#CHURCOL SESI 5 - 18 APRIL 2015

Edisi kegiatan Chubby Runner Coaching League (Churcol) bersama Aliianz Indonesia sesi kelima kali ini kembali di gelar sabtu lalu 18 April 2015 bertempat di stadion PTIK Kebayoran Jakarta. Latihan yang digelar kesekian kalinya ini mengajak puluhan masyarakat yang ingin berkomitmen menjadi lebih sehat dan kuat dengan memilih lari sebagai olahraga pilihan.

 

Jika pertemuan minggu lalu mendapatkan pengetahuan mengenai tips lari cepat dengan mengkombinasikan langkah kaki dan kecepatan, di sesi inilah saatnya peserta menggunakan pengetahuan tersebut untuk di aplikasikan pada latihan kali ini.

 

Rusy Laksono sebagai pelatih mengarahkan peserta untuk berlari tanpa henti selama 40 menit dengan prinsip lari santai (jogging) mengeliligi arena stadion. Semua peserta menyanggupi tantangan tersebut dengan tanpa hambatan, bahkan sangat terlihat progress yang dirasakan peserta dengan tidak adanya peserta yang sudah mengikuti beberapa sesi CHURCOL berjalan di arena, hal ini adalah bukti kesuksesan yang terlihat dengan adanya program churcol.  Komitmen yang kuat membuahkan hasil yang sangat baik, tentunya hal ini membuat pelatih sangat senang.

 

Setelah berlari cukup lama selama 40 menit, seluruh peserta di arahkan untuk melakukan lari dengan prinisip langkah besar (jog stride) sebanyak 4 X 200 meter dengan dikombinasikan jalan di setiap 100 meter setelahnya. Tantangan cukup menguras energi peserta ketika kaki mulai belari. Hal ini dikarenakan kita dituntut harus memiliki kecepatan dan langkah kaki yang lebih lebar dari sebelumnya serta sirkulasi napas yang cukup baik. Namun, latihan ini nyatanya cukup membuat peserta merasa lebih pede dengan kecepatan lari yang mereka miliki masing-masing. Peserta diharapkan bisa menempuh jarak 200 meter di bawah 1 menit.

 

Pada latihan kali ini pun terasa amat spesial, karena turut di hadiri Sitor Situmorang anggota team chubby yang berhasil menaklukan rintangan lari Trans Sumbawa dengan total jarak 320 KM yang mampu dilalui hanya 70.5 jam. Sitor Situmorang salah satu dari dua peserta  Trans Sumbawa yang berhasil menggapai finish dari total 8 peserta. 6 peserta lainya terdiskualifikasi dan menyerah pada rintangan lari tersebut. Bagi Sitor pengalaman tersebut tidak pernah dilupakan karena harus melawan teriknya cuaca Sumbawa yang mencapai 42⁰C. Tentu ceritanya, membuat peserta churcol semakin termotivasi untuk terus berlari dan menggapai gaya hidup yang lebih sehat.

 

Seperti biasa, sesi CHURCOL ini juga diakhiri dengan foto bersama semua peserta coaching