Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

 Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum: Yuk, Memahami Perbedaannya

19 November 2020 | Allianz Indonesia
Kamu tentu sudah memahami mengapa memiliki asuransi adalah hal penting bila kita ingin membangun keuangan yang sehat. Asuransi bisa disebut sebagai salah satu pondasi keuangan utama yang bermanfaat untuk mendukung stabilitas finansial. Nah, bagi individu, ada beberapa jenis asuransi yang penting dimiliki untuk berbagai kebutuhan. Kesemuanya bertujuan untuk memproteksi keuangan dari risiko kerugian yang bisa muncul tanpa disangka.

Baca juga: Asuransi Jiwa Murni, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?

 

Ada beberapa jenis asuransi yang penting untuk kamu pahami agar tidak keliru memilih produk asuransi sesuai kebutuhan. Secara garis besar, asuransi dibedakan ke dalam dua kelompok besar yaitu asuransi umum dan asuransi jiwa. Bila kamu masih bingung membedakan dua kelompok asuransi tersebut, yuk simak penjelasan di bawah ini:

Asuransi jiwa

Sesuai namanya, asuransi jiwa berfokus memberikan proteksi terhadap diri si nasabah atau tertanggung dalam polis. Jadi, ketika si tertanggung yang tertera namanya dalam polis asuransi tutup usia, penyedia asuransi akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan kepada keluarga yang ditinggalkan sebagai pengganti penghasilan yang hilang.

Jadi, proteksi asuransi jiwa sebenarnya bukan melindungi atau menghindarkan si tertanggung dari kematian. Asuransi tidak akan bisa mencegah terjadinya kematian. Asuransi jiwa memproteksi nilai ekonomi atau nilai penghasilan seseorang sehingga ketika ia mendadak tutup usia, ahli waris bisa mendapatkan ganti rugi nilai penghasilan yang hilang itu sebagai bekal melanjutkan hidup. Asuransi jiwa sangat penting dimiliki bila kamu saat ini berperan sebagai pencari nafkah keluarga.

 

Baca juga: 5 Cara Mudah Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat untuk Kebutuhan

 

Asuransi jiwa ada beberapa macam yang dibedakan dari jenis dan manfaatnya. Pertama, asuransi jiwa berjangka (term life) yang memberikan proteksi murni dalam jangka waktu tertentu mulai yang sesingkat perjalanan Jakarta-Surabaya hingga 20 tahun. Kedua, asuransi seumur hidup (whole life insurance) yaitu asuransi jiwa yang memberi perlindungan hingga usia 99 tahun yang mengandung fitur tabungan, bukan hanya fitur proteksi.

Ketiga, asuransi jiwa dwiguna (endowment insurance), yaitu asuransi jiwa yang memberikan perlindungan hingga jangka waktu tertentu, misalnya hingga 20 tahun, dan memiliki dua fitur yaitu proteksi dan tabungan. Keempat, asuransi jiwa unitlink yaitu asuransi whole life yang memiliki dua fitur sekaligus yaitu proteksi dan investasi.

Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan memberikan proteksi atau perlindungan terhadap risiko finansial yang mungkin terjadi ketika seseorang terjatuh sakit dan membutuhkan biaya perawatan. Asuransi kesehatan bisa berdiri sendiri sebagai asuransi tunggal, bisa juga menjadi rider atau tambahan manfaat dalam produk asuransi jiwa. Asuransi kesehatan termasuk jenis asuransi yang paling banyak diberikan oleh perusahaan pada karyawan sebagai bagian dari tunjangan kesehatan, selain kepesertaan BPJS Kesehatan.

Secara umum ada dua jenis asuransi kesehatan bila dilihat dari cakupan dan bentuk proteksinya. Pertama, asuransi kesehatan hospital benefit yaitu asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan berupa penggantian biaya pengobatan atau biaya perawatan selama kamu opname di rumah sakit. Kedua, asuransi kesehatan hospital cash plan yaitu asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan atas risiko kehilangan penghasilan yang dialami tertanggung selama menderita sakit. Jadi, ketika kamu sakit, perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah dana tunai sebagai ganti rugi hilangnya pendapatan selama kamu sakit.

Cara pembayaran premi asuransi kesehatan juga beragam, mulai dari bulanan, triwulanan, semester hingga tahunan. Kamu tinggal memilih sesuai kondisi arus kas.

Asuransi umum

Asuransi umum atau general insurance tidak membatasi obyek proteksi hanya pada orang atau jiwa seseorang. Sesuai namanya, asuransi umum memberikan proteksi terhadap risiko kerugian semua yang memiliki nilai ekonomi, bisa orang ataupun harta benda seperti bangunan, kendaraan, dan sebagainya. Bila asuransi jiwa memberikan ganti rugi berupa sejumlah uang, asuransi umum bisa berupa uang tunai ataupun penggantian kerugian/barang.

 

Baca juga: Yuk, Berkenalan dengan Asuransi Perjalanan dan Manfaatnya

 

Ada beberapa jenis asuransi umum yang perlu kamu ketahui. Pertama, asuransi kendaraan bermotor yang memberikan ganti rugi ketika kendaraan bermotor yang menjadi obyek proteksi rusak atau hilang. Kedua, asuransi kebakaran yang menawarkan pertanggungan atas risiko kerugian akibat kejadian kebakaran yang menimpa bangunan, apakah itu rumah tinggal atau tempat usaha.

Ketiga, asuransi pengangkutan yang melindungi barang atau aset ketika dalam proses pengangkutan/perjalanan. Keempat, asuransi lain-lain di luar tiga kelompok sebelumnya. Di sini termasuk asuransi kecelakaan, asuransi perjalanan, asuransi kesehatan, dan lain sebagainya.

Kedua jenis asuransi tersebut yaitu asuransi jiwa dan asuransi umum sama-sama kamu butuhkan untuk mendukung keuangan pribadi yang sehat. Kini, setelah memahami perbedaan asuransi umum dan asuransi jiwa, kamu bisa lebih mudah menentukan apa saja asuransi yang kamu butuhkan.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan