Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Tak Melulu Uang, Kamu Bisa Berbagi dengan Sesama dalam Hal ini

07 Mei 2021 | Allianz Indonesia
Berbagi itu tidak selalu dalam bentuk uang lho. Kita juga bisa berbagi dengan sesama dalam berbagai hal ini!

Di masa yang penuh ketidakpastian seperti pandemi sekarang ini, ada banyak orang yang membutuhkan bantuan dan dukungan. Boleh jadi, mereka yang butuh bantuan ini sedang mengalami tantangan dalam bisnis, pekerjaan, relasi, atau bahkan kesehatan mental. Kamu bisa membantu menolong orang-orang di sekitarmu dengan cara berbagi. Bertepatan dengan bulan Ramadan, ini adalah saat yang tepat untuk berbagi kebaikan dengan sesama. Yang perlu kamu sadari, berbagi dengan sesama tak harus selalu berupa uang.

Memberikan bantuan selain dalam bentuk uang menjadi relevan dilakukan saat Ramadan kedua di era pandemi ini. Dengan begitu, Ramadan tidak kehilangan makna, dan kamu pun dapat memberi sesuai kemampuan. Jika kamu tertarik membantu dan berbagi selain dalam bentuk dana, simak beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan.

1. Berbagi ilmu

Dewasa ini, ada banyak cara untuk berbagi ilmu dengan sesama. Kamu bisa menjadi dosen tamu di kampus atau institusi swasta. Atau, di masa pandemi sekarang ini, kamu bisa membagikan ilmu atau keahlian yang kamu kuasai melalui webinar atau sekadar berbagi pengalaman lewat aplikasi media sosial (medsos) Instagam Live atau Clubhouse. Cara lain, kamu bisa juga membagikan tutorial lewat Instagram feed, TikTok, dan Youtube. Tutorial yang paling banyak dibagikan saat ini misalnya memasak, membuat kue, fotografi, make up, dan sebagainya.

Di masa sekarang ini, di mana situasi dunia usaha sedang tidak menentu, semua orang berusaha bertahan, meski dengan menjajaki keahlian baru. Jika kamu bisa membagikan keahlian dan pengalaman yang bisa diakses secara gratis, tentu akan banyak orang yang bisa bertahan dan menjajal keahlian baru setelah mengikuti seminar atau tutorial yang kamu berikan. Selain itu, berbagi ilmu bisa menjadi cara efektif membangun jaringan yang dapat berguna bagi pekerjaan dan usahamu.

 

Baca juga: Tips Menjadi Presenter/Host yang Baik Saat Meeting Virtual

 

2. Rekomendasi atau endorsement

Bukan rahasia lagi, digital marketing merupakan strategi pemasaran yang paling efektif dalam menjangkau pasar. Ada banyak saluran yang bisa dipakai untuk digital marketing, mulai dari Instagram, TikTok, Facebook, Twitter, atau Youtube.

Digital marketing dinilai efektif karena berangkat dari pengalaman pribadi alias word-of-mouth marketing yang cenderung lebih dipercaya dan bisa mempengaruhi lingkungan sekitar. Kelebihan lain dari digital marketing ialah, hanya membutuhkan modal sedikit, bahkan nyaris tidak ada. Namun, jika produk dan jasa kamu berkualitas, maka pelanggan dengan senang hati membeli dan share informasi tentang produk kamu di medsos.

Kamu bisa berbagi dalam hal endorsement di kanal media sosial ini dengan posting produk atau jasa teman kamu. Bentuk posting ini bisa berupa foto produk atau jasa teman yang kamu pakai, atau bisa juga video review mengenai produk atau jasa itu. Agar lebih efektif lagi, kamu pun bisa bekerja sama dengan beberapa teman-teman pengusaha untuk saling memberi endorsement. Dengan kerja sama ini, kamu akan mempromosikan produk teman kamu, dan sebaliknya, teman kamu pun akan mempromosikan produk kamu. Dengan begitu, jangkauan pemasaran produk kamu dan teman sama-sama lebih luas.

3. Memberikan waktu untuk mendengarkan

Terkadang, seseorang membutuhkan dukungan dalam bentuk waktu untuk mendengarkan keluh kesah, masalah, dan uneg-uneg mereka. Jadi, pemberian bermakna yang bisa kamu berikan kepada orang-orang di sekitarmu ialah waktu untuk mendengarkan mereka. Dengan memberikan waktu, orang lain yang sedang menghadapi tantangan dalam pekerjaan, relasi, atau hal lain, punya tempat berbagi dan terhindar dari depresi yang bisa mengancam kesehatan mental. Selain mendengarkan, kamu juga bisa membantu dengan memberikan perhatian, kata-kata motivasi agar semangat orang tersebut terbangun.

4. Tenaga

Kamu juga bisa berbagi dengan sesama dengan memberikan tenaga, misalnya menjadi volunteer atau sukarelawan di suatu kegiatan atau organisasi sosial. Ada banyak opsi kegiatan sukarela yang bisa kamu pilih dewasa ini. Misalnya, kamu bisa menjadi pengajar bagi adik-adik di daerah terpencil, sukarelawan di panti jompo yang menemani para lansia ngobrol, sukarelawan di pantu asuhan yang mengajar, sukarelawan vaksin COVID-19 yang membantu panitia, sukarelawan lingkungan pengumpul sampah atau daur ulang, dan lain sebagainya. Meski tidak berupa uang, tenaga kamu pasti sangat berharga dan membantu mereka yang membutuhkan.

5. Berbagi barang

Terkadang, orang yang perlu bantuan lebih membutuhkan barang ketimbang uang. Itu sebabnya, kamu juga bisa berbagi dengan mereka dalam bentuk barang, seperti mukena, sarung, selimut, alat tulis, tas, baju, sepatu, handuk, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa memberikan barang yang bisa kamu buat sendiri atau menjadi keahlianmu, misalnya masakan, kue, lukisan, rajutan, atau hal lain yang memang sehari-hari kamu kerjakan.

Jika kamu memerlukan barang dalam jumlah yang lebih banyak, kamu juga bisa mengajak teman-teman untuk memberikan barang-barang yang dibutuhkan.

Bisa juga mengumpulkan barang-barang bekas layak pakai yang masih bisa dipergunakan, untuk kemudian diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Barang bekas layak pakai ini misalnya buku pelajaran, buku cerita anak, majalah, baju, sepatu, dan lain sebagainya. Menyumbangkan barang bekas layak pakai ini juga bisa membantu kamu yang sedang menerapkan hidup minimalis di tengah pandemi.

 

Baca juga: Keuntungan Memulai Hidup Minimalis di Tengah Pandemi

 

6. Membantu menggalang dana

Meski kamu memiliki keterbatasan dana, kamu bisa membantu orang lain yang membutuhkan dana besar dengan mengadakan penggalangan dana. Umumnya, penggalangan dana ini dilakukan untuk membantu biaya pengobatan, bantuan membangun rumah atau tempat ibadah yang terkena bencana, atau membantu biaya sekolah anak tidak mampu. Sekarang ini, ada berbagai platform crowd funding yang bisa membantumu mewujudkan penggalangan dana. Atau, kamu juga bisa mengadakan acara penggalangan dana seperti lelang lukisan, lelang lagu, lelang baju, dan lain sebagainya.

7. Doa

Jika kamu belum bisa memberikan materi, waktu, perhatian, dan tenaga, masih ada satu hal yang bisa kamu berikan bagi sesama, yaitu doa. Sebagai orang yang beriman, tentu kamu percaya bahwa orang yang sedang susah akan terbantu jika kamu bisa mendoakannya dengan tulus. Dengan kekuatan doa, maka artinya kamu mempercayakan orang yang ingin kamu bantu dalam kuasa perlindungan Tuhan.

 

Baca juga: No Traveling? Bukan Masalah! Coba Ide Staycation Bersama Keluarga

 

Ada banyak cara berbagi dengan sesama yang bisa kamu lakukan selain berupa uang. Selain tidak mengurangi makna kepedulian yang diberikan, memberikan bantuan selain uang juga kerap tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

----------------------------------------------------------

Sembari berbagi dengan sesama, jangan lupa lindungi dirimu dengan asuransi jiwa untuk melindungi diri dari risiko finansial yang bisa kapan saja terjadi. Selamat berbagi!

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan