Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

11 Juni 2020 | Allianz Indonesia
Sudah merupakan Sunnatullah (ketentuan Allah) di muka bumi ini bahwa dalam kehidupan di dunia seseorang akan mengalami berbagai macam risiko, ujian, cobaan, musibah yang dapat dialami oleh siapapun, baik terhadap harta, jiwa, kesehatan, termasuk juga ujian dan musibah yang dialami dalam keluarga, anak, istri, orang tua, dan lain sebagainya.

SEBAGAIMANA FIRMAN ALLAH:

“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta , jiwa, dan buah-buahan, dan berilah berita gembira kepada orangorang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 155)”

Dalam peradaban modern salah satu bentuk untuk membangun kehidupan yang lebih baik, dapat menenangkan hati, dan menentramkan jiwa serta dapat menghindarkan diri dari rasa khawatir terhadap keamananan, termasuk di dalamnya keamanan dari risiko finansial yang sewaktu-waktu bisa menimpa siapa saja adalah dengan sistem ta’awun atau tolong menolong yang dirancang dalam konsep asuransi syariah yang dikelola dengan prinsip-prinsip managemen modern.

Asuransi Syariah adalah cara atau metode untuk memelihara manusia dalam menghindari risiko finansial atau bahaya yang beragam, yang akan terjadi dalam perjalanan kehidupan mereka atau dalam aktivitas ekonominya, yang tentu jika risiko itu terjadi akan berpengaruh pada ketentraman keluarga, pendidikan anak-anak, serta kebutuhan sehari-hari keluarga, akibat biaya-biaya yang muncul saat musibah atau risiko itu terjadi.

RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM BERSABDA:

“Barangsiapa di antara kalian yang memasuki waktu pagi hari dalam keadaan aman pada dirinya, sehat jasmaninya dan dia memiliki makanan pada hari itu, maka seolah oleh dia diberi dunia dengan berbagai kenikmatannya”

Rasa aman, kesehatan dan kecukupan hidup adalah tiga hal yang sejalan dengan tujuan Asuransi Syariah. Dipilihnya kata TA’MIN untuk kata ASURANSI dalam bahasa arab karena kata ta’min yang berarti rasa aman dan ketenangan memiliki makna yang sejalan dengan fungsi Asuransi Syariah. sehat jasmaninya dan dia memiliki makanan pada hari itu, maka seolah oleh dia diberi dunia dengan berbagai kenikmatannya. Rasa aman, kesehatan dan kecukupan hidup adalah tiga hal yang sejalan dengan tujuan Asuransi Syariah.

Dipilihnya kata TA’MIN untuk kata ASURANSI dalam bahasa arab karena kata ta’min yang berarti rasa aman dan ketenangan memiliki makna yang sejalan dengan fungsi Asuransi Syariah. Fungsi Asuransi Syariah adalah sebagai program perencanaan keamanan finansial untuk membuat rasa aman dan tentram dalam menjalani kehidupan.

Sebuah bentuk tawakkal yang benar, karena disertai dengan usaha penyempurnaan ikhtiyar melalui sebuah metode yang baik dan profesional, dengan cara mempercayakan kepada pihak yang profesional, teruji dan terpercaya dalam pengelolaan dana dan managemennya, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi.

Melalui mekanisme tolong menolong dalam asuransi maka lifestyle (gaya hidup) sehari hari tetap bisa sejalan sesuai dengan tuntunan beragama (Syariah) karena menjalankan agama tidaklah boleh secara parsial, atau sebagian saja, seperti halnya hanya dalam aspek aqidah, ibadah dan akhlak saja. Namun tentunya juga dalam hal yang berhubungan dengan kehidupan sosial (Mualamah).

SEBAGAIMANA FIRMAN ALLAH:

“Hai orang-orang yag beriman, masuklah ke dalam islam secara kaffah (totalitas). (QS. Al-Baqarah: 208)”

Tentunya mekanisme Asuransi Syariah memiliki dasar yang kuat diambil dari sumber hukum syariah Islam yaitu dasar ta’awun atau saling tolong menolong dalam kebaikan dengan cara masing-masing anggota mengeluarkan dana tabarru yaitu berupa dana kebajikan, sumbangan dan derma.

Tentu bukan hanya bernilai kebaikan saja namun lebih dalam dari pada itu hal ini merupakan amalan mulia yang akan mendapatkan pahala yang berlipat jika dilakukan dengan niat ikhlas dalam melakukannya. Secara duniawi membantu menyelesaikan persoalan finansial dirinya dan orang lain. Dan secara akhirat akan mendapat pahala atas kebaikan yang telah dia lakukan dengan membantu orang lain.

SIAPA SAJA YANG AKAN MENDAPATKAN KEBAIKAN ITU?

Tentu bukan hanya peserta Asuransi Syariah saja yang akan mendapatkan pahala kebaikan, namun juga seorang agen yang telah membantu nasabah mempersiapkan program ini. Karena dia menjadi seorang connector kebaikan.

SEBAGAIMANA SABDA RASULULLAH:

“Siapa yang menunjukkan pada kebaikan, maka dia akan mendapatkan kebaikan serupa sebagaimana orang yang melakukannya.”

Jika kita menyadari Asuransi Syariah ini punya banyak kebaikan di dalamnya, maka mari bersemangat untuk terus menyebarkan kebaikan dan menjadi pribadi yang banyak manfaatnya.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan