Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.

Allianz Indonesia Selenggarakan Tur Virtual Penanaman Mangrove di Pulau Pramuka Dalam Rangka World Cleanup Day 2020 

Pandemi COVID-19 tidak menghalangi Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP) untuk berpartisipasi dalam gerakan World Cleanup Day 2020. Ini merupakan kali kedua YAP turut serta dalam kegiatan global yang diikuti oleh 180 negara. 

23 September 2020 | Allianz Indonesia

Jakarta, 23 September 2020 – Pandemi COVID-19 tidak menghalangi Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP) untuk berpartisipasi dalam gerakan World Cleanup Day 2020. Ini merupakan kali kedua YAP turut serta dalam kegiatan global yang diikuti oleh
180 negara. Pada tahun 2019, YAP telah menanam 3.000 bibit mangrove dan melakukan kegiatan pungut sampah di Muara Tawar, Bekasi, Jawa Barat bersama lebih dari 100 orang relawan karyawan Allianz Indonesia dan berhasil mengumpulkan sampah seberat 153 kilogram.

“Partisipasi kami pada World Cleanup Day 2020 merupakan kelanjutan komitmen dan kepedulian Allianz Indonesia terhadap isu lingkungan yang tertuang dalam strategi Corporate Social Responsibility, yaitu pilar Lingkungan serta Penanggulangan bencana.

Kami senantiasa mengedukasi dan menginspirasi masyarakat luas untuk turut peduli dan mengurangi kerusakan lingkungan melalui ragam program atau kampanye yang menjangkau masyarakat luas, seperti Bank Sampah Gusling (Guntur Sadar Lingkungan) dan Allianz Zero Waste Campaign dalam pagelaran Asian Para Games beberapa waktu lalu,”
kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli.

Tahun ini berkolaborasi dengan Semesta Mangi Lestari, YAP kembali melakukan penanaman mangrove dan kegiatan pungut sampah di Pulau Pramuka. Yang menarik, tahun ini seluruh kegiatan tersebut didokumentasikan dalam bentuk tur virtual sehingga bisa diakses oleh masyarakat luas. Tur virtual ini ditayangkan bersamaan dengan webinar World Cleanup Day, yang melibatkan perwakilan komunitas peduli lingkungan, yakni Nathasi Fadhlin,
Co-founder komunitas LEVA, dengan moderator Soraya Cassandra, seorang penggiat lingkungan yang juga Co-founder Kebun Kumara.

Bersama Semesta Mangi Lestari, YAP kembali melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove dan kegiatan pungut sampah plastik untuk didaur ulang di Bank Sampah Rumah Hijau Pulau Pramuka.

"Manusia tidak bisa lepas dari ketergantungan terhadap alam di sekitarnya, sehingga apabila alam sudah mengalami kerusakan tentunya dampak dari kerusakan tersebut langsung dialami oleh manusia di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kami menyambut baik dukungan YAP terhadap kegiatan ini, karena kami dapat memberikan edukasi dan menginspirasi masyarakat luas. Semakin banyak pihak yang peduli terhadap lingkungan, bumi ini akan semakin lestari,” ujar Nathasi, Co-founder LEVA.

Dalam tur virtual ini, para peserta diajak untuk ikut melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove dan memungut sampah plastik untuk didaur ulang di Bank Sampah Rumah Hijau Pulau Pramuka. Kegiatan penanaman bibit mangrove dipilih karena mangrove memiliki banyak sekali manfaat, tidak hanya untuk manusia, tetapi juga makhluk hidup lainnya. Mangrove dapat menyerap karbon yang lebih besar dibandingkan hutan tropis, dan juga dapat menahan gelombang laut untuk mencegah abrasi dan bencana tsunami. Selain itu, ekosistem mangrove yang baik dapat meningkatkan produktivitas biota air dan menjadi habitat bagi spesies fauna setempat.

“Isu lingkungan seperti fenomena pemanasan global, perubahan iklim, polusi serta masalah sampah, terlalu luas untuk diselesaikan oleh Allianz sendiri. Masalah-masalah tersebut bukan sebuah cerita fiksi. Namun, sebuah kejadian nyata yang menjadi ancaman dimasa yang akan datang. Penyelesaiaanya butuh keseriusan dan komitmen dari setiap pihak agar berkelanjutan dan mampu membantu menyelesaikan isu lingkungan ini. Jadi adanya adaptasi new normal bukan hanya untuk penanganan COVID-19, tetapi menjadi wujud komitmen kita dengan menjalankan kebiasaan baru dengan ramah lingkungan,” lanjut Ni Made Daryanti.

Selain mengadakan webinar dan tur virtual, pada acara ini juga diumumkan para pemenang kompetisi online, yang sebelumnya telah diadakan dari 1-16 September 2020, di mana para peserta kompetisi diajak berbagi foto atau video kegiatan mereka ke media sosial yang mendukung upaya menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Berkolaborasi dengan Semesta Mangi Lestari, Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli menyelenggarakan webinar dalam rangka World Cleanup Day, yang melibatkan perwakilan komunitas peduli lingkungan, yakni Nathasi Fadhlin - Co-founder komunitas LEVA (kanan bawah), dengan moderator Soraya Cassandra - penggiat lingkungan (kiri bawah). Turut hadir perwakilan Yayasan Allianz Peduli yaitu Isnaeni Setiawan –CSR Allianz Indonesia (kiri atas) dan Ni Made Daryanti – Ketua Yayasan Allianz Peduli (kanan atas).
  1.