Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Makanan Khas Indonesia yang Disajikan saat Natal Tiba

23 Desember 2019 | Allianz Indonesia
Seperti halnya Hari Raya Idul Fitri, pada saat perayaan Natal tiba biasanya ada makanan khas khusus yang dihidangkan. Di beberapa daerah di Indonesia, ada menu khusus yang identik dengan perayaan Natal.

Berikut ini adalah beberapa makanan khas dari berbagai daerah Indonesia yang kerap disajikan pada saat Natal berlangsung.

1. Ayam Rica-rica

Jika kue Natal sudah disiapkan, tentu tak akan lengkap tanpa hidangan utama bukan? Nah, makanan yang telah tersebar ke pelosok Indonesia ini, memang biasa jadi hidangan ketika hari raya Natal tiba.

Bagi kamu yang belum familiar, ayam rica-rica merupakan salah satu makanan khas dari Manado, Sulawesi Utara, yang terkenal dengan cita rasa yang pedas. Dalam bahasa Manado, kata ‘rica’ artinya ‘cabai’ atau ‘pedas’. 

2. Klappertaart

Selain terkenal dengan ayam rica-ricanya, ternyata Manado juga populer dengan hidangan kue Klappertaart.Klappertaart merupakan kue khas Manado yang mendapat pengaruh dari Belanda. 

Kata ‘klapper’ diambil dari kata buah ‘kelapa’ yang diucapkan dalam lafal orang Belanda, sedangkan ‘tart’ berasal dari bahasa Belanda untuk kue. Klappertaart secara harfiah berarti ‘kue kelapa’.

Kini, klappertaart tak hanya monopoli orang Manado. Sajian ini jadi kesukaan banyak orang Indonesia. Tak hanya yang rasa asli, kue ini juga muncul dalam berbagai varian rasa, seperti, cokelat, keju, rum dan raisin. Alhasil, sampai saat ini Klappertaart tetap menjadi hidangan natal yang bisa ditemukan kapan pun meskipun tidak sedang hari rayanya.

 

Baca juga: 5 Cara Mudah Memilih Asuransi Kesehatan Sesuai Kebutuhan

 

3. Nastar

Kue kering khas Indonesia yang satu ini sebenarnya tidak hanya tersedia saat natal. Ketika lebaran tiba, nastar juga selalu menjadi suguhan manis yang menyenangkan. Umat kristiani Indonesia gemar menyuguhkan kue kering berisi selai nanas kepada tamunya yang berkunjung saat natal.

4. Kue Lampet

Orang Batak erat sekali dengan kue lampet, biasa dihidangkan pada acara-acara arisan, upacara adat perkawinan,sarapan tamu dan juga termasuk saat natal. Dapat dibilang lampet menjadi makanan wajib yang dihidangkan di setiap acara orang Batak.

Kue ini dibentuk menyerupai limas dan dibungkus dengan daun pisang. Kue ini biasanya disajikan dalam keadaan panas dengan minuman teh manis atau kopi.

 

Baca juga: 5 Cara Hemat Siasati Belanja Bulanan

 

5. Kue Bagea

Jika di negara barat kue jahe (christmas gingerbread) selalu menjadi suguhan wajib saat natal, di Indonesia juga ada kue kering yang identik disajikan waktu natal, namanya kue bagea. Kue bagea biasa disantap oleh masyarakat Maluku, Ternate dan Nusa Tenggara Timur.

Kue yang umumnya terbuat dari sagu ini biasanya berbentuk bulat dan kecoklatan. Meski cenderung sulit dimakan saat gigitan pertama, sensasi butiran kenari yang sampai di lidah setelah itu dapat membuat orang tak berhenti mengunyah kue bagea.

6. Ikan Kuah Kuning

Ikan kuah kuning merupakan hidangan khas Natal di Ambon. Ikan yang dipakai biasanya adalah ikan tuna atau ikan muba yang dibumbui dengan kunyit dan kapur. Menu ikan kuah kuning ini biasanya disantap dengan papeda atau dengan sepiring nasi putih hangat. Tertarik mencoba? 

 

Baca juga: 6 Cara Membicarakan Keuangan Bersama Pasangan Sebelum Menikah

 

7. Ayam Budu-budu

Ayam budu-budu merupakan jenis makanan khas Makassar. Demi menggugah selera, hidangan ini menggunakan bahan dasar ayam kampung. Dipadukan dengan rempah seperti jeruk nipis, jahe, daun bawang dan lengkuas, kombinasi tersebut membuat cita rasa hidangan ini menggugah selera.

Nah, itu dia tujuh makanan khas Indonesia yang biasanya disajikan saat Natal. Tidak kalah enak kan dengan kuliner luar negeri lainnya? Yuk segera cicipi nikmatnya kuliner Natal khas Indonesia dengan sukacita!

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan