Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Mau Liburan di Tengah Pandemi? Perhatikan Hal Penting Ini!

06 April 2021 | Allianz Indonesia
Jika kamu benar-benar harus melakukan perjalanan, perhatikan hal-hal penting ini untuk meminimalisir risiko ya!

Selama pandemi COVID-19, sebaiknya memang kita tidak bepergian dan membatasi mobilitas. Sebab, bepergian meningkatkan peluang kamu untuk menyebarkan dan tertular COVID-19. Namun, banyak dari kita tentunya ingin sekali bepergian dengan keluarga atau untuk merasakan kembali momen-momen menyenangkan selama liburan.

Tapi apakah keputusan yang bijak melakukan perjalanan di tengah pandemi? Persiapan yang matang akan membuat semua rencanamu semoga berjalan dengan lancar. Nah, kalau memang kamu harus bepergian jauh atau liburan di tengah pandemi seperti ini, karena urgensinya tidak bisa ditunda, yuk, persiapkan hal-hal berikut ini dahulu sebelum merencanakan liburanmu!

 

Baca Juga: Yuk, Berkenalan dengan Asuransi Perjalanan dan Manfaatnya

 

#1 Pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

Sewaktu kamu berpikir tentang membuat rencana perjalanan, coba pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ya:

1. Apakah kamu pernah divaksinasi COVID-19? Jika kamu memenuhi syarat, segera dapatkan vaksinasi lengkap untuk COVID-19. Beri masa tunggu dua minggu setelah mendapatkan dosis vaksin kedua untuk bepergian. Sebab, butuh waktu bagi tubuhmu untuk membangun perlindungan setelah mendapatkan vaksinasi.

2. Apakah kamu berisiko tinggi mengalami penyakit parah? Siapa pun bisa tertular COVID-19, tetapi orang dewasa yang lebih tua dan orang dari segala usia dengan kondisi medis tertentu berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat COVID-19.

3. Apakah kamu tinggal dengan seseorang yang memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit parah? Jika kamu terinfeksi saat bepergian, artinya kamu dapat menyebarkan virus ke orang yang tinggal bersama kamu saat kembali ke rumah, bahkan jika kamu tidak memiliki gejala.

4. Apakah tujuan liburan kamu merupakan zona merah bagi para traveler? Sebagai pendatang, hal ini penting kamu cek bahkan bila kamu telah divaksinasi penuh. Risikonya akan sangat tinggi. Dan sebaiknya, kamu harus mengikuti pengujian lokal saat tiba di destinasi tujuan meski bukan merupakan zona merah dan mengikuti segala peraturan perjalanan yang diberikan.

#2 Perketat Rencana Perjalanan

Bila keputusanmu sudah bulat dari tahap pertama dan urgensinya tidak bisa ditunda untuk kamu harus bepergian, menurut arahan The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lakukan langkah-langkah berikut ini untuk melindungi dirimu dan orang lain di sekitarmu ya:

  • Jika kamu memenuhi syarat, dapatkan vaksinasi lengkap untuk COVID-19.
  • Sebelum bepergian, lakukan tes dengan tes virus 1-3 hari sebelum perjalanan.
  • Kenakan masker dengan baik saat berada di area umum.
  • Hindari keramaian dan jaga jarak.
  • Jalani tes 3-5 hari setelah perjalanan dan tinggallah di rumah serta karantina sendiri selama 7 hari penuh setelah perjalanan, meskipun hasil tes negatif. Jika kamu belum dites, tetap di rumah dan lakukan karantina sendiri selama 10 hari setelah perjalanan.
  • Ikuti semua rekomendasi atau persyaratan negara bagian dan lokal setelah perjalanan.

#3 Hindari Banyak Alat Transportasi

Rencana liburan kali ini, alat transportasi apa yang akan kamu gunakan? Dalam kondisi COVID-19 seperti saat ini kamu harus menghindari banyak alat transportasi atau transfer yang berbeda. Bepergian dengan mobil selama COVID-19 kemungkinan akan menjadi yang paling aman, jadi carilah tujuan dalam jarak mengemudi.

Namun, apabila kamu harus pergi menggunakan pesawat sebaiknya pilihlah penerbangan langsung dan jangan mengambil penerbangan yang mengharuskan kamu transit. Pilihan ini akan jauh lebih aman dan meminimalisir risiko terpapar virus. Pertimbangkan juga untuk memilih waktu penerbangan atau bepergian bukan pada hari-hari padat seperti Jumat hingga akhir pekan. Biasanya di akhir pekan tempat-tempat peristirahatan akan penuh.

#4 Akomodasi Penginapan

Pertimbangan berikutnya adalah tempat akomodasi kamu menginap. Saat kamu memilih penginapan, pilihlah tempat di mana udara dapat bersirkulasi melalui jendela yang terbuka. Carilah akomodasi yang memungkinkan kamu membuka jendela lebar-lebar atau kamar yang memiliki balkon.

#5 Pilihan Aktivitas

Apa saja rencana aktivitas yang sudah kamu buat dalam itinerary? Hal satu ini juga harus kamu pikirkan ya. Untuk saat ini, aktivitas yang berisiko rendah terpapar virus adalah aktivitas-aktivitas saat berada di luar ruangan. Berjalan-jalan di sepanjang pantai, mendaki bukit atau pegunungan, bersepeda adalah aktivitas berisiko rendah yang bagus.

#6 Tempat Makan

Satu lagi adalah tempat makan. Hindari makan di dalam restoran, terutama jika tempat itu ramai. Jika ada meja di luar, pilih spot itu ya. Apa pun aktivitasnya, berada di luar ruangan selalu lebih baik daripada berada di ruangan. Jangan lupa untuk mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer sebelum dan setelah makan. Bersihkan alat makan kamu dahulu dengan tisu basah.

 

Baca Juga: 4 Alasan Penting Membeli Asuransi Perjalanan Sebelum Berpergian

 

Memang banyak sekali yang harus kamu persiapkan untuk bepergian di saat ini. Namun, demi kebaikan diri sendiri dan orang-orang tersayang di sekitarmu semua harus kamu patuhi ya. Jangan sampai kamu pulang ke rumah membawa “suvenir” COVID-19. Stay safe and healthy, also happy holiday for you!

 

Sumber:

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/travelers/travel-during-covid19.html

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan