Tahun Baru, Saatnya Evaluasi Kondisi Keuangan Selama Setahun Terakhir

by Allianz Indonesia | terakhir dibaca 27 Maret 2020 15:23:16 UNDUH BACA NANTI

Resolusi keuangan tahun ini bagaimana hasilnya? Sebelum akhir tahun, yuk kembali evaluasi kondisi keuangan selama setahun terakhir!

Resolusi yang kamu buat di awal tahun tentu saja beragam. Ingin lebih sehat, ingin traveling ke berbagai destinasi di dunia, ingin naik jabatan di kantor, hingga tentunya ingin mencapai kemampuan finansial yang lebih stabil.

Tersisa satu bulan di tahun ini. Semua orang, termasuk kamu pasti akan mulai berkontemplasi mengenai berbagai hal dalam hidup. Apa resolusi tahun ini sudah tercapai semua? Atau masih ada yang harus kamu kejar di bulan terakhir tahun ini?

Kondisi keuanganmu juga sama pentingnya dengan kondisi kesehatan. Melakukan evaluasi kondisi keuangan akan membantumu untuk memutuskan langkah apa yang akan kamu ambil ke depannya. 

Setelah membuat semua resolusi tahunan di awal tahun dan mengejar semua yang diinginkan sepanjang tahun, kini waktunya untuk mengevaluasi semua rencanamu. Kalau kamu ke dokter saja pasti banyak yang harus dicek bukan sebelum akhirnya dokter memberikan diagnosanya. Nah, kamu juga bisa melakukan pengecekan untuk mengetahui “kesehatan” kondisi keuanganmu. 

Dengan mengevaluasi kondisi keuangan selama setahun terakhir, kamu akan melihat bagaimana sebenarnya kondisi keuanganmu hingga saat ini.

Sudah siap mengevaluasi keuanganmu selama setahun terakhir? Yuk, ikuti lima tahapan mudah berikut ini!

 

Baca juga: Ide Perayaan Tahun Baru di Rumah yang Meriah Bersama Keluarga

 

1. Evaluasi Ulang Kondisi Keuangan

Tahapan ini bertujuan untuk kembali memonitor apakah rencana keuangan yang selama ini kamu buat sudah berjalan dengan baik atau malah menimbulkan dampak negatif pada keseharianmu. 

Jadi, di tahap awal ini coba kumpulkan semua data seperti slip gaji selama setahun, buku rekening untuk melihat semua transaksi, tagihan-tagihan kartu kredit yang dimiliki, juga bukti-bukti transaksi selama setahun. 

Bisa jadi banyak hal yang terjadi selama setahun. Hasil akhir dari tahap satu ini, kamu akan mendapatkan hitungan berapa jumlah aset atau bahkan utang yang kamu miliki hingga sekarang.

2. Kategori Pengeluaran Setahun

Kalau dari tahapan pertama kamu sudah tahu besar aset dan utang, kini kita akan fokus dahulu mengategorikan semua pengeluaran yang telah terjadi. Satu per satu cobalah untuk menelitinya lagi, lalu dari setiap kategari pengeluaran tersebut hitung jumlah besarannya selama setahun belakangan ini.

Setelahnya, bandingkan dengan rencana keuangan yang kamu buat di awal tahun. Dari sana, kamu akan tahu rencana-rencana apa saja yang berjalan dengan baik dan yang gagal. 

Tujuan terpenting di tahap ini, kamu bisa melihat pola pengeluaran selama setahun.

 

Baca juga: Inilah Tips Menyiapkan Liburan Akhir Tahun yang Membahagiakan

 

3. Evaluasi Pola Pengeluaran

Di tahapan ketiga ini, dengan cepat kamu akan bisa mengetahui ke mana saja uangmu sudah keluar selama setahun. 

Misalkan saja, biaya listrik, tarif pulsa, biaya tol naik, atau di luar prediksi kamu harus melakukan pengeluaran dalam jumlah besar. Kejadian-kejadian tersebut tentunya akan mengubah kondisi keuanganmu, dan tentu saja mengubah hidupmu. 

Buatlah perhitungan, berapa persen perubahan yang terjadi dari rencana awal. Bisa jadi selama setahun berjalan ini apa yang sudah kamu rencanakan malah melebihi bujet atau kurang dari bujet. Tandai setiap perubahan di setiap kategorinya. Nantinya, hal tersebut akan bisa membantu kamu untuk membuat rencana baru dengan menyesuaikan informasi dari evaluasi pola pengeluaran ini.

4. Keinginan yang Ingin Dicapai Vs. Kondisi Keuangan

Sekarang saatnya kamu mulai membuat rencana kembali untuk financial goals tahun depan. Cermatlah untuk menyimpan segala rencana yang berhasil. 

Apa yang kamu inginkan di tahun depan? Kalau kamu tidak bisa menjawab pertanyaan ini, rencana apa pun yang kamu buat atau pilihan apa pun yang kamu ambil tidak akan ada bedanya. Memutuskan apa itu financial goals kamu di tahun depan akan membantu kamu memilih strategi apa yang akan kamu buat. 

Bila di tahun depan kamu punya berbagai keinginan baru, segera cocokkan dengan kondisi keuanganmu. Apakah memang bisa masuk bujet atau masih dalam kategori wishlist. 

 

Baca juga: Ingin Naik Gaji, Bagaimana Strateginya?

 

5. Monitor Secara Berkala

Rencana bisa saja kamu buat begitu sempurna, tapi seiring berjalannya waktu selalu ada hal-hal dan risiko yang mungkin terjadi di luar rencanamu. Benefitnya bila kamu memonitor keuangan secara berkala, kamu bisa langsung mengambil tindakan untuk banting setir ke Plan B.

Evaluasi kondisi keuangan selama setahun ini akan membantu kamu untuk mengetahui kesehatan keuanganmu. Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan berpengaruh juga pada kesejahteraan kamu dan keluarga. Jadi, manfaatkan waktu kamu untuk berpikir bijak saat merencanakan segala rencananya ya!

Tentang penulis

Allianz Indonesia






Allianz Indonesia - Beranikan Diri

SmartLink New Flexi Account

Jaminan perlindungan jiwa seumur hidup, pasti dan maksimal. 

Selengkapnya

Explore Terkait

18 Desember 2019 11:10:46

4 Cara Mengontrol Budget Belanja untuk Diskon Akhir Tahun

Diskon akhir tahun memang menggiurkan. Diskon besar, harga-harga jadi lebih murah. Lalu, bagaimana caramu mengontrol bujet belanja untuk diskon akhir tahun?

17 Juli 2019 12:43:13

Yuk, Kenalan dengan 10 Hal Ini Sebelum Anda Berinvestasi Saham

13 Agustus 2019 14:26:08

Di Hari Kemerdekaan RI Ini, Kita Juga Harus Merdeka dari Beban Finansial