Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

 Kamu Masih Single? Ini Saat yang Tepat Untuk Mulai Investasi!

04 Juni 2018 | Allianz Indonesia
Masa lajang merupakan masa yang indah untuk eksplorasi banyak hal. Akibatnya, gaya hidup boros seringkali terjadi di kalangan kawula muda. Bagi kamu yang masih muda dan single, jangan hanya menghamburkan uang. Banyak hal di masa depan yang sebaiknya dipersiapkan sejak dini seperti biaya menikah, cicilan rumah atau apartemen, bahkan dana pensiun. Hal ini bisa dilakukan dengan berinvestasi sedini mungkin. 

Sebelum mulai berinvestasi, lakukan dulu beberapa hal ini.

  1. Pertama, perhitungkan pemasukan dan pengeluaranmu, sehingga kamu tahu berapa dana yang kamu miliki saat ini. Saat single, tanggungan hidup cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah. Hal ini memudahkanmu menyisihkan dana untuk investasi. Terlebih, sekarang investasi bisa dilakukan hanya dengan modal beberapa ratus ribu rupiah saja.
  2. Kedua, tentukan tujuan investasi; apakah hanya untuk tabungan, atau untuk biaya menikah dan berkeluarga, atau untuk biaya pembelian properti. Hal ini membantumu mengenali cara untuk mencapai tujuanmu.
  3. Terakhir, kenali profil risiko-mu, yakni kemampuan untuk menanggung suatu risiko dalam berinvestasi berupa nilai investasi yang fluktuatif. Untuk kamu yang agresif dan suka tantangan, bisa coba untuk berinvestasi di saham. Untuk kamu yang moderat, bisa mulai untuk mencoba obligasi. Tapi untuk kamu yang konservatif dan ingin merasa aman, berinvestasi di deposito bisa menjadi solusi.

Nah, buat kamu yang masih muda dan single, yuk rencanakan masa depan sejak dini dan jangan tunda lagi investasi. Semakin ditunda, semakin banyak kebutuhan yang diperlukan, bukan? ;)

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan