Jaga kesehatan hewan peliharaan, jaga kesehatan Anda juga.

Memiliki binatang peliharaan memang menyenangkan. Selain terlihat menggemaskan, mereka juga bisa menjadi teman setia untuk menghabiskan waktu di rumah. Namun tahukah Anda bahwa binatang peliharaan menyimpan bahaya yang bisa mengancam jiwa mereka dan Anda sendiri?

Berdasarkan laporan dari Pusat Kontrol dan Pencegahan Wabah di Amerika Serikat di bulan Januari 2014, setidaknya 20 orang di negara tersebut terserang infeksi dari bakteri salmonella yang dibawa oleh binatang kadal yang dibeli di toko hewan. Bakteri salmonella dan binatang peliharaan berjenis reptile memang seringkali bersinggungan.  Di tahun 2012, beberapa kasus terjadi akibat dari kadal berjenggot. Sementara tahun 2013, 26 orang terinfeksi bakteri sejenis yang dibawa oleh binatang landak.

“Ada banyak dampak positif dari menghabiskan waktu bersama binatang peliharaan, tapi Anda harus meminimalisir risikonya,” tegas Dr. Peter Rabinowitz, seorang professor lingkungan dari University of Washington. Cara terbaik adalah dengan memastikan bahwa binatang peliharaan Anda tetap bersih agar keamanan dan kesehatan keluarga tetap terjaga.

 

Kura-Kura
“Banyak kura-kura yang terinfeksi bakteri salmonella tapi mereka tidak terpengaruh dampak negatif apapun,” terang Rabinowitz. Namun, bagi orang-orang yang terkena bakteri salmonella dari kura-kura atau reptil lainnya bisa menderita demam dan diare, terutama bagi balita dan orang-orang yang sistem kekebalannya tidak begitu tangguh.

Untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri salmonella, selalu ingat untuk mencuci tangan setelah memegang reptil-reptil peliharaan Anda, serta jauhkan dari meja makan.

 

Anjing
Walaupun anjing adalah sahabat manusia, tapi binatang ini bisa menyebabkan penyakit bagi tuannya. Infeksi cacing Roundworm adalah kasus yang sering muncul bagi para pemilik anjing. Ini dikarenakan parasit tertelan ke dalam tubuh.

Douglas Aspros, mantan presiden American Veterinary Medical Association menyebutkan bahwa, “Setiap anjing dilahirkan dengan roundworm, meskipun ibunya telah divaksinasi. Cacing ini sangat berbahaya bagi manusia bila menyebar ke tubuh. Mereka menyebabkan demam dan rasa lesu. Selain itu, dalam beberapa kasus, roundworm bisa menyebar hingga ke mata dan menyebabkan kebutaan.”

 

Kucing
Kucing juga bisa membawa rasa gatal pada kulit akibat dari kutu yang berdiam di bulu-bulunya dan hinggap ke pemilik. Selain itu, kucing juga masih menjadi momok bagi wanita yang sedang mengandung karena selalu diduga membawa toksoplasmosis, yang bisa merusak janin mereka.

 

Hamsters
Hamster dan berbagai hewan peliharaan yang pas di kantong saku baju bisa membawa wabah virus  lymphocytic choriomeningitism, atau LCMV. Orang yang terkena virus ini akan merasa demam, rasa sakit di seluruh badan, yang bisa bermuara pada gangguan syaraf, seperti kebingungan atau kehilangan pendengaran.

Jangan sembarangan membeli hamster. Pastikan bahwa Anda membelinya dari tempat yang merawat dan menjaga kebersihan mereka dengan baik. Jangan lupa pula untuk mencuci tangan setelah menyentuh binatang peliharaan Anda.



Burung
Bakteri yang dibawa oleh burung bisa mengganggu kesehatan, seperti demam, pusing, dan pneumonia. Hindarilah menghirup apapun yang dijatuhkan oleh burung agar Anda tidak terkena penyakit –penyakit seperti di atas.

 

Kunci untuk menjaga agar hewan-hewan peliharaan terbebas dari infeksi virus atau bakteri yang bisa menyebar ke tubuh Anda adalah dengan merawat kebersihannya dan sering melakukan kontrol ke dokter hewan. Jangan lupa pula untuk menjaga kebersihan kandang, karena kandang yang kotor juga bisa menimbulkan berbagai penyakit dari virus dan bakteri.

Jaga kesehatan hewan peliharaan, jaga kesehatan Anda juga. Milikilah Asuransi Kesehatan terbaik dari perusahaan asuransi jiwa untuk kenyamanan dan keamanan saat memiliki hewan peliharaan. Salah satunya adalah dengan Allianz, yang telah dipercaya oleh banyak pet-lovers Indonesia agar bisa menyayangi binatang peliharaannya tanpa perlu rasa khawatir.