Dukung Percepatan Vaksinasi COVID-19 di Daerah 3T,
Allianz Indonesia Berikan 500 Vaksin untuk Anak 12-17 Tahun & Penyandang Disabilitas di Sigi dan Donggala

 

Yayasan Allianz Peduli mendukung percepatan vaksinasi dosis pertama kepada 500 akseptor di Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah. Kegiatan vaksinasi dosis pertama yang didukung oleh Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli diberikan kepada anak usia12-17 tahun dan penyandang disabilitas di mana pemberian vaksin dosis kedua akan dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan setempat.

10 November 2021 | Allianz Indonesia

Jakarta, 10 November 2021 – Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) per 25 Oktober 2021, Indonesia kini berada di level 1 risiko penularan Covid-19. Hal ini berarti Indonesia dianggap sebagai negara dengan risiko rendah penularan Covid-19 didukung dengan angka kasus Covid-19 yang mengalami penurunan drastis. Meskipun masuk tergolong negara rendah risiko, Indonesia tetap mewajibkan vaksinasi lengkap bagi para pengunjung yang datang dari luar negeri selain juga terus melaksanakan program percepatan vaksinasi nasional untuk menurunkan tingkat risiko penyebaran Covid-19.

Dalam mendukung percepatan dan pemerataan capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia khususnya di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Rumah Zakat melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada 500 penerima yang terdiri dari 400 anak usia 12-17 tahun dan 100 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

dr. Maranu, Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi mengapresiasi dukungan yang dilakukan Allianz Indonesia dalam membantu percepatan target vaksinasi di Indonesia termasuk mereka yang berada di wilayah 3T. “Mengenai kegiatan Allianz yang bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia ini, kami sangat mendukung sekali dan mengapresiasi, saat ini  di Sigi cakupan belum seperti yang diharapkan, salah satu kendala yang ada disebabkan oleh sumber daya serta pengetahuan masyarakat yang kurang,” ujar dr. Maranu

Yayasan Allianz Peduli mendukung percepatan vaksinasi dosis pertama kepada 500 akseptor di Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah

Menyusul vaksinasi untuk usia dewasa di atas 18 tahun, vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun termasuk sebagai target percepatan pemerintah guna mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas dalam menghadapi pandemi Covid-19. Selain itu, sebagai negara dengan jumlah populasi yang tinggi, penyelesaian program vaksinasi perlu didukung oleh seluruh pihak khususnya pada wilayah 3T untuk menjaga keseimbangan penyebaran vaksinasi di Indonesia. Upaya nyata sebagai bagian dari kolaborasi multipihak dapat menjadi salah satu jawaban dari tantangan vaksinasi di daerah 3T yang meliputi ketersediaan dan distribusi vaksin. 

“Seiring dengan menurunnya angka kasus positif Covid-19 dan kondisi penanganan pandemi yang semakin membaik, kita perlu untuk tetap waspada dan terus mendukung upaya pemerintah dalam mencapai herd immunity salah satunya melalui vaksinasi. Yayasan Allianz Peduli turut mengambil andil dalam upaya ini melalui pelaksanaan kegiatan vaksinasi di wilayah 3T dengan harapan dapat mempercepat sebaran vaksinasi secara merata untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli.

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan di empat titik yaitu di Desa Baliase dan Desa Padende di Kabupaten Sigi serta Desa Wattatu dan Desa Tanampulu di Kabupaten Donggala. Adapun target sasaran dari kegiatan vaksinasi ini berasal dari delapan desa di kedua kabupaten di mana pemberian vaksin dosis kedua akan dilanjutkan oleh Dinas Kesehatan setempat. Sebelumnya, Allianz Indonesia telah melakukan beberapa rangkaian inisiatif untuk membantu penanganan Covid-19 di Indonesia sejak awal pandemi termasuk bekerja sama dengan beberapa mitra untuk menyediakan sentra vaksinasi di beberapa wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan kepada masyarakat dan menjadi dukungan berkelanjutan terhadap upaya pemerintah dalam percepatan program vaksinasi.

“Sebagai komitmen pada bidang kesehatan sesuai salah satu pilar Corporate Social Responsibility kami, dukungan ini sangatlah penting bagi Allianz sebagai upaya bersama untuk melawan Covid-19. Untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, melalui kegiatan ini kami turut memberikan edukasi terkait vaksin kepada masyarakat di area sasaran untuk mendukung kesiapan program vaksinasi,” tutup Ni Made Daryanti.

Tentang Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah.

Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1.300 karyawan dan lebih dari 34.000 tenaga pemasar dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya. Saat ini, Allianz menjadi salah satu asuransi terkemuka di Indonesia yang dipercaya untuk melindungi lebih dari 8,3 juta tertanggung.

Tentang Allianz di Asia
Asia adalah salah satu wilayah pertumbuhan inti untuk Allianz, yang ditandai dengan keragaman budaya, bahasa dan adat istiadat. Allianz telah hadir di Asia sejak 1910, menyediakan asuransi kebakaran dan maritim di kota-kota pesisir Tiongkok. Saat ini, Allianz aktif di 16 pasar di wilayah tersebut, menawarkan beragam asuransi dengan bisnis inti pada asuransi kerugian, asuransi jiwa, perlindungan dan solusi kesehatan, dan manajemen aset. Dengan lebih dari 36.000 staf, Allianz melayani kebutuhan lebih dari 21 juta nasabah di wilayah ini melalui berbagai saluran distribusi dan platform digital.

Tentang Grup Allianz
Allianz Group adalah perusahaan asuransi dan manejemen aset terkemuka di dunia dengan 100 juta nasabah individu dan perusahaan di lebih dari 70 negara. Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi individu dan kumpulan, mulai dari asuransi properti, jiwa dan kesehatan, sampai layanan bantuan asuransi kredit dan asuransi bisnis secara global. Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia, dengan dana kelolaan nasabah asuransi lebih dari 790 miliar Euro. Sementara manajer aset kami, PIMCO dan Allianz Global Investors mengelola aset tambahan sebesar 1,7 triliun Euro milik pihak ketiga. Berkat integrasi sistematik ekologis dan kriteria sosial pada proses bisnis dan keputusan investasi, Allianz memegang posisi terdepan untuk perusahaan asuransi dalam Dow Jones Sustainable Index. Pada tahun 2020, Allianz Group memiliki lebih dari 150.000 karyawan dan meraih total pendapatan 140 miliar Euro serta laba operasional sebesar 10,8 miliar Euro.