Allianz Melangkah Maju Dalam Investasi Perlindungan Iklim
13 September 2013 | Allianz SE

Untuk ketiga kalinya sejak tahun 2012, Allianz berinvestasi dalam hal perlindungan iklim di negara berkembang. Investasi dilakukan di area Rimba Raya yang memiliki luas 64,000 hektar atau 640 km2 yang berlokasi di bagian selatan Kalimantan dan bertujuan untuk melindungi wilayah tersebut dari ancaman penggundulan hutan (deforestasi), serta menjadi pusat konservasi yang didedikasikan untuk populasi orang utan di wilayah tersebut.

 

Pencegahan terhadap deforestasi di wilayah ini bisa membantu mengurangi emisi CO2 sebesar 90 juta ton selama kurun waktu 30 tahun. Investasi Allianz di dalam proyek ini mendatangkan sertifikat yang dapat digunakan mengurangi emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional perusahaan. Sejak tahun 2012 Allianz telah memperoleh status “100% Climate-neutral” untuk kegiatan operasionalnya, hal ini diperoleh berkat kombinasi antara kegiatan aktif perusahaan dalam mengurangi emisinya sendiri dan juga dari sertifikat-sertifikat semacam ini.

“Bagi investor seperti Allianz, adanya pasar karbon (carbon market) memungkinkannya untuk membiayai perlindungan iklim melalui penyaluran modal kepada proyek-proyek di negara berkembang, seperti Rimba Raya,” ujar Rod McDonald, sebagai perwakilan dari Allianz Global Investor yang bertanggung jawab melakukan investasi ini. Rod berharap hal ini bisa memicu komunitas internasional untuk mulai membentuk kerangka kerja yang dibutuhkan demi penerapan REDD secara luas.


Perlindungan Iklim Penting Bagi Negara Berkembang

Menurut Karsten Löffler, Direktur Pelaksana Allianz Climate Solutions, sektor korporasi  memiliki tanggung jawab untuk mengatasi masalah lingkungan di ekonomi negara berkembang: “Asia adalah pasar yang berkembang untuk Allianz. Perlindungan iklim global tidak akan meraih sukses jika tidak menyertakan pasar berkembang ke dalam program ini. Selain itu, Rimba Raya juga akan meningkatkan kesadaran untuk perilaku yang bertanggung jawab dan membantu dalam mempertahankan habitat populasi setempat.”

Sementara itu, di Indonesia selain untuk pengurangan emisi CO2 dan konservasi Orang Utan, proyek Rimba Raya juga dipadukan dengan program pengembangan masyarakat setempat. Program tersebut bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, sehingga mereka bisa memiliki alternatif mata pencaharian lain selain pemanfaatan/pengeksploitasian hutan yang bisa berdampak buruk terhadap lingkungan.


Marisa Amanda

Corporate Communication
Tel. : 021-2926 8888
Fax. : 021-2926 8080
Email : Marisa.Amanda@Allianz.co.id