#CHURCOL SESI 4 - 11 APRIL 2015

Untuk keempat kalinya, Chubby Runner Coaching League (Churcol) di gelar bersama Allianz Indonesia di Stadion PTIK Kebayoran Jakarta pada sabtu lalu 11 April 2015. Latihan yang dihadiri oleh puluhan peserta bersama pelatih Rusy Laksono begitu antusias untuk menerima materi yang di sampaikan pada sesi kali ini.  


Kegiatan yang diawali dengan pemanasan lari mengelilingi 3 putaran selama 10 menit di arena stadion yang juga di kombinasikan dengan latihan dynamic stretching sebagai gerakan awal mengikuti latihan inti. Setelahnya, dilatihan sesi keempat ini pelatih memberikan arahan kepada peserta untuk menikmati lari di stadion dengan durasi 35 menit tanpa henti. Kira-kira bagaimana ya tipsnya supaya pelari bisa bertahan lama berlari tanpa henti selama 35 menit? pelatih memperkenalkan teknik berlari yang mengkombinasikan antara kecepatan dan langkah kaki. 


Sebagai simulasi, mula-mula pelari berlari seperti kecepatan jogging, selang 2 menit setelahnya tempo langkah kaki di buka lebih lebar hingga ke sisi stadion lainnya, di selang langkah jogging lagi dan seterusnya. Hal ini dimaksudkan agar pelari tidak menguras tenaga yang berlebih seperti lari sprint. Sprint dan teknik ini tentu berbeda, karena dengan teknik kombinasi langkah membuat tenaga kita lebih lama tersimpan. Jika saat race, tentu harapannya dapat mencapai garis finish dengan cepat dan stamina yang masih prima.

Selain ini, beberapa peserta pun melakukan konsultasi dengan pelatih seperti teknik bernapas saat lari yang nyaman. Menurut Rusy, teknik bernapas setiap individu berbeda-beda namun baginya teknik bernapas yang membuat nyaman adalah dengan mengambil udara melalui mulut dan hidung secara bersamaan begitupun dengan menghembuskannya. Tips lainnya adalah membiarkan posisi mulut terbuka agar sirkulasi udara cepat bekerja dan membuat lari lebih nyaman. Sesi latihan keempat pun ditutup dengan peregangan. 

Berikut beberapa gambar dari CHURCOL sesi 4.

Foto-foto lebih lengkap bisa didapatkan di sini