Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

 Terkena PHK karena Pandemi Corona? Ini 5 Ide Usaha yang Bisa Kamu Jalankan

04 Juni 2020 | Allianz Indonesia
Terkena PHK bukan berarti kiamat. Kamu masih bisa bangkit lagi dengan memiliki ide usaha baru dan menjajaki sumber pendapatan yang baru.

Mendadak terkena vonis pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah mimpi buruk bagi siapapun. Terlebih bila PHK terjadi di tengah kondisi perekonomian yang terpuruk akibat hantaman wabah virus corona seperti saat ini. Pendapatan rutin otomatis terhenti begitu tiba-tiba.

Tanpa kesiapan finansial, PHK bisa menjebloskan seseorang ke dalam kehancuran keuangan. Semenjak wabah Covid-19 melanda, hampir 5 juta orang di Indonesia kehilangan pekerjaan mereka akibat PHK atau dirumahkan (CNBC Indonesia, Mei 2020).

Terkena PHK di tengah pandemi yang belum pasti kapan berakhir, bisa dibilang pukulan ganda. Pasalnya, bukan hal gampang bagi seseorang yang terkena PHK untuk mendapatkan pekerjaan baru kala perekonomian terpuruk. Bila kamu mengalami PHK di tengah pandemi Covid-19 ini, sebaiknya tidak berlarut-larut dalam sesal dan kesedihan.

Asap dapur tetap harus mengebul. Segeralah bangkit dan mencari sumber pendapatan baru agar dompet tetap terus terisi. Bingung mencari uang dari mana? Yuk, simak 5 ide sumber pendapatan baru yang bisa kamu coba dengan modal murah berikut ini.

 

Baca juga: Kenali Serba-serbi New Normal agar Kamu Siap Menghadapinya

 

1. Berjualan online barang kebutuhan New Normal

Setelah kurang lebih tiga bulan menerapkan physical distancing melalui kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pemerintah mengajak masyarakat untuk bersiap memasuki fase New Normal atau kenormalan baru. Fase kenormalan baru itu berarti kita dituntut beradaptasi hidup dalam kewaspadaan ancaman wabah Covid-19, paling tidak hingga vaksinnya kelak berhasil diciptakan. 

Menjalankan fase New Normal menuntut setiap orang untuk tetap menjalankan social distancing dan menerapkan protokol penjagaan higienitas dan imunitas tubuh, namun tidak lagi melulu beraktivitas di rumah saja. Fase New Normal ini melahirkan berbagai barang kebutuhan baru.

Sebut saja seperti perisai wajah alias face shield, topi corona, masker, hand sanitizer, disinfektan dan lain sebagainya. Kamu bisa menjajaki peluang keuntungan melalui penjualan barang-barang kebutuhan tersebut. Bila terhambat permodalan, coba cari penawaran menjadi reseller online atau dropshipper.

 

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Ketika Harus Kembali Masuk Kantor Setelah Lama WFH

 

2. Membuka jasa shopping delivery atau pengantaran belanja

Walau fase New Normal, kemungkinan besar masyarakat masih akan lebih banyak yang memilih membatasi aktivitas di luar rumah. Termasuk untuk urusan berbelanja kebutuhan dapur. Situasi ini melahirkan peluang bisnis jasa pengantaran belanja. Sebut saja jasa belanja sayur mayur segar atau lauk pauk yang tidak awet disimpan terlalu lama. 

Hubungi pedagang atau penjual sayur mayur dan berbagai kebutuhan lain di pasar sebagai rekanan. Lalu, buatlah iklan mini dalam bentuk brosur tentang tawaran jasa tersebut.

Bisa juga kamu mencoba menawarkan jasa lebih dulu ke tetangga-tetangga dekat. Teknisnya mudah, kamu tinggal membelanjakan pesanan customer ke pasar dengan sistem cash on delivery. Kamu bisa mengambil untung dari tiap item barang yang dipesan dan menambahkan biaya jasa antar.

3. Merintis bisnis frozen foods

Ketika pertama kali kebijakan PSBB diberlakukan, permintaan atas makanan beku meroket tajam. Orang banyak memilih menyetok makanan beku agar tidak perlu sering-sering keluar rumah. Nah, kendati New Normal mulai berlaku, permintaan terhadap makanan beku diperkirakan tetap akan tinggi. 

Kamu bisa merintis bisnis ini sebagai sumber pendapatan baru. Modalnya cukup dengan memanfaatkan lemari es di rumah dan membeli frozen foods untuk dijual lagi. Bila kelak permintaan semakin besar, kamu bisa menambah tempat penyimpanan sebagai modal. Bila agak sulit mencari tambahan modal, kamu bisa menimbang untuk mencairkan simpanan selama bekerja di akun BPJS Ketenagakerjaan. Tapi ingat, lakukan ini bila sudah sangat terpaksa daripada memilih berutang. Pasalnya, saldo BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya adalah simpanan untuk kebutuhan masa pensiun kamu kelak.

 

Baca juga: Ekonomi Lesu Akibat Pandemi, Bagaimana Mengelola Keuangan yang Tepat?

 

4. Buka channel pribadi sebagai vlogger

Konsumsi masyarakat terhadap aplikasi konten video seperti youtube semakin besar selama physical distancing berlangsung. Kejenuhan di rumah banyak dimanfaatkan untuk mencari konten-konten video lucu di youtube ataupun mendengarkan podcast.

Ini peluang bagi kamu untuk meraih peluang pendapatan dengan menjadi vlogger atau membuka channel podcast. Bingung memikirkan konten apa yang bisa dibuat? Jangan bingung. Buat saja konten vlog tentang keahlian kamu yang bisa kamu bagikan ke khalayak ramai.

Misalnya, kamu terampil memakai make up, buatlah konten tutorial mengenakan make up. Bisa juga tutorial bermain gitar atau berkebun, podcast tentang suka duka menjalani hidup pasca PHK dan lain sebagainya.

Supaya bisa menarik viewers, buatlah konten semenarik mungkin dan pelajari tentang pentingnya search engine optimatization (SEO) dalam produksi konten. Kamu bisa mempelajari seluk beluk digital marketing dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang disediakan melalui program Kartu Prakerja. Daftarkan diri, ikuti pelatihan untuk meningkatkan skill dan nikmati insentif yang disediakan oleh negara.

5. Menjadi agen asuransi

Risiko kesehatan dan kematian langsung meningkat tinggi seiring ancaman wabah penyakit Covid-19. Beriringan dengan itu, kebutuhan orang untuk merasa aman otomatis ikut naik. Salah satu hal yang penting untuk dijaga selama pandemi corona ini adalah keamanan finansial.

Setiap orang perlu lebih cermat mengelola keuangan pribadi mereka supaya memiliki "nafas panjang" mengarungi badai corona yang belum jelas kapan akan berakhir. Mengurangi terpaan risiko keuangan akibat kejadian sakit atau meninggal dunia dengan berasuransi adalah cara tepat yang bisa ditempuh seseorang.

Ini berarti kebutuhan orang akan asuransi ikut meningkat. Kamu bisa menjajaki peluang mendapatkan penghasilan dengan menjadi agen asuransi. Ikuti tahapan-tahapan yang dibutuhkan agar kamu bisa mengantongi lisensi sebagai agen asuransi.

Jangan lupa pula memilih produk asuransi terbaik yang dapat kamu tawarkan kelak. Bagaimanapun kamu akan lebih mudah meraih customer bila menawarkan produk asuransi yang memiliki reputasi bagus. Pastikan juga asuransi kesehatan dan asuransi jiwa yang kamu tawarkan memiliki manfaat perlindungan dari penyakit pemicu wabah seperti Covid-19. 

Itulah lima ide yang dapat kamu eksplorasi sebagai sumber pendapatan baru. Semoga bisa menjadi inspirasi kamu untuk terus berjuang pasca PHK. Tetap semangat, ya!

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan