Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Pandemi Corona, Siapkan Hal Ini Bila Hendak Keluar Rumah

05 April 2020 | Allianz Indonesia
Di masa pandemi corona ini, pastikan kamu aman saat terpaksa beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari infeksi virus corona. Taati protokol dan lakukan beberapa persiapan berikut.

Pandemik corona telah secara drastis mengubah keseharian masyarakat di seluruh dunia. Demi mengerem penyebaran dan menghindarkan diri dari risiko tertular Covid-19, setiap orang mau tidak mau harus rela membatasi aktivitasnya #dirumahsaja. Berkomitmen physical distancing dengan bekerja di rumah, bersekolah dan beribadah di rumah saja menjadi salah satu usaha menghentikan wabah ini.

Kamu cukup beruntung bila pekerjaan kamu bisa dialihkan pengerjaannya di rumah. Masih ada banyak pekerja yang terpaksa harus tetap beraktivitas di luar di tengah pandemik dengan menanggung risiko. Masalahnya, memang tidak semua aktivitas bisa dikerjakan dari rumah saja. Ada kalanya juga kita masih harus keluar rumah demi sebuah keperluan. 

Misalnya, harus belanja stok makanan yang habis ke supermarket atau pasar, mengantar anak pergi imunisasi yang tidak bisa ditunda atau sekadar bertemu seseorang untuk urusan pekerjaan yang sulit dilakukan secara daring atau melalui telepon. Bila memang kamu harus keluar rumah sebentar untuk sebuah keperluan, pastikan mengikuti protokol demi keamanan dan kesehatan kamu. Yuk, cek di bawah ini protokol wajib bila hendak beraktivitas di luar rumah selama pandemik corona.

 

Baca juga: Yuk, Mengenal Istilah-istilah Ini untuk Lebih Memahami Virus Corona

 

Sebelum pergi keluar rumah

Sebelum kamu beraktivitas keluar rumah baik sebentar atau lama, ikuti protokol wajib berikut ini:

1. Pakai baju lengan panjang seperti jaket atau cardigan. Ini penting untuk melindungi kulit kamu dari sentuhan yang tidak steril juga menghindarkan permukaan kulit dari percikan (droplet) mengandung virus. 

2. Tidak perlu mengenakan aksesori. Tanggalkan dulu aksesori seperti gelang, cincin, kalung, anting-anting. Alasannya serupa: meminimalkan kontak antara barang yang menempel di tubuh kamu dengan percikan mengandung virus.

3. Gunakan masker yang menutupi secara sempurna hidung, mulut dan dagu. Saat ini masker memang menjadi barang langka yang harganya menjulang tinggi. Bila kamu tidak punya masker medis atau yang sekali pakai, gunakan saja masker kain yang lebih ramah alam. Kamu bisa melapisinya dengan tisu untuk memperkecil risiko menghirup udara yang mengandung penyakit.

4. Gunakan tisu saat hendak menyentuh benda atau permukaan apapun. Tujuannya adalah meminimalkan tangan kamu menyentuh virus yang tertinggal di sebuah benda atau permukaan sesuatu. Misalnya, saat harus membuka pintu supermarket, menyentuh tombol lift, menyentuh tombol mesin ATM, dan sebagainya. Tangan kerap kali secara reflek menyentuh wajah dan itu menjadi jalan terbanyak virus corona berpindah tempat. Buang tisu di tempat sampah tertutup setelah selesai menggunakan.

5. Bila tidak terpaksa, hindari naik transportasi publik. Di kendaraan umum kamu tidak pernah tahu siapa saja yang pernah naik dan apakah mereka membawa virus atau tidak. Gunakan kendaraan pribadi saja bila memungkinkan.

6. Cuci tangan dengan sabun seusai menyentuh apapun. Bila tidak memungkinkan cuci tangan dengan air dan sabun, gunakan hand sanitizer dan patuhi protokol pembersihan tangan selama minimal 20 detik.

7. Pilih transaksi non-tunai ketimbang kas. Uang ternyata sering menjadi media penyebaran virus corona. Hindari bertransaksi dengan uang tunai untuk memperkecil risiko tertular. Manfaatkan aplikasi online payment untuk bertransaksi.

8. Jangan menyentuh wajah. Tanpa disadari, seseorang bisa menyentuh wajahnya hingga 23 kali dalam satu jam. Dengan kondisi tangan yang belum bersih, jangan sekali-kali menyentuh wajah agar virus tidak sampai masuk melalui mata, hidung atau mulut.

9. Jaga jarak aman. Pastikan jarak kamu terbentang minimal 1,5 - 2 meter dengan orang lain. Percikan mengandung virus yang berasal dari bersin seseorang atau saat seseorang membuka mulut, bisa melompat ke media lain di jarak dekat. Jadi, amankan diri dengan selalu #jagajarak.

 

Baca juga: Yuk, Pahami Lebih Jelas Arti Pandemi pada COVID-19

 

Sebelum masuk rumah

Setelah selesai beraktivitas di rumah, apakah itu lama atau cuma sebentar, jangan langsung masuk ke rumah begitu saja. Taati protokol berikut ini agar virus corona tidak ikut masuk ke rumah kamu:

1. Jangan sentuh apapun dan siapapun sebelum mencuci tangan dengan sabun

Begitu sampai rumah, usahakan mencuci tangan terlebih dulu dengan sabun. Untuk mengantisipasinya, letakkan sabun cair di dekat kran air yang biasanya tersedia di teras rumah. Bila tidak ada, langsung pergi saja ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

2. Taruh barang-barang seperti tas, dompet, kacamata, ponsel, sepatu dan sebagainya di teras rumah

Lalu semprotlah dengan cairan disinfektan untuk memusnahkan virus yang mungkin menempel di sana.

3. Segeralah mandi dengan sabun agar virus bisa langsung musnah

Ini cara paling efektif untuk membersihkan diri dari terpaan virus yang mungkin saja menempel saat kamu di luar rumah.

4. Letakkan pakaian kotor di tempat terpisah dari pakaian anggota keluarga lain

Lekas cuci atau rendam dengan air deterjen.

5. Buang barang atau kertas-kertas tidak penting ke tempat sampah tertutup

Misalnya, karcis parkir, kertas bon belanja, dan lain sebagainya.

Bila berada di kendaraan umum

Apabila kamu terpaksa keluar rumah menumpang kendaraan umum, protokol wajib yang harus dipenuhi pada dasarnya sama dengan protokol saat keluar rumah. Akan tetapi, ada hal yang membutuhkan perhatian lebih saat kamu harus memakai kendaraan umum berikut ini:

1. Pergilah lebih pagi untuk menghindari jam sibuk

Dengan demikian, kamu lebih mungkin menjaga jarak aman dengan orang lain. Dengan menjaga jarak aman, risiko terpapar virus corona akibat percikan yang bersumber dari bersin atau ludah bisa diminimalkan.

2. Hindari naik kendaraan umum yang sudah penuh

Bila kamu terbiasa memakai commuterline atau busway, pastikan kamu naik hanya di saat kendaraan cukup lengang. Jangan memaksakan diri naik ketika penuh penumpang. Di atas kendaraan yang isinya lengang, kamu lebih memungkinkan menjaga jarak aman. 

3. Ingat, jangan menyentuh wajah

Tanpa sadar, seseorang sering menyentuh wajah mereka di kala naik kendaraan umum. Hindari menyentuh wajah kendati tangan kamu sudah dibersihkan dengan hand sanitizer. Ingat, walau membantu membersihkan tangan, hand sanitizer hanya membantu efektivitas sterilisasi dari virus cuma 30%.

4. Jangan sentuh tempat duduk

Tidak perlu menyentuh tempat duduk di kendaraan umum. Kamu tidak pernah tahu apakah ada virus di sana atau tidak. Begitu juga dengan tiang pegangan di dalam kendaraan. Siapkan tisu bila hendak memegang tiang. Jika tidak ada, pastikan kamu sering-sering membasuh tangan dengan hand sanitizer agar bersih.

Dengan menerapkan berbagai protokol penting tersebut, kamu bisa meminimalkan risiko terpapar virus Covid-19 kendati terpaksa beraktivitas di luar rumah. Tetap waspada dan stay safe!

Pandemi Corona, Siapkan Hal Ini Bila Hendak Keluar Rumah

Sebelum pergi keluar rumah

Sebelum kamu beraktivitas keluar rumah baik sebentar atau lama, ikuti protokol wajib berikut ini:

1. Pakai baju lengan panjang seperti jaket atau cardigan. Ini penting untuk melindungi kulit kamu dari sentuhan yang tidak steril juga menghindarkan permukaan kulit dari percikan (droplet) mengandung virus. 

2. Tidak perlu mengenakan aksesori. Tanggalkan dulu aksesori seperti gelang, cincin, kalung, anting-anting. Alasannya serupa: meminimalkan kontak antara barang yang menempel di tubuh kamu dengan percikan mengandung virus.

3. Gunakan masker yang menutupi secara sempurna hidung, mulut dan dagu. Saat ini masker memang menjadi barang langka yang harganya menjulang tinggi. Bila kamu tidak punya masker medis atau yang sekali pakai, gunakan saja masker kain yang lebih ramah alam. Kamu bisa melapisinya dengan tisu untuk memperkecil risiko menghirup udara yang mengandung penyakit.

4. Gunakan tisu saat hendak menyentuh benda atau permukaan apapun. Tujuannya adalah meminimalkan tangan kamu menyentuh virus yang tertinggal di sebuah benda atau permukaan sesuatu. Misalnya, saat harus membuka pintu supermarket, menyentuh tombol lift, menyentuh tombol mesin ATM, dan sebagainya. Tangan kerap kali secara reflek menyentuh wajah dan itu menjadi jalan terbanyak virus corona berpindah tempat. Buang tisu di tempat sampah tertutup setelah selesai menggunakan.

5. Bila tidak terpaksa, hindari naik transportasi publik. Di kendaraan umum kamu tidak pernah tahu siapa saja yang pernah naik dan apakah mereka membawa virus atau tidak. Gunakan kendaraan pribadi saja bila memungkinkan.

6. Cuci tangan dengan sabun seusai menyentuh apapun. Bila tidak memungkinkan cuci tangan dengan air dan sabun, gunakan hand sanitizer dan patuhi protokol pembersihan tangan selama minimal 20 detik.

7. Pilih transaksi non-tunai ketimbang kas. Uang ternyata sering menjadi media penyebaran virus corona. Hindari bertransaksi dengan uang tunai untuk memperkecil risiko tertular. Manfaatkan aplikasi online payment untuk bertransaksi.

8. Jangan menyentuh wajah. Tanpa disadari, seseorang bisa menyentuh wajahnya hingga 23 kali dalam satu jam. Dengan kondisi tangan yang belum bersih, jangan sekali-kali menyentuh wajah agar virus tidak sampai masuk melalui mata, hidung atau mulut.

9. Jaga jarak aman. Pastikan jarak kamu terbentang minimal 1,5 - 2 meter dengan orang lain. Percikan mengandung virus yang berasal dari bersin seseorang atau saat seseorang membuka mulut, bisa melompat ke media lain di jarak dekat. Jadi, amankan diri dengan selalu #jagajarak.

 

Baca juga: Yuk, Pahami Lebih Jelas Arti Pandemi pada COVID-19

 

Sebelum masuk rumah

Setelah selesai beraktivitas di rumah, apakah itu lama atau cuma sebentar, jangan langsung masuk ke rumah begitu saja. Taati protokol berikut ini agar virus corona tidak ikut masuk ke rumah kamu:

1. Jangan sentuh apapun dan siapapun sebelum mencuci tangan dengan sabun

Begitu sampai rumah, usahakan mencuci tangan terlebih dulu dengan sabun. Untuk mengantisipasinya, letakkan sabun cair di dekat kran air yang biasanya tersedia di teras rumah. Bila tidak ada, langsung pergi saja ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

2. Taruh barang-barang seperti tas, dompet, kacamata, ponsel, sepatu dan sebagainya di teras rumah

Lalu semprotlah dengan cairan disinfektan untuk memusnahkan virus yang mungkin menempel di sana.

3. Segeralah mandi dengan sabun agar virus bisa langsung musnah

Ini cara paling efektif untuk membersihkan diri dari terpaan virus yang mungkin saja menempel saat kamu di luar rumah.

4. Letakkan pakaian kotor di tempat terpisah dari pakaian anggota keluarga lain

Lekas cuci atau rendam dengan air deterjen.

5. Buang barang atau kertas-kertas tidak penting ke tempat sampah tertutup

Misalnya, karcis parkir, kertas bon belanja, dan lain sebagainya.

Bila berada di kendaraan umum

Apabila kamu terpaksa keluar rumah menumpang kendaraan umum, protokol wajib yang harus dipenuhi pada dasarnya sama dengan protokol saat keluar rumah. Akan tetapi, ada hal yang membutuhkan perhatian lebih saat kamu harus memakai kendaraan umum berikut ini:

1. Pergilah lebih pagi untuk menghindari jam sibuk

Dengan demikian, kamu lebih mungkin menjaga jarak aman dengan orang lain. Dengan menjaga jarak aman, risiko terpapar virus corona akibat percikan yang bersumber dari bersin atau ludah bisa diminimalkan.

2. Hindari naik kendaraan umum yang sudah penuh

Bila kamu terbiasa memakai commuterline atau busway, pastikan kamu naik hanya di saat kendaraan cukup lengang. Jangan memaksakan diri naik ketika penuh penumpang. Di atas kendaraan yang isinya lengang, kamu lebih memungkinkan menjaga jarak aman. 

3. Ingat, jangan menyentuh wajah

Tanpa sadar, seseorang sering menyentuh wajah mereka di kala naik kendaraan umum. Hindari menyentuh wajah kendati tangan kamu sudah dibersihkan dengan hand sanitizer. Ingat, walau membantu membersihkan tangan, hand sanitizer hanya membantu efektivitas sterilisasi dari virus cuma 30%.

4. Jangan sentuh tempat duduk

Tidak perlu menyentuh tempat duduk di kendaraan umum. Kamu tidak pernah tahu apakah ada virus di sana atau tidak. Begitu juga dengan tiang pegangan di dalam kendaraan. Siapkan tisu bila hendak memegang tiang. Jika tidak ada, pastikan kamu sering-sering membasuh tangan dengan hand sanitizer agar bersih.

Dengan menerapkan berbagai protokol penting tersebut, kamu bisa meminimalkan risiko terpapar virus Covid-19 kendati terpaksa beraktivitas di luar rumah. Tetap waspada dan stay safe!

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan