Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

 Tabungan dan investasi, apa bedanya?

04 Juni 2018 | Allianz Indonesia
Tabungan dan investasi merupakan dua hal berbeda. Sayangnya, masih banyak yang menganggap keduanya sama. Bagaimana membedakannya?

Tabungan dan investasi, keduanya membutuhkan penyisihan uang, yang membedakan adalah tujuannya. Menabung pada dasarnya hanya mengamankan uang saja, sementara investasi yaitu mengalokasikan uang untuk mencapai suatu target dalam jangka waktu tertentu.
 

  1. Periode waktu berinvestasi bisa dalam jangka pendek (kurang dari satu tahun), menengah (satu sampai lima tahun), dan panjang (lebih dari lima tahun). Beberapa instrumen investasi yang bisa digunakan di antaranya deposito, obligasi, saham, emas, valuta asing, properti dan sebagainya. Dalam jangka waktu tertentu, tabungan juga bisa dijadikan sebagai alat investasi, tapi hasil yang diperoleh cukup minim.
  2.  Jika menabung hanya perlu menyisihkan uang lalu disimpan, investasi memiliki beberapa tahap awal. Langkah pertama yang harus disiapkan dalam berinvestasi adalah menentukan tujuan. Setiap orang berinvestasi untuk tujuan yang berbeda, seperti membeli rumah, menikah, traveling, dan lain-lain. Setelah itu, rencanakan jangka waktu untuk mencapai tujuanmu, bisa beberapa bulan, setahun, lima tahun, bahkan lebih.
  3.  Ketiga, coba ketahui risk profile-mu, yakni kemampuan untuk menanggung suatu risiko dalam berinvestasi berupa nilai investasi yang fluktuatif. 

Jadi, menabung dan berinvestasi memang merupakan dua hal berbeda tapi sebaiknya saling melengkapi. Kebutuhan sekarang aman, begitu juga yang akan datang.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan