Home Tentang KamiBeritaBeritaArsip Berita
  • Jumlah Tertanggung mencapai 3.942.594 Tertanggung
  • Pendapatan Premi Bruto (GWP) meningkat 14,6%
  • 12.785 nasabah merasakan manfaat klaim

Lini bisnis asuransi mikro Allianz Indonesia mencatat Pendapatan Premi Bruto (GWP) di tahun 2014 sebesar Rp 96,7 miliar atau mengalami pertumbuhan sebesar 14,6% dari Rp 84,36 miliar di tahun 2013. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan jumlah Tertanggung yang mencapai hampir 4 juta Tertanggung atau tumbuh sebesar 47% dibandingkan tahun 2013. Seluruh jumlah Tertanggung tersebar di 76 lembaga keuangan mikro baik BPR, lembaga keuangan ventura maupun koperasi di seluruh Indonesia.

“Pertumbuhan bisnis asuransi mikro ini tak lepas dari kepercayaan nasabah kami dan juga peran para mitra bisnis kami yang telah membantu kami untuk memperkenalkan dan membuka akses masyarakat dalam mendapatkan produk perlindungan dari kami,” ujar Yoga Prasetyo, Head of Emerging Consumer Business Allianz Life Indonesia.

 

Bisnis Mikro Allianz Indonesia Berikan Santunan kepada 4 Juta Tertanggung

Yoga Prasetyo, Head of Emerging Consumer Business Allianz Life Indonesia

 

Sepanjang tahun 2014, 12.785 Tertanggung telah merasakan manfaat  klaim dari bisnis asuransi mikro Allianz Indonesia dengan total pembayaran klaim sebesar 59,73 miliar. Pembayaran klaim ini  95,44% berasal dari segmen mikro dan 4,56% dari segmen  low mass market. Seluruh pembayaran klaim berasal dari produk asuransi jiwa kredit yang hingga saat ini masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan bisnis Asuransi mikro Allianz.

Berdasarkan studi Micro Insurance Learning and Knowledge (MILK) yang dilakukan oleh Microinsurance Center kepada lebih dari 30 negara, menunjukkan bahwa nasabah asuransi mikro Allianz Indonesia merasakan pentingnya manfaat pembebasan hutang yang ada pada produk asuransi jiwa kredit, terlebih lagi karena asuransi jiwa kredit tersebut juga memberikan tambahan santunan tunai yang menjadi nilai tambah dan diferensiasi produk asuransi jiwa kredit yang dimiliki Allianz Indonesia. Oleh sebab itu Allianz Indonesia merasa yakin bahwa produk Asuransi kredit yang ditawarkan saat ini merupakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah.

 

Bisnis Mikro Allianz Indonesia Berikan Santunan kepada 4 Juta Tertanggung

 

”Hasil studi itu menepis keraguan bahwa asuransi jiwa kredit tidak memberikan nilai lebih bagi nasabah, tapi lebih merupakan alat bagi lembaga keuangan sebagai bagian dari manajemen risiko kredit terutama dari risiko meninggal dunia. Namun, kami melihat bahwa asuransi jiwa kredit sebagai upaya kami untuk membantu nasabah dan juga keluarganya dari jeratan hutang yang lebih besar akibat risiko yang dihadapi oleh nasabah. Oleh sebab itu, masih melalui mekanisme pinjaman kami juga  memperkenalkan produk-produk asuransi lain yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah, terutama yang bisa dipilih secara sukarela,” tutup Yoga. 

 

Bisnis Mikro Allianz Indonesia Berikan Santunan kepada 4 Juta Tertanggung