Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Investasi dalam Asuransi Jiwa Syariah

04 Juni 2018 | Allianz Indonesia
Mekanisme investasi dalam Asuransi jiwa syariah jenis unit link, pada intinya tidak jauh berbeda dengan asuransi jiwa konvensional, hanya penempatan fund saja yang lebih selektif. Seperti apa? Cek di sini yuk.

Kadang sering muncul pertanyaan dan kekhawatiran bahwa apakah benar fund pada investasi syariah benar-benar seusai dengan aturah syariah.

Fund pada investasi syariah tentu berbeda dengan fund pada investasi konvensional. Pada investasi syariah, komponsisi dari fund yang ditawarkan harus sesuai dengan aturan syariah, yaitu tidak mengandung:

  1. Maysir atau tidak boleh ada unsur judi
  2. Gharar atau tidak boleh ada unsur ketidakpastian
  3. Tidak boleh mengandung barang-barang yang diharamkan oleh Islam
  4. Riba atau menggandakan keuntungan
  5. Batil atau yang mengandung unsur tidak baik seperti rokok..

Selain kelima unsur tersebut, perushaan yang secara bisnis dapat dikatakan sesuai dengan kaidah syariah harus memiliki porsi pendapatan bunga serta utang tertentu sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh OJK dan Dewan Pengawas Syariah.

Beberapa contoh jenis perusahaan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah adalah:

  • Bank (Riba)
  • Perusahaan rokok (Batil)
  • Perusahaan minuman beralkohol & tempat perjudian (Haram)

Sedangkan perusahaan yang secara bisnis berpotensi untuk dikategorikan sesuai dengan syariah antara lain:

  • Pertambangan
  • Konstruksi
  • Perdagangan
  • Barang Konsumsi
  • Jasa
  • Pertanian

Dengan aturan ini, maka fund investasi syariah bisa dipastikan sesuai dengan aturan syariah, dan diawasi penuh oleh OJK dan Dewan Pengawas Syariah.

Jadi tidak perlu khawatir untuk berinvestasi syariah ya.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan