Home ArtikelArtikel Asuransi Properti AllianzSedia Asuransi Properti Sebelum Banjir Terjadi

Sedia Asuransi Properti Sebelum Banjir Terjadi

Sedia Asuransi Properti Sebelum Banjir Terjadi

Banjir kini tidak hanya menjadi menu rutin masyarakat Jakarta, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali dan Medan yang beberapa bulan lalu mengalami bencana serupa. Semakin berkurangnya lahan resapan air, berubahnya fungsi sungai, arus kiriman, dan berbagai faktor penyebab lainnya membuat banjir menjadi bencana yang tidak terelakkan pada masyarakat urban saat ini. Jika pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan maka sedia asuransi properti sebelum banjir terjadi dapat menjadi kiat yang tepat untuk menanggulangi risiko yang berpotensi terjadi jika bencana tersebut terjadi.

 

Banjir kini tidak hanya menjadi menu rutin masyarakat Jakarta, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia, seperti Bali dan Medan yang beberapa bulan lalu mengalami bencana serupa. Semakin berkurangnya lahan resapan air, berubahnya fungsi sungai, arus kiriman, dan berbagai faktor penyebab lainnya membuat banjir menjadi bencana yang tidak terelakkan pada masyarakat urban saat ini. Jika pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan maka sedia asuransi properti sebelum banjir terjadi dapat menjadi kiat yang tepat untuk menanggulangi risiko yang berpotensi terjadi jika bencana tersebut terjadi.

 

Perlindungan terhadap properti, dalam hal ini rumah tinggal beserta isinya, perlu dipersiapkan guna menanggulangi biaya yang timbul secara tak terduga saat risiko banjir terjadi. Pada jenis asuransi rumah tinggal yang lazim juga disebut Property All-Risk (PAR), perlindungan atas risiko banjir telah termasuk di dalam perlindungan dasar. Hal itu berarti, tanpa perlu adanya penambahan premi maka seseorang akan memperoleh manfaat seperti, penggantian bagian konstruksi rumah yang rusak, biaya cuci sofa yang terendam banjir, atau reparasi alat elektronik yang rusak. Manfaat lain yang diperoleh juga berupa biaya akomodasi sementara saat rumah tinggal tidak dapat digunakan karena terendam banjir.

 

Besarnya premi akan disesuaikan dengan situasi, lokasi tempat tinggal, serta nilai rumah tinggal termasuk isinya. Perusahaan asuransi berhak untuk menolak atau mensyaratkan premi tambahan terhadap permohonan pengajuan asuransi dan penambahan manfaat apabila lokasi tempat tinggal berisiko besar diterjang banjir. Mantapkan proteksi rumah tinggal dengan ilustrasi perhitungan premi di bawah ini:

 

Nilai rumah         : Rp 800 juta (termasuk bangunan dan isi)

Rate                       : 0.2194% (besarnya rate berbeda di setiap perusahaan asuransi)

Premi                    : 0.2194% x Rp 100 juta = Rp 1.755.200,-

Dengan premi terjangkau tersebut maka aset properti dapat terlindungi walaupun risiko banjir terjadi.  

  • Jadi, selalu ingat dua cara mudah di atas untuk keluar dari situasi darurat yang bisa terjadi kapan saja saat musim hujan seperti ini. Mobil selamat, penumpang aman.