Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

5 Tips Menjaga Keamanan Makanan dari WHO

04 Agustus 2020 | Allianz Indonesia
Asupan harian kamu akan mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Apa saja sih kunci menjaga keamanan makanan yang dianjurkan oleh WHO?

Tidak ada bukti bahwa COVID-19 dapat menyebar melalui kontak dengan makanan atau kemasan makanan. COVID-19 umumnya dianggap menyebar dari orang ke orang. Namun, penting untuk mempraktikkan kebersihan yang baik saat menangani makanan untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui makanan.

Pasalnya, dengan mengikuti saran hidup sehat secara umum seperti makan makanan seimbang, tetap terhidrasi, aktif secara fisik, cukup tidur, dan mengelola stres adalah rekomendasi terbaik untuk tetap sehat selama karantina, isolasi diri atau ketika sudah mulai kembali aktif bekerja.

Nah, kalau sudah bicara mengenai makanan dan keamanannya, apa saja sih yang harus kamu perhatikan. Badan Kesehatan Dunia (WHO), memaparkan lima kunci untuk membuat makanan jadi lebih aman. Patut dicoba!

 

Baca juga: Cari Tahu Level-level Tempat Aktivitas Berisiko Penyebaran COVID-19

 

Jaga Kebersihan

Faktor utama untuk menjaga keamanan makanan terletak pada kebersihannya. Kebersihan ini bukan hanya terkait pada kebersihan makanan, lho. Kamu juga harus menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan sebelum dan setelah menyiapkan makanan, menjaga kebersihan peralatan dapur, hingga menjaga area dapur tetap bersih dari berbagai jangkauan binatang peliharan.

Maka, saat kamu menyiapkan makanan untuk diri sendiri maupun orang lain, penting untuk mengikuti praktik kebersihan makanan yang baik untuk menghindari kontaminasi makanan dan penyakit bawaan makanan.

Pisahkan Mentah dan Matang

Makanan mentah, terutama daging, unggas, dan makanan laut yang mengandung cairan atau lendir di dalamnya, dapat mengandung mikroorganisme berbahaya yang dapat ditransfer ke makanan lain selama persiapan dan penyimpanan makanan.

Trik yang bisa kamu lakukan saat menyiapkan makanan adalah gunakan talenan dan piring terpisah untuk produk, daging, unggas, makanan laut, dan telur. Lalu, cuci bersih semua peralatan yang digunakan tadi. Bila kamu ingin menyimpan bahan makanan ini, tempatkan daging mentah, unggas, dan makanan laut dalam wadah atau kantong plastik tertutup. Kamu bisa menyimpannya di lemari pendingin jika berencana menggunakannya untuk kemudian hari.

Simpan Makanan Pada Suhu yang Aman

Selama masa pandemi tentunya kamu terbatas untuk bisa bebas keluar berbelanja. Jika kamu berniat menyimpan makanan kamu harus memikirkan rencana strategis tentang penggunaan bahan makanan. Prioritaskan produk segar ya.

Sebaiknya, gunakan bahan-bahan segar dan bahan-bahan yang memiliki umur simpan lebih pendek terlebih dahulu. Jika produk segar, terutama buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak terus tersedia, prioritaskan ditempatkan di bagian atas yang tidak mudah rusak.

Buah-buahan dan sayuran beku juga dapat dengan mudah digunakan dalam periode waktu yang lebih lama dan seringkali memiliki profil nutrisi yang mirip dengan makanan segar. Untuk menghindari sisa makanan, kamu dapat menyimpannya kembali di lemari pendingin.

 

Baca juga: Olahraga saat Pandemi, Apa yang Harus Dipersiapkan dan Diperhatikan?

 

Gunakan Air dan Bahan Baku yang Bersih

Poin selanjutnya yang harus kamu perhatikan juga adalah bahan baku termasuk air atau es. Keduanya dapat terkontaminasi dengan mikroorganisme dan bahan kimia berbahaya. Kamu harus lebih teliti dalam pemilihan bahan baku. Cuci dahulu buah dan sayuran, lalu kupas kulitnya terutama jika dimakan mentah

Masak Sampai Matang

Selama di rumah saja saat pandemi ini tentunya kamu jadi lebih punya waktu banyak untuk memasak di rumah. Nah, urusan memasak ini, proses masak yang baik akan jadi faktor untuk membunuh semua mikroorganisme yang kurang baik dalam bahan makanan. Jadi, kamu harus perhatikan suhu saat memasak. Berbagai studi yang dikatakan oleh WHO menunjukkan bahwa makanan yang dimasak dengan suhu 70 derajat Celcius termasuk aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, perhatikan juga tempat penyimpanannya ya. Bila langsung dimakan akan lebih bagus. Bila dimakan untuk disiapkan semua anggota keluarga sebaiknya jangan biarkan makanan terbuka dan tempatkan di ruangan yang bersih. Kamu bisa menghangatkannya lagi saat ingin disantap.

Menjaga keamanan makanan asupan harian kamu akan membantu menjaga kesehatanmu dan keluarga. Kalau tetap sehat, setidaknya kamu bisa menurunkan risiko penularan COVID-19. Jangan lupa untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur juga ya.

 

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan