PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) berkolaborasi meluncurkan fitur investasi jangka panjang pada asuransi jiwa unit link Allianz, Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund.

 21 September 2026 | Allianz Indonesia

Jakarta, 21 September 2026 – PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) berkolaborasi meluncurkan fitur investasi jangka panjang pada asuransi jiwa unit link Allianz, Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund.

Dengan fitur tersebut, nasabah Maybank Indonesia yang memiliki produk MyProtection Investa II dan MyProtection Growth mendapatkan opsi untuk memiliki pilihan subdana dalam polis dasar. Penyediaan fitur ini dimungkinkan dengan adanya dukungan dari PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) sebagai pengelola investasi subdana.

Dana yang ditempatkan dalam produk asuransi berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD) ini dirancang untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan jangka panjang sekaligus membangun nilai tunai dalam polis guna mendukung keberlangsungan perlindungan asuransi. Kehadirannya memberikan akses kepada nasabah terhadap peluang investasi global sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang yang terintegrasi dengan proteksi, termasuk diversifikasi aset, persiapan pendidikan, mobilitas internasional, dan kebutuhan finansial lainnya.

Ancilla Lily, Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, mengatakan, kolaborasi jangka panjang dengan Maybank Indonesia memungkinkan Allianz Life Indonesia untuk terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan finansial nasabah.  “Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund memberikan akses ke peluang saham global berbasis USD sekaligus membantu membangun nilai tunai dalam polis untuk mendukung keberlangsungan perlindungan jangka panjang. Ketersediaannya pada MyProtection Investa II dan MyProtection Growth juga memberi fleksibilitas bagi nasabah untuk memilih skema pembayaran premi yang dapat disesuaikan dengan rencana keuangannya,” ujarnya.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, mengatakan kehadiran fitur Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund merupakan bagian dari komitmen Maybank Indonesia untuk selalu memberikan layanan terbaik dengan manfaat dan benefit maksimal bagi nasabah sesuai dengan misi Humanising Financial Services. “Melalui kolaborasi bersama Allianz Life Indonesia, Maybank Indonesia menghadirkan solusi investasi jangka panjang dan akses ke pasar global yang memastikan nasabah dapat terus memperkuat portofolio keuangan lintas batas, sekaligus mendapatkan perlindungan asuransi yang terintegrasi untuk masa depan yang lebih mapan,” ujarnya.  

Melalui Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund, nasabah memperoleh akses penempatan dana secara luas di pasar saham global yang dikelola secara profesional oleh AllianzGI Indonesia. Fund ini menempatkan 80% hingga 100% portofolio pada saham global dan 0% hingga 20% pada instrumen pasar uang, serta dikelola secara aktif melalui pendekatan multi-style, dengan faktor nilai sebagai pertimbangan dominan, serta tetap mempertimbangkan momentum, revisi, pertumbuhan dan kualitas.

Aliyahdin (Adi) Saugi, President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia, menambahkan, “Dalam mendukung pengelolaan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund, kami menerapkan strategi ekuitas global yang didukung kapabilitas investasi komprehensif, proses investasi terstruktur, riset mendalam, serta kerangka manajemen risiko yang disiplin. Pendekatan multi-style membantu kami menganalisis berbagai penggerak kinerja perusahaan, sekaligus menyeimbangkan peluang dan risiko di berbagai kondisi pasar. Selain itu, evaluasi pembayaran pendapatan bulanan juga dilakukan secara berkala dengan tujuan untuk menjaga kewajaran dan keberlanjutan nilai investasi bagi nasabah.” 

 

Potensi Pendapatan Bulanan dan Transparansi Risiko

Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund memiliki fitur potensi pembayaran pendapatan tunai setiap bulan, dengan target distribusi sebesar 5,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih. Pembayaran dapat bersumber dari pendapatan investasi, kenaikan nilai investasi, modal, atau kombinasi dari sumber-sumber tersebut. Besaran maupun realisasi pembayaran tidak dijamin, serta dapat ditinjau atau disesuaikan berdasarkan kondisi pasar, kinerja investasi, serta evaluasi pengelolaan investasi yang dilakukan secara berkala.

Apabila pembayaran berasal dari modal, nilai investasi dalam polis dan potensi pertumbuhan modal pada masa mendatang dapat berkurang. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kecukupan saldo untuk membayar biaya-biaya perlindungan asuransi. Oleh karena itu, pembayaran pendapatan bukan merupakan imbal hasil tetap atau kupon yang dijamin.

Allianz Life dan Maybank Indonesia mengimbau nasabah untuk menyesuaikan produk dan pilihan subdana dengan kebutuhan perlindungan, tujuan keuangan, kemampuan membayar premi, jangka waktu investasi, serta profil risiko masing-masing. Kinerja investasi masa lalu tidak mencerminkan atau menjamin kinerja pada masa mendatang. Nilai unit dan nilai investasi dapat naik atau turun mengikuti kondisi pasar.

Sepanjang Agustus hingga September 2026, Allianz Life dan Maybank Indonesia dengan didukung oleh AllianzGi Indonesia telah memperkenalkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund kepada nasabah melalui rangkaian kegiatan di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, dan Medan. Melalui kesempatan ini, nasabah memperoleh penjelasan mengenai strategi pengelolaan, potensi hasil, dan risiko investasi dari fund ini.

Allianz Life Indonesia dan Maybank Indonesia Luncurkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund untuk Perluas Investasi Global

Tentang Allianz Indonesia

Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah. Pada tahun 2023, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia resmi beroperasi sebagai entitas terpisah yang memberikan perlindungan asuransi dan pengelolaan risiko keuangan yang berbasis syariah. Kini, Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 50.000 tenaga pemasar dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya.

Tentang Allianz di Asia

Asia adalah salah satu wilayah pertumbuhan inti untuk Allianz, yang ditandai dengan keragaman budaya, bahasa dan adat istiadat. Allianz telah hadir di Asia sejak 1910, menyediakan asuransi kebakaran dan maritim di kota-kota pesisir Tiongkok. Saat ini, Allianz aktif di 14 pasar di wilayah tersebut, menawarkan beragam asuransi dengan bisnis inti pada asuransi kerugian, asuransi jiwa, perlindungan dan solusi kesehatan, dan manajemen aset. Dengan lebih dari 32.000 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 18 juta nasabah di wilayah ini melalui berbagai saluran distribusi dan platform digital.

Tentang Grup Allianz

Allianz Group adalah perusahaan asuransi dan manejemen aset terkemuka di dunia dengan lebih dari 128 juta nasabah individu dan perusahaan di lebih dari 70 negara. Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi individu dan kumpulan, mulai dari asuransi properti, jiwa dan kesehatan, sampai layanan bantuan, asuransi kredit, dan asuransi bisnis secara global. Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia, dengan dana kelolaan nasabah asuransi lebih dari 776 miliar Euro. Sementara manajer aset kami, PIMCO dan Allianz Global Investors mengelola aset sebesar 1,9 triliun Euro milik pihak ketiga. Berkat integrasi sistematik ekologis dan kriteria sosial pada proses bisnis dan keputusan investasi, Allianz merupakan salah satu perusahaan asuransi terdepan dalam Dow Jones Sustainable Index. Pada tahun 2024, Allianz Group memiliki lebih dari 156.000 karyawan dan meraih total bisnis sebesar 179,8 miliar Euro serta laba operasional sebesar 16 miliar Euro.