Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Olahraga saat Pandemi, Apa yang Harus Dipersiapkan dan Diperhatikan?

30 Juli 2020 | Allianz Indonesia
Melihat sudah banyak orang yang sudah memulai aktivitas luar ruang selama pandemi COVID-19, apakah benar sudah aman? Apa yang harus dipersiapkan bila ingin olahraga di luar ruangan?

Hingga kini, bisa dibilang hampir setengah populasi dunia telah diminta untuk tinggal di rumah atau membatasi pergerakan di depan umum. Himbauan pemerintah Indonesia pun tak henti-hentinya meminta masyarakat untuk tetap di rumah, membatasi penggunaan ruang publik, hingga tetap menjaga jarak sosial. Semua himbauan ini dilakukan demi mengurangi penularan COVID-19 dan melindungi kesehatan masyarakat.

Namun, melihat kondisinya belakangan ini kamu pasti berpikir kok sudah banyak orang yang berolahraga di luar ruangan. Selama masa transisi menuju new normal, pemerintah memang telah mencoba membuka kembali beberapa ruang publik.

Bisa jadi, kamu adalah salah satu orang yang sudah tak sabar untuk kembali beraktivitas dan ingin kembali berolahraga di luar ruangan. Sebaiknya, jangan langsung gegabah untuk pergi ke luar tanpa persiapan lengkap ya. Bila kamu sangat ingin berolahraga di luar ruang, sebelum melakukannya ada baiknya kamu perhatikan hal-hal berikut ini dahulu!

 

Baca juga: Tips Aman Staycation di Hotel saat New Normal

 

Cari Tahu Fasilitas Olahraga Apa Saja yang Telah Buka

Beberapa lapangan olahraga luar ruangan seperti kamu tahu, saat ini telah diizinkan untuk dibuka kembali, seperti Gelora Bung Karno di Jakarta atau beberapa stadion di daerah lain. Meski gym, kolam renang umum, atau beberapa tempat lainnya masih ditutup. Bila kamu ingin datangi tempat-tempat ini, hal utama yang harus kamu lakukan adalah pahami dan patuhi dahulu protokol kegiatan di luar. Apa saja sih

Nah, protokol ini menyangkut beberapa informasi seperti bagaimana pengaturan waktu kunjungannya, berapa jumlah orang yang bisa diizinkan masuk pada periode waktu tertentu, hingga apakah pengelola sudah bisa memastikan keselamatan dan keamanan dengan penyediaan sanitasi harian ruang publik. Dari informasi ini semua, kamu jadi bisa tahu kapan harus datang dan memilih tempat yang bisa aman menjamin keselamatan kamu.

Sebaiknya Jangan Membawa Orang Tua dan Anak Kecil Berolahraga Bersama

Seperti yang dimuat dalam protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan, sebaiknya saat masyarakat berolahraga di luar ruangan dihimbau untuk tidak melibatkan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki penyakit komorbid pada acara olahraga. Mengapa? Sebab, seperti dijelaskan sebelumnya orang tua dan anak kecil masuk dalam kategori kelompok rentan. Bila memaksakan mereka untuk ikut, maka kelompok ini berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat COVID-19.

Tetap Perhatikan Berbagai Protokol Kesehatan Seperti Masker, Jarak Aman, dan Jumlah Orang Bila Berolahraga Bersama

Selanjutnya, bila kamu memutuskan untuk berolahraga bersama seperti senam, sepeda, lari, dan lainnya, kegiatan ini bisa kamu lakukan dengan tetap memperhatikan beberapa hal mulai dari memastikan kondisi tubuh sehat, hindari olahraga yang membutuhkan kontak fisik, hingga gunakan masker dengan intensitas olahraga ringan sampai sedang dalam artian masih dapat berbicara ketika berolahraga. Selain itu, kamu juga harus tetap menjaga jarak ya. Setidaknya tidak berkumpul dengan orang-orang di sekitar lebih dari kerumunan 5-6 orang.

 

Baca juga: Lakukan 9 Hal ini agar Terhindar dari Risiko Serangan Jantung

 

Perhatikan Kebersihan Bila Menggunakan Peralatan Olahraga Secara Bersamaan

Sesuai dengan protokol kesehatan, bila kamu ingin menggunakan alat olahraga, sebaiknya alat olahraga tidak digunakan secara bersama atau bergantian dalam satu sesi latihan. Bersihkan dulu dengan disinfektan sebelum dan sesudah digunakan. Selain itu, kamu juga harus mengamati penyedia layanan apakah telah menerapkan pembersihan dan desinfeksi terhadap ruangan dan peralatan serta memberikan jarak antar alat.

Memang akan ada saatnya kamu bosan berolahraga di rumah sendirian. Tapi, kembali lagi tujuan kamu olahraga pasti demi kesehatan. Kalau terlalu banyak risiko yang harus dihadapi saat berolahraga di luar ruangan, sebaiknya lakukan saja di rumah. Kamu masih bisa lho berolahraga online bersama dengan teman-teman melalui video call atau Zoom. Akan tetap seru, kan?

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan