#CHURCOL SESI 9 - 16 May 2015

Tim Chubby Bersama Allianz Indonesia kembali menggelar Chubby Runner Coaching League (Churcol) di sesi ke-9 pada sabtu lalu (16/5) di Stadion PTIK Kebayoran Jakarta. Setelah minggu lalu, peserta beserta tim pelatih berlari mengelilingi ruang Taman Jakarta, di sesi ini para peserta kembali mendapatkan materi refreshment dari pelatih dengan mengukur kemampuan berlari yang disandingkan dengan kemampuan berlari pada sesi pertama program Churcol ini. Tentu harapan pelatih kepada para peserta adalah dapat tercapainya tingkatan performa yang lebih baik setelah mengikuti beberapa sesi program ini. 

 

Seperti biasa, sebelum ke materi inti para peserta diminta untuk melakukan warming up dengan berlari sebanyak 2 lap stadion PTIK yang dilanjutkan dengan pola pemanasan dynamic strength yang sudah di dapatkan di sesi churcol sebelumnya. Peserta pun terlihat antusias mengikuti semua instruksi yang diberikan pelatih. Kegiatan pemanasan selesai, tahapan uji kemampuan pun dimulai. Mula-mula peserta diminta untuk melakukan teknik running ABC. Teknik ini merupakan salah satu latihan dasar bagi para pelari yang melingkupi latihan kombinasi gerakan tungkai, gerakan lutut, dan gerakan tangan.

 

Setelahnya, mulailah para peserta di uji kemampuan oleh pelatih dengan melakukan balke test. Balke test adalah tes lari yang umunya dilakukan selama 15 menit dengan tujuan untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani khususnya kemampuan kardiovaskular dan mengukur ataupun memprediksikan VO2 Max seorang pelari. Alat yang digunakan dalam menguji kemampuan ini pun sangat sederhana, hanya diperlukan stopwatch, peluit, dan lintasan lari, karena program churcol sudah dikomandoi oleh pelatih sebagai komando waktu dan lintasan lari yang cukup memadai uji dengan balke test pun dapat di realisasikan pada sabtu lalu. Tes ini dilakukan dengan cara peserta berdiri di belakang garis start dan berlari ketika aba-aba “ya/mulai” peserta berlari selama 15 menit sampai ada tanda peluit dibunyikan sebagai tanda berhenti yaitu setelah menempuh 15 menit.  Setelah selesai, barulah setiap peserta dapat dihitung uji kemampuannya dengan hasil tes yang sudah ada. Dalam perhitungan balke test, kita pun dapat menghitungnya sendiri, berikut rumusnya

 

VO2 Max (15 menit) = 33,3 + (jarak tempuh – 133) x 0,172

 

Jika seseorang memperoleh VO2 Max dengan angka tinggi, berarti kemampuan jasmani dan kesegaran seseorang tersebut sudah baik, jika masih rendah perlu dilatih lagi sehingga mendapatkan hasil performa yang lebih baik.

 

Sebelum latihan usai, di sesi ini pun kembali hadir  Doorprize Session seperti di sesi sebelumnya yang diberikan oleh Allianz Indonesia sebagai mitra pendukung program Churcol kepada semua peserta yang hadir di kesempatan tersebut. Program bermanfaat ini masih terus berlanjut yang pasti sangat berguna semua ilmu dan manfaatnya untuk kita terapkan bersama sebagai pola hidup sehat masa kini - #1ygterpenting.