Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

7 Ciri Kamu dapat Mengelola Keuangan dengan Baik

23 April 2021 | Allianz Indonesia
Ingin mencapai financial freedom? Kenali lebih dulu ciri-ciri mengelola keuangan dengan baik berikut ini.
Proses untuk mendapatkan kesuksesan finansial bukanlah perkara yang mudah. Kita perlu disiplin dalam mengelola keuangan supaya bisa dinikmati di masa tua dan tidak menyusahkan orang-orang terdekat. Nah, supaya kamu bisa memiliki kondisi keuangan yang sehat, mengelola keuangan dengan baik merupakan salah satu awal untuk memulainya. Lalu seperti apa ciri-ciri kita sudah dapat mengelola keuangan dengan baik?
1. Memiliki Catatan Rapi Untuk Pemasukan dan Pengeluaran Rutin
Seberapa besar penghasilan kamu? Dan apakah kamu sadar seberapa banyak uang yang kamu keluarkan per bulannya? Membuat catatan tentang pengeluaran rutin tentunya bisa membuat kamu dapat mengelola keuangan dengan baik.
Dengan memiliki catatan finansial yang baik, kamu akan mengetahui arah keuanganmu. Catatan ini akan bermanfaat untuk mengetahui ke mana saja alokasi pengeluaranmu dengan lebih detil sehingga kamu bisa membuat keputusan yang lebih tepat di kemudian hari.
2. Mengetahui Budget yang Dianggarkan
Mengelola keuangan tentu akan sulit dilepaskan dari menyusun budgeting yang tepat. Jika kamu ingin memiliki keuangan yang aman di masa depan, kamu perlu menentukan budget dan prioritas keuangan agar dapat mencapai tujuan yang dinginkan.
2. Memiliki Tabungan
Memiliki tabungan
Menyisihkan sejumlah uang untuk ditabung itu penting. Walau tidak harus dalam jumlah besar, namun menabung sedikit demi sedikit akan membantu kamu dalam menghadapi masa depan. Menabung tidak harus dalam jumlah yang besar tetapi sesuai dengan kemampuanmu. Dan usahakan dana tersebut tidak kamu gunakan untuk membelanjakan keinginan tapi disimpan untuk masa depan.
4. Disiplin dalam Berbelanja
Ketika berbelanja hal yang paling penting adalah menentukan prioritas dan menghindari lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Ketika kamu berbelanja secara membabi buta hal ini bisa membuat kamu terjerat ke dalam utang. Dan utang itu akan membuat kondisi keuangan kamu menjadi buruk. Bayangkan bunga dari utang tersebut dan semakin lama kamu melunasinya maka beban keuanganmu pun akan semakin berat kedepannya.
5. Memiliki Dana Darurat
Memiliki dana darurat penting agar kondisi keuangan kita tetap sehat. Karena kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Dana darurat akan sangat membantu kita dalam menghadapi kejadian-kejadian yang tidak terduga. Semisal yang terjadi pada saat pandemi ini, dengan memiliki dana darurat kita tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup di saat pendapatan sedang menurun.
6. Tidak Nelangsa di Akhir Bulan
Jika kamu kerap stress pada akhir bulan karena kesulitan membayar tagihan atau utang, maka hal ini menjadi pertanda kalau kondisi keuangan kamu sedang tidak baik-baik saja. Kalau pada akhir bulan kamu merasa tenang dan tidak khawatir dengan isi dompetmu, ini menjadi tanda bahwa kamu sudah dapat mengelola keuangan dengan baik.
7. Memiliki Asuransi Kesehatan
Setiap kegiatan yang kita lakukan tentu memiliki risiko. Dan kalau risiko itu terjadi, biasanya memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kondisi keuangan pribadi kita. Misalnya saja kalau tiba-tiba mengalami sakit yang membutuhkan perawatan dan pengobatan dengan biaya yang besar. Tentunya hal ini akan menggoncangkan finansial kita.

Untuk itu, memiliki asuransi kesehatan penting bagi kita untuk menutupi biaya pengobatan yang dibutuhkan sehingga stabilitas keuangan pribadi pun tidak akan terguncang terlalu dalam.

Dapat mengelola keuangan dengan baik merupakan hal yang penting. Karena usia setiap orang akan terus bertambah namun tenaganya justru berkurang. Dan ketika kita dapat mengelola keuangan dengan baik maka kita memiliki cukup bekal demi masa tua yang bahagia. Kita juga dapat hidup secara mandiri, dapat memenuhi kebutuhan dan tidak menyusahkan orang-orang terdekat.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan