Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Investasi Apa yang Cocok untuk Generasi Milenial?

11 Maret 2019 | Allianz Indonesia
Untuk dapat menentukan produk investasi, kamu harus terlebih dahulu membuat tujuan keuanganmu. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Keuangan menjadi salah satu pondasi penting dalam kehidupan, tak terkecuali bagi generasi Y atau biasa disebut milenial. Perencanaan keuangan yang baik tentunya akan berdampak baik juga bagi masa depan generasi milenial.

Kesalahan yang kerap dilakukan oleh anak muda yaitu tidak memiliki tujuan yang jelas sehingga mereka gagal mengelola keuangannya dengan baik. Pengeluaran sering tidak terkendali karena tidak memiliki target sehingga timbul perilaku konsumtif yang memberikan dampak buruk.

Oleh karena itu, para generasi milenial perlu mempersiapkan perencanaan keuangan yang matang baik untuk target jangka pendek dan panjang. Target jangka pendek misalnya, untuk keperluan traveling, menikah, atau membeli kendaraan. Sedangkan target jangka panjang misalnya untuk membeli rumah idaman, dana pendidikan anak, atau dana pensiun.

Cara paling mudah untuk mengelola keuangan adalah membagi penghasilan ke dalam beberapa pos. Selain pengeluaran rutin, tabungan, dan dana darurat, generasi Y juga perlu menyisihkan pendapatan ke dalam pos investasi sejak dini. Pilihan investasi dapat disesuaikan dengan target yang ingin dicapai.

Untuk jangka pendek, investasi berupa emas dapat dijadikan pilihan. Harga yang cenderung naik setiap tahun serta risiko yang lebih minim dibandingkan dengan instrumen investasi lain menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi yang tepat bagi generasi milenial. Nilai investasinya dapat disesuaikan dengan keinginan dan pembeliannya lebih mudah karena sudah tersedia layanan tabungan emas secara daring.

Bagi anak muda yang menyukai tantangan, reksa dana dan saham dapat menjadi pilihan investasi jangka panjang. Namun, harus dipastikan bahwa informasi yang dimiliki cukup jelas sebelum terjun di pasar uang dan pasar modal untuk menghindari kerugian yang besar. Berbeda dari emas yang nilainya cenderung stabil, fluktuasi nilai investasi reksa dana dan saham membuat instrumen yang satu ini lebih cocok untuk dijadikan investasi jangka panjang.

Sedangkan bagi Anda yang tidak punya waktu khusus untuk memantau fluktuasi instrumen investasi yang Anda miliki, maka asuransi jiwa unit link adalah jawaban tepat sebagai paket lengkap produk asuransi dan investasi sekaligus. Dua manfaat dalam satu produk yang dapat disesuaikan dengan tujuan keuanganmu.

Unit link ini merupakan produk asuransi jiwa dengan dua keuntungan, yakni proteksi dan investasi. Uang premi yang dibayarkan sebagian digunakan untuk membayar proteksi dan sebagian lagi akan dialokasikan ke investasi, umumnya dalam bentuk reksa dana.

Pemegang polis dapat memilih porsi dan di mana dana investasinya akan ditempatkan, seperti di reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, atau pasar uang. Bagi Anda yang ingin memaksimalkan manfaat investasi bisa mengalokasikan porsi dana lebih besar pada investasi.

Layaknya investasi pada umumnya, nilai imbal balik atau keuntungan dari investasi pada asuransi jiwa unit link biasanya belum maksimal dalam jangka pendek. Sehingga memang dianjurkan untuk berinvestasi pada produk unit link dengan jangka waktu lebih panjang. Meski begitu, nilai manfaat proteksinya sudah dapat dinikmati sejak hari pertama polis aktif

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan