Lama tidak terdengar kabar beritanya, grup band pop Alexa kembali menyapa penggemar tanah air dengan meluncurkan album terbaru mereka.

Lama tidak terdengar kabar beritanya, grup band pop Alexa kembali menyapa penggemar tanah air dengan meluncurkan album terbaru mereka. Kompilasi lagu dengan judul “Dulu, Kemarin, Sekarang” ini seakan memberikan nuansa baru bagi Alexa, yang terasa lebih dewasa dengan gubahan-gubahan lagu terbarunya.

 

"Album ini flash back lagi. Kami kayak baru keluar (sebagai band) lagi. Lima tahun masa transisi kami. Setelah dulu berlima, sekarang akhirnya bertiga," ujar Aqi Singgih, sang vokalis.

 

Lagu-lagu di album “Dulu, Kemarin, Sekarang” ini terasa lebih menenangkan jiwa karena harmoni suara yang menghiasi terasa begitu penuh. Maklum saja, album ini dibuat dengan mengusung label indie, dimana mereka bisa memproduksinya sendiri. Alexa sendiri memanfaatkan sumber daya manusia yang mereka miliki, mulai dari diri sendiri hingga keluarga para personel, untuk merampungkan album ini.

 

"Kebetulan istri gue nyanyi juga. Jadi, karena dari kami dan untuk kami, yang bisa nyanyi dilibatkan. Jadi berasa kekeluargaan," imbuh Aqi.

 

Tiga dari lima personel Alexa mencoba kembali membangun impian yang dulu pernah mereka bangun, yaitu menjadi salah satu grup band papan atas tanah air. Yang tersisa kini adalah Aqi Singgih (vokal), Nur Satriatama (gitar), dan Fajar Arifan (drum).

 

Untuk album  “Dulu, Kemarin, Sekarang” ini Alexa tetap mengusung nuansa pop, tetapi dengan beat yang lebih keras. Alexa juga mencoba untuk menonjolkan musikalitas mereka dalam tiga lagu tanpa volal atau instrumental, dengan menonjolkan unsur ballad.

 

"Di instrumental itu ada unsur ballad-nya. Yang satu lagu orkestra, terus rock, dan satu lagi piano doang," ungkap Fajar. Kebetulan, sang gitaris, Satrio, ternyata piawai memainkan piano sekaligus mengisi salah satu dari tiga lagu instrumental tersebut.

 

Album “Dulu, Kemarin, Sekarang”  sendiri sudah dikerjakan sejak akhir tahun 2014. Karena dibuat secara indie, dana pun harus dikumpulkan secara mandiri, hingga akhirnya bisa memulai proses rekaman yang memakan waktu tiga bulan. #1YangTerpenting bagi Alexa adalah tetap bermusik bersama-sama, bagaimanapun caranya. Mereka bertiga menyadari bahwa jalannya Alexa hingga saat ini adalah dengan bantuan Yang Maha Kuasa. Setiap fase yang terjadi, Alexa tetap menjadi rumah mereka.