Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Literasi Keuangan, Allianz Indonesia Berikan Pelatihan Perencanaan Keuangan kepada lebih dari 15.000 Pelajar


Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Literasi Keuangan, Allianz Indonesia Berikan Pelatihan Perencanaan Keuangan kepada lebih dari 15.000 Pelajar

28-01-2019 | Allianz Indonesia
Akhir tahun 2018, Allianz Indonesia baru saja menyelesaikan program Corporate Social Responsibility (CSR) My Finance Coach (MFC), program literasi keuangan yang diprakarsai oleh Allianz Group pada tahun 2010

SHOW MORE DETAILS

Jakarta, 28 Januari 2019 – Akhir tahun 2018 lalu, Allianz Indonesia baru saja menyelesaikan program Corporate Social Responsibility (CSR) My Finance Coach (MFC), program literasi keuangan yang diprakarsai oleh Allianz Group pada tahun 2010 dan telah diimplementasikan oleh kantor Allianz di berbagai negara, serta mulai dijalankan oleh Allianz Indonesia sejak tahun 2011.

 

Menurut data yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2018, masyarakat Indonesia yang melek keuangan baru sekitar 31%. Oleh karena itu Allianz sebagai salah satu institusi keuangan di Indonesia turut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Hal ini dilakukan melalui inisiatif CSR berupa pembekalan pelatihan perencanaan keuangan kepada pelajar usia remaja.

 

 

Selama tujuh tahun pelaksanaanya, program ini telah menjangkau lebih dari 15.000 peserta yang terdiri dari 14.896 siswa SMP dan SMA (13-17 tahun), dari 93 sekolah, di 9 kota di Indonesia, dan diakhiri dengan program final di tahun 2018 yang diberikan kepada kurang lebih 1.500 siswa SMA dan SMK se-Jabodetabek.

 

“Melalui MFC, Allianz terus memperkuat komitmen dalam memberikan literasi dan edukasi keuangan secara konsisten kepada remaja. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keuangan, mengurangi kebiasaan belanja impulsif, membantu merencanakan keuangan dengan cara sederhana, serta memahami produk-produk keuangan kepada generasi muda,” ujar Karin Zulkarnaen, Head of Market Management, Allianz Indonesia.

 

Program MFC melibatkan partisipasi sukarela karyawan dan mitra bisnis Allianz, sebagai Finance Coach, dalam mengajar literasi keuangan kepada siswa. Para Finance Coach sebelumnya telah mendapatkan pelatihan untuk setiap materi yang akan diajarkan ke para siswa. Bukan hanya peserta yang merasa senang dan bersemangat menjalankan program ini, namun begitu juga halnya dengan para Finance Coach.

 

“Menjadi Finance Coach merupakan pengalaman yang positif dan menginspirasi. Saya dapat berbagi ilmu kepada para generasi muda sehingga mereka paham pentingnya literasi keuangan sejak dini. Bahkan, beberapa siswa langsung mengutarakan niatnya untuk mulai menabung seusai mengikuti program ini,” ujar Angela Rulyanti, salah seorang Finance Coach yang juga karyawan Allianz Indonesia.

 

 

Pada pelaksanaannya di setiap tahun, program MFC terdiri atas 3 kali pertemuan, dimana modul pelatihan yang mereka dapatkan meliputi modul Cara Pintar Berbelanja, Perencanaan Keuangan, Menabung, dan Investasi. Di setiap akhir tahun program selalu dilakukan pengukuran terhadap para pelajar peserta pelatihan. Hasilnya, terjadi peningkatan yang positif sebanyak 17% pada level behavioral. Para siswa mengakui sudah mulai rajin menabung dan melakukan kegiatan pengelolaan keuangan sederhana, seperti membuat pos-pos pengeluaran untuk makan, transportasi, dan hiburan.

 

Sebagai tambahan dukungan terhadap program MFC, Allianz memberikan bantuan berupa pojok baca kepada delapan SMA/SMK di Jabodetabek yang telah menjadi mitra Allianz. Bantuan yang diberikan berupa lemari baca, karpet, beanbag, serta buku-buku bacaan yang berkaitan tentang dunia wirausaha, pengembangan diri, dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk membantu meningkatkan minat baca para siswa di Indonesia, yang menurut penelitian Most Literate Nation in The World 2016, masih sangat rendah.

 

 

“Menyadari bahwa program literasi dan edukasi keuangan merupakan tanggung jawab bersama berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, kami akan terus melakukan program CSR pelatihan perencanaan keuangan lainnya yang bisa terus bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan para siswa sehari-hari, serta dapat mendukung target pemerintah untuk mencapai target indeks literasi keuangan sebesar 35% di tahun 2019,” tutup Karin.