Sibuk bekerja mengejar deadline setiap hari, kita sering kurang perhatian dengan urusan keamanan pribadi.

Sibuk bekerja mengejar deadline setiap hari, kita sering kurang perhatian dengan urusan keamanan pribadi. Meninggalkan rumah dan yakin bahwa langkah kita lapang untuk menuju tempat aktivitas. Sebagai perempuan yang tinggal di kota seperti Jakarta, kita harus selangkah (bahkan ribuan langkah) lebih maju dari tindak kriminal yang mungkin terjadi.

Seiring perkembangan jaman, tiap sisi hidup kita mengalami kemajuan. Hidup yang berkembang sejatinya memang harus ditandai dengan progress. Begitu pula dengan kriminalitas. Perkembangan jaman sayangnya dibarengi dengan kriminalitas yang menyamakan ritme. Sebagai perempuan yang tinggal di kota besar, apalagi Jakarta, ‘mengalahkan’ kriminalitas adalah sebuah tantangan.

 Mencegah kriminalitas terjadi, memikirkan semua langkah yang diperlukan agar kita berjalan lebih cepat dari ritme kriminalitas itu sendiri. Kriminalitas memang terjadi saat ada peluang – meski dari pengalaman, peluang itu juga sering diciptakan oleh pelaku tindak kriminal itu sendiri. Tugas kita adalah mencegah peluang itu tercipta, dan jangan sampai calon pelaku tindak kriminal berpikir bahwa mereka punya peluang atau kesempatan pada kita.

Saat Sedang Berpergian dan Di Jalan. Saat sedang bepergian jauh atau di jalan, risiko keamanan kurang lebih sama. Bahkan saat kita dalam perjalanan menuju kantor pun, risiko keamanan masih mungkin terjadi.

Saat dalam kendaraan umum, jangan duduk sendiri di bagian yang sepi. Duduklah dekat orang lain. 
Bila mungkin duduk di dekat pintu keluar. Selalu dalam keadaan sadar penuh akan pemberhentian dan tujuan akhir, saat kamu berada di kendaraan umum. Pastikan barang bawaan selalu dalam pengawasan kamu. Dompet harus selalu berada di saku depan.  Jangan kenakan pakaian yang terlalu mewah atau rumit, pengecualian untuk pakaian kantor, taruh semua keperluan pribadi di satu tempat yang mudah disembunyikan. Jangan taruh kartu identitas dan uang di tempat yang sama.

Saat sedang berlibur, pastikan kamu tahu bagaimana perilaku masyarakat di tempat tujuan. Selalu perhatikan travel warning yang mungkin berlaku di sana. Masalah berpakaian, lebih baikdress down daripada mengenakan yang terlalu wah dan terlalu banyak aksesori. Hati-hati dengan warga sekitar yang terlalu ramah – untuk jaga-jaga. Jangan diskusikan rencana liburan di tempat umum dan dengan suara keras. Kita tidak pernah tahu siapa yang sedang ada di sekitar kita. Di era media sosial sekarang, jangan pernah umumkan rencana liburan kamu melalui twitter atau facebook.

God forbid, bila kamu dijambret saat sedang dalam perjalanan, lepaskan saja. Pelaku kriminal cenderung nekat. Tidak sedikit korban penjambretan yang mencoba mempertahankan barang pribadinya, lalu berakhir buruk. Saat dijambret, biasanya korban akan panik dan cenderung mempertahankan barang berharga mereka, tanpa memperhatikan kondisi sekitar. Daripada kenapa-kenapa, dan saat panik kamu nggak sempat melihat keadaan sekitar, let it go.
Perempuan yang tinggal di kota besar selalu rentan terhadap aksi kejahatan. Tindakan pencegahan yang kita lakukan, kadang-kadang juga hanya bermanfaat sedikit. Pelajari trik di atas, dan siapkan diri untuk berada selangkah lebih jauh dari potensi tindak kriminal

Sumber artikel: http://www.fimela.com/read/2013/05/23/perempuan-perlu-tahu-trik-tetap-aman-di-jalan-kantor-hingga-liburan/page/0/1