Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Mengenal Sejarah Asuransi di Dunia

Sedang Menimbang Antara Asuransi Tradisional vs Unit Link? Kenali Dulu Perbedaannya

09 September 2019 | Allianz Indonesia
Memiliki asuransi jiwa merupakan kado terindah yang dapat Anda berikan bagi keluarga tercinta. Karena, asuransi jiwa menyediakan perlindungan dari risiko finansial yang berguna sebagai pengganti penghasilan atau warisan jika pencari nafkah tutup usia.

Secara garis besar, ada dua macam asuransi jiwa yang dikenal di dunia asuransi, yakni asuransi jiwa tradisional dan asuransi jiwa yang disertai manfaat investasi atau unit link. Kedua produk ini memiliki kelebihan masing-masing. Jika Anda masih menimbang-nimbang untuk membeli antara asuransi jiwa tradisional dan asuransi jiwa unit link, ada baiknya mengenal perbedaan keduanya sebelum membeli. 

1. Nilai tunai

Nilai tunai atau cash value adalah manfaat tunai yang tersedia bagi nasabah dan dapat dicairkan ataupun dibayarkan selama Masa Asuransi sesuai dengan jenis asuransi itu sendiri. Berbeda dengan nilai Manfaat Akhir Kontrak yang diklaim saat berakhirnya tanggal Masa Asuransi Polis atau Uang Pertanggungan jiwa yang diklaim ketika Tertanggung tutup usia, nilai tunai justru dapat digunakan ketika nasabah masih hidup. Nah, jika dilihat dari ada atau tidaknya nilai tunai yang terbentuk, asuransi terbagi atas dua macam:

    a. Tanpa nilai tunai:

Asuransi jiwa tradisional berjangka (term-life) menyediakan proteksi tanpa nilai tunai, dengan perlindungan terbatas dalam jangka waktu tertentu, biasanya Masa Asuransi tidak sampai usia Tertanggung mencapai 99 tahun. Asuransi jiwa tradisional term-life cocok bagi mereka yang ingin memperoleh proteksi jiwa dengan Masa Asuransi yang lebih singkat agar terlindungi dari risiko finansial akibat pencari nafkah dalam keluarga tiada.

    b. Dengan nilai tunai:

Asuransi jiwa tradisional endowment, merupakan asuransi jiwa tradisonal dengan manfaat pembayaran tunai yang diberikan secara terjadwal dan pasti pada tahun – tahun Polis tertentu.. Biasanya, asuransi jiwa tradisional endowment sesuai bagi kebutuhan nasabah untuk perlindungan dana pendidikan anak ataupun dana pension di masa depan.

Asuransi jiwa unit link, yakni asuransi jiwa yang menawarkan Manfaat Asuransi serta potensi Nilai Investasi.

Mungkin kamu bertanya, apa bedanya nilai tunai pada asuransi jiwa unit link dengan manfaat pembayaran tunai terjadwal yang ada pada asuransi jiwa tradisional endowment. Nilai tunai pada asuransi jiwa unit link berupa potensi Nilai Investasi yang terbentuk secara jangka panjang. Namun, fungsi utama asuransi jiwa unit link tetap pada perlindungan terhadap risiko hilangnya nilai ekonomi yang digantikan oleh nilai Manfaat Asuransi, sementara potensi Nilai Investasi tidak dijamin sehingga sebaiknya ditujukan untuk tujuan kebutuhan finansial jangka panjang.

Berbeda halnya dengan manfaat permbayaran tunai terjadwal pada asuransi jiwa tradisional endowment yang besaran persentasenya sudah ditentukan sesuai yang dipertanggungkan dalam Polis. 

2. Jumlah Premi yang harus dibayar

Pada asuransi jiwa tradisional term-life, Premi yang dibayarkan nasabah relatif rendah karena produk ini biasanya hanya menyediakan perlindungan jiwa berupa nilai Uang Pertanggungan jiwa, tanpa disertai nilai tunai.

Sementara Premi asuransi jiwa unit link dan asuransi jiwa tradisional endowment umumnya lebih tinggi, karena selain menyediakan nilai Uang Pertanggungan, kedua produk ini juga mengandung nilai tunai, meskipun berbeda secara fitur (berupa manfaat investasi atau manfaat pembayaran tunai terjadwal) .

Kemudian, nilai Premi yang dibayarkan pada asuransi jiwa tradisional term-life dan asuransi jiwa unit link bersifat tetap selama Masa Asuransi. Khusus nilai Premi pada asuransi jiwa unit link, meski bersifat tetap, namun saat nasabah menaikan nilai Manfaat Asuransi akan diperlukan peningkatan nilai Premi untuk kecukupan pembebanan Biaya Asuransi yang meningkat juga.

3. Nilai Perlindungan 

Pada umumnya, pilihan Pertanggungan Tambahan tidak tersedia dalam asuransi jiwa tradisional, sedangkan pada asuransi jiwa unit link terdapat pilihan Pertanggungan Tambahan bagi Nasabah. Agar dapat melengkapi kebutuhan perlindungan yang komprehensif, Nasabah dapat memilih Pertanggungan Tambahan Kesehatan maupun non Kesehatan di luar Manfaat Asuransi dasar yang ada pada asuransi jiwa unit link. Dari mulai pilihan Pertanggungan Tambahan penyakit kritis, penggantian biaya perawatan di rumah sakit sampai cacat tetap, terdapat berbagai pilihan Pertanggungan Tambahan untuk menyesuaikan kebutuhan nilai perlindungan dalam jangka panjang.

4. Masa Asuransi

Asuransi jiwa tradisional term-life umumnya memberikan perlindungan selama Masa Asuransi tidak sampai usia Tertanggung 99 tahun. Berbeda halnya dengan asuransi jiwa unit link dengan Masa Asuransi yang berlaku seumur hidup atau hingga usia Tertanggung mencapai usia 100 tahun.

5. Cuti Premi

Asuransi jiwa tradisional tidak mengenal istilah cuti Premi, atau periode di mana nasabah tidak perlu menyetor Premi tanpa membuat Polis lapsed atau berakhir. Sementara asuransi jiwa unit link menawarkan fasilitas cuti Premi. Fasilitas cuti Premi pada asuransi jiwa unit link dilakukan jika kebutuhan mendesak saja, dikarenakan asuransi adalah komitmen pembayaran Premi jangka panjang untuk ketersediaaan Manfaat Asuransi secara jangka panjang pula. 

6. Masa pembayaran Premi

Untuk produk asuransi jiwa tradisional tertentu menawarkan pilihan masa pembayaran Premi yang lebih singkat. Sedangkan untuk produk asuransi jiwa unit link menawarkan masa pembayaran Premi selama Masa Asuransi. Umumnya, kedua jenis asuransi tersebut memberlakukan ketentuan status Polis tidak aktif jika nasabah tidak disiplin menyetorkan Premi selama masa pembayaran Premi yang disepakati. Karenanya, nasabah harus memastikan ia memiliki alokasi dana yang cukup atau dana darurat untuk membayar Premi meskipun ia berhenti berpenghasilan sekalipun. 

Untuk produk asuransi jiwa tradisional tertentu dan semua produk asuransi jiwa unit link menawarkan pilihan frekuensi pembayaran Premi berupa bulanan, kuartalan, semesteran, atau tahunan.

Asuransi jiwa, baik tradisional maupun unit link, sama-sama memiliki kelebihan. Untuk menentukan pilihan dari kedua produk asuransi jiwa tersebut, kamu perlu mempertimbangkan terlebih dahulu kebutuhan perlindungan asuransi seperti apa yang dibutuhkan sesuai rencana keuangan jangka panjang.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan