Tips agar Klaim Asuransi Kendaraan Dapat Diterima

by Allianz Indonesia | terakhir dibaca 07 April 2020 17:00:05 UNDUH BACA NANTI

Klaim asuransi kendaraan mudah dilakukan asalkan dilakukan sesuai prosedur dan dokumen yang dibutuhkan dilengkapi. Bagaimana agar klaim asuransi kendaraan diterima? Berikut tipsnya. 

Salah satu mimpi buruk pengendara mobil adalah tidak sengaja terserempet atau ditabrak kendaraan lain. Sayangnya, risiko seperti itu sering kali tidak bisa dihindari, apalagi jika berkendara di kota besar. Asuransi kendaraan hadir untuk meminimalkan kerugian tersebut.

Tanpa asuransi kendaraan, kamu harus merogoh kocek dalam untuk perbaikan. Belum lagi biaya pengobatan jika mengalami kecelakaan mobil yang melukai pengendara.

Dengan asuransi kendaraan, kamu cukup membayar biaya risiko sendiri (own risk) yang besarannya telah ditetapkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Biaya risiko sendiri adalah biaya yang ditanggung nasabah asuransi.

 

Baca juga: Asuransi Kecelakaan Melindungi Diri dari Segala Jenis Kecelakaan

 

Meskipun kerusakannya cukup parah, jika dihitung per satu kejadian, kamu hanya perlu membayar Rp300.000 saja untuk resiko tertabrak atau tabrakan seperti di atas. Sisanya dibayarkan oleh pihak asuransi. Hemat bukan?

Nah, agar pihak asuransi bisa memproses klaim asuransi mobil yang kamu ajukan, pastinya kamu harus memenuhi ketentuan dan persyaratan. Tidak ribet kok. Berikut tipsnya agar klaim asuransi kendaraanmu diterima.

Pelajari polis asuransi kendaraan

Sebelumnya kamu harus mengenali dulu perbedaan asuransi mobil TLO (total lost only) dan asuransi mobil all risk.

  • Asuransi mobil TLO (total lost only)
    TLO hanya menerima klaim jika mobilmu rusak berat atau hilang karena dicuri. Nilai kerugiannya mencapai75% dari nilai mobil.
  • Asuransi mobil all risk
    Sesuai namanya, all riskmenerima semua klaim mulai dari yang ringan hingga berat, di atas resiko sendiri. Premi asuransi kendaran jenis ini biasanya lebih mahal daripada TLO.

Kalau asuransi yang kamu punya ternyata jenis TLO, sedangkan kamu melakukan klaim karena mobil lecet menabrak pagar rumah, tentu saja klaim tidak dapat diproses. Oleh karenanya, pelajari segala ketentuan asuransi kendaraan sebelum membelinya.

 

Baca juga: Inilah Langkah Mudah Mengurus Klaim Asuransi Properti

 

Menghubungi perusahaan asuransi

Langkah pertama klaim asuransi kendaraan adalah dengan menghubungi pihak asuransi. Kamu harus melapor kepada dalam jangka waktu maksimal 72 jam setelah kejadian. Saat ini pelaporan juga dapat dilakukan dengan lebih mudah yaitu melalui aplikasi.

Saat menghubungi, kamu akan diminta memberikan data berikut:

  1. Nomor polis asuransi
  2. Nama pemilik polis
  3. Merek kendaraan
  4. Nomor polis kendaraan
  5. Kronologi kejadian berupa tanggal kejadian, tempat kejadian, kerugian benda, dan uraian singkat terjadinya kecelakaan/kerugian.

Mengisi formulir dan melengkapi dokumen

Formulir bisa diisi saat mendatangi bengkel rekanan, meminta ke pihak asuransi, atau mengisinya secara online. Isi formulir dengan jujur dan detail agar proses klaim asuransi mobil lancar.

Selain formulir, dokumen yang dibutuhkan agar klaim asuransi mobil diterima adalah sebagai berikut:

  1. Foto kopi KTP
  2. Foto kopi polis asuransi
  3. Foto kopi SIM
  4. Foto kopi STNK

 

Baca juga: 6 Ketentuan Polis Asuransi yang Wajib Kamu Penuhi

 

Mendatangi bengkel rekanan

Setelah semua berkas dipenuhi, kamu bisa langsung mendatangi bengkel rekanan yang bekerja sama dengan pihak asuransi. Bila kecelakaan mobil terjadi di luar kota, kamu tetap bisa melakukan klaim asalkan dilakukan di bengkel rekanan.

Untuk mengecek apakah bengkel yang kamu tuju rekanan atau bukan, hubungi pihak asuransi atau langsung cek di situs resmi asuransi.

Pihak bengkel kemudian akan melakukan pengecekan dan menghubungi pihak asuransi. Jika disetujui, mobilmu akan diperbaiki.

Jangan lakukan perbaikan di bengkel bukan rekanan meskipun itu bengkel langgananmu ya! Hal ini bisa mengakibatkan ada nya perbedaan harga perbaikan yang bisa jadi kekurangannya akan menjadi tanggung jawab kamu dan pembayaran biaya bengkel harus dibayar dulu oleh kami baru reimburse ke Asuransi.

Bila dibutuhkan, pihak asuransi kendaraan juga mungkin meminta foto bukti kerusakan dan surat keterangan polisi setempat (BAP). BAP terutama diperlukan bila kendaraan mengalami rusak berat atau kecelakaan menyangkut pihak ketiga (bukan kecelakaan tunggal). Jika mobilmu rusak parah sehingga tidak bisa digunakan atau hilang, pihak asuransi membayar klaim dalam bentuk uang tunai.

Nah, kini kamu telah mengetahui cara klaim asuransi kendaraan. Pastikan semua prosedur dilalui agar klaim diterima.

Dengan asuransi kendaraan, kamu cukup membayar biaya risiko sendiri (own risk) yang besarannya telah ditetapkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Biaya risiko sendiri adalah biaya yang ditanggung nasabah asuransi.

Tentang penulis

Allianz Indonesia






Allianz Indonesia - Beranikan Diri

SmartLink New Flexi Account

Jaminan perlindungan jiwa seumur hidup, pasti dan maksimal. 

Selengkapnya

Explore Terkait

15 Maret 2019 16:38:26

Asuransi Mobil All Risk dan TLO, Apa Bedanya?

Jangan asal beli. Kenali dulu perbedaannya!

22 Oktober 2019 14:34:45

Tips agar Klaim Asuransi Kendaraan Dapat Diterima

04 Juni 2018 15:13:39

Keputusan tepat Saat Terjebak Banjir