Warning: You are using an outdated Browser, Please switch to a more modern browser such as Chrome, Firefox or Microsoft Edge.


Rilis Media

Allianz Indonesia Luncurkan PELITA Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap
Kesehatan Lansia, Ibu Hamil dan Balita.

30 April 2021 | Allianz Indonesia

Sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bidang kesehatan tahun 2020-2024, Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bermitra dengan EDU Foundation dan Komunitas Berbagi Hidup, mengadakan Program Kesehatan Bagi Lansia, Ibu Hamil dan Balita atau disebut PELITA.

Jakarta 30 April 2021 – Lansia, ibu hamil, dan balita merupakan kelompok masyarakat yang rentan terkena risiko kesehatan, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan usaha-usaha untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dalam hal percepatan perbaikan gizi masyarakat, peningkatan pengendalian penyakit, penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), dan juga penguatan sistem kesehatan dan pengawasan obat dan makanan. Hal ini tertuang dalam program pemerintah yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di bidang kesehatan tahun 2020-2024.

Sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah tersebut, Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bermitra dengan EDU Foundation dan Komunitas Berbagi Hidup, mengadakan Program Kesehatan Bagi Lansia, Ibu Hamil dan Balita atau disebut PELITA. Program PELITA ini menyasar pada kelompok masyarakat yang berada di Provinsi DKI Jakarta, tepatnya berada di 5 titik wilayah Jakarta.

“PELITA merupakan program yang sejalan dengan value perusahaan yang peduli terhadap kesehatan dan termasuk dalam salah satu pilar Yayasan Allianz Peduli. Program ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya untuk ibu hamil, balita, dan lansia sekaligus bentuk kontribusi kami dalam membantu mengatasi permasalahan tersebut. Harapannya wilayah-wilayah yang kami bina ini bisa memiliki kader – kader yang tangguh dan unggul serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli.

  1. Program PELITA ini terdiri dari peningkatan kapabilitas kader posyandu dengan pembinaan dan pelatihan, lalu memberikan contoh makanan atau jajanan sehat melalui pemberian makanan tambahan, dan pemeriksaan kesehatan bagi lansia, ibu hamil dan balita. Adapun tujuan dari program ini dibagi menjadi 3 yaitu,
  2. Kader posyandu mampu memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan
  3. Masyarakat memahami tentang konsumsi makanan sehat
  4. Terciptanya masyarakat yang paham mengenai kesehatan jasmani individu.

“Yang menjadikan program ini berbeda dari yang lain adalah, kami berfokus pada peningkatan kapabilitas kader posyandu. Oleh karena itu, yang pertama kali dilakukan adalah peningkatan kapabilitas dan pengetahuan kader dengan pembinaan dan pelatihan. Sehingga kader dapat memberikan informasi mengenai apa itu makanan sehat kepada masyarakat dan mendorong masyarakat untuk peduli akan kesehatan jasmaninya,” kata Zaky Zakaria, Executive Director EDU Foundation.

Selain peningkatan kapabilitas untuk kader posyandu, program ini juga akan memberikan bantuan alat-alat kesehatan untuk para kader posyandu berupa alat tensi meter dan juga alat cek gula darah dan kolesterol. Selain itu kader juga dibekali dengan pengetahuan bagaimana cara menggunakan dan membaca alat-alat tersebut.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Yayasan Allianz Peduli dan EDU Foundation dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat khususnya lansia, ibu hamil, dan balita. Besar harapan kami agar PELITA mampu memberikan dampak yang positif dan dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga memberikan efek bola salju yang positif,” tutup Adjie Maulana, Koordinator Komunitas Berbagi Hidup.

  1.