih baik lagi jika sebagian THR dialokasikan untuk investasi dan mengisi pos dana darurat.

 

Baca juga: Susun Perencanaan Keuanganmu dalam 6 Aspek Ini

 

Dapat THR Penuh

Selamat, kamu termasuk dalam golongan yang juga harus bersyukur. Setelah menyisihkan untuk zakat, infaq, dan sedekah, kamu bisa menyisihkan uang untuk diberikan ke orang tua.

Setelah itu, alokasikan 10 persen dari THR untuk dana darurat. Hal ini untuk mengantisipasi pengeluaran tidak terduga selama bulan puasa dan lebaran. Sebanyak 50 persen dari THR bisa digunakan untuk anggaran hidangan lebaran, baju baru, THR asisten rumah tanggga, dan angpau untuk saudara.

Meski mendapat THR penuh, ada baiknya kamu tetap mengendalikan diri dan tidak berlebihan dalam membelanjakannya.

Karena tahun ini ada anjuran untuk tidak mudik, kamu bisa mengalokasikan 15 persen anggaran mudik untuk melunasi cicilan, menabung, atau menyiapkan dana untuk persiapan Idul Adha.

Bijak dalam mengatur THR dapat menambah peluang bagi kamu dan keluarga untuk lebih sejahtera di masa depan. Apalagi kita tidak tahu kapan pandemi Corona ini akan berakhir dan keadaan kembali normal.

Jadi, alokasikan uangmu dengan baik ya!

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan