Kenaikan dan penurunan berat badan yang membingungkan dan tidak bisa dijelaskan bisa jadi adalah gejala dari diabetes. Bila merasakan hal yang serupa, bisa jadi diabetes tipe 2 sedang mengancam kesehatan Anda.

Diabetes adalah salah satu penyakit yang cukup ditakuti di Indonesia, dan bahkan di seluruh dunia. Penyakit metabolik ini akan mulai memperlihatkan eksistensinya saat seseorang memiliki peningkatan pada kadar gula darah. Selain itu, pertanda lain yang terlihat secara kasat mata adalah perubahan fisik tubuh.

 

Kenaikan dan penurunan berat badan yang membingungkan dan tidak bisa dijelaskan bisa jadi adalah gejala dari diabetes. Bila merasakan hal yang serupa, bisa jadi diabetes tipe 2 sedang mengancam kesehatan Anda. Diabetes tipe 2 terjadi karena insulin tidak dapat mengangkut glukosa ke dalam sel, tubuh bereaksi seolah-olah tubuh dalam keadaan lapar dan mulai menggunakan protein dari otot.

 

Lalu apa yang harus Anda lakukan ketika divonis terkena diabetes tipe 2?

 

Ubah Pola & Menu Makan

Salah satu hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah dengan mengubah pola & menu makan. Konsumsilah telur secara teratur utuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga sepertiganya. Telur tidak hanya mengurangi risiko diabetes tipe 2, tetapi juga menurunkan kadar glukosa darah. Daily Mail mencatat bahwa pria yang mengonsumsi sekitar empat telur per minggu berisiko 37 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada pria yang hanya makan satu telur per minggu.

 

Selain itu, sebuah penelitian dari Universitas Lund di Swedia dan telah diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa produk susu tinggi lemak, seperti keju dan yoghurt, juga membantu melawan diabetes tipe 2 hingga 25%. Sang peneliti, Dr Ulrika Ericson mengatakan, “Orang-orang yang makan produk susu paling tinggi lemak memiliki risiko 23 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang makan lebih sedikit.”

 

Kombinasikan Diet & Olahraga

Risiko diabetes tipe 2 ternyata juga dihubungkan dengan berat badan, distribusi lemak, kurangnya aktivitas, sejarah keluarga, umur, prediabetes, gestational diabetes, serta sindrom polycystic ovarian. Hal ini bisa dilawan dengan kombinasi antara diet dan olahraga.

 

Sebuah studi terbaru Saint Louis University yang melibatkan orang-orang kelebihan berat badan, pria dan wanita paruh baya menyebutkan bahwa baik olahraga maupun menu makanan rendah kalori memiliki pengaruh positif pada sensitivitas insulin. Tapi, bila dilakukan secara bebarengan, pengaruhnya akan lebih efektif karena hasilnya menjadi dua kali lipat.

 

“Penelitian ini mengatakan bahwa Anda bisa hidup lebih sehat bila melakukan olahraga dan memakan menu makanan dengan takaran yang pas. Anda bisa mendapatkan dampak yang lebih besar bila mengkombinasikan keduanya,” ujar Edward Weiss dari Saint Louis University.

 

 

Beberapa tips untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 melalui diet adalah sebagai berikut:

 

  • Pilih roti whole grain daripada roti dari tepung terigu. Dalam Nurses Health Study, wanita yang mengkonsumsi 2 atau 3 roti whole grain setiap hari menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 30%.
  • Hindari minuman bersoda. Setiap 12 ons minuman manis yang mengandung gula meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 25%.
  • Makan makanan sehat daripada yang tidak sehat. Ganti kebiasaan makan fast food dengan makanan berprotein dan bergizi, atau yang mengandung omega-3, lemak dari minyak sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Batasi konsumsi daging merah atau yang melalui tahap pemrosesan terlebih dahulu. Ganti dengan kacang-kacangan, daging unggas atau ikan. Setiap 3 ons daging merah akan meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 20%.
  • Hentikan kebiasaan merokok dan minuman beralkohol. Gaya hidup tidak sehat ini bisa menjadi pemicu terbesar dari diabetes tipe 2.

 

Itulah penjelasan serta beberapa tips untuk menghindari atau menjauhkan ancaman diabetes tipe 2 sejak dini. Mulailah dari diri sendiri dengan mengubah pola makan serta gaya hidup Anda dan menjaganya agar selalu konsisten. Jangan lupa untuk mengajak seluruh keluarga mengikuti gaya hidup Anda.

 

Selain itu, lengkapi perlindungan diri dengan memiliki asuransi. Seperti musim hujan, asuransi adalah payung bagi Anda dan keluarga, berfungsi untuk melindungi dari hujan yang datangnya tidak bisa diprediksi.

 

Salah satu perlindungan terbaik bisa Anda dapatkan dari Allianz Life Indonesia yang telah berpengalaman memayungi keluarga Indonesia selama puluhan tahun. Nikmati kemudahan serta kenyamanan memiliki polis-polis asuransi kesehatan, seperti SmartMed Premier, SmartHealth Maxi Violet, Asuransi Kesehatan Allisya Care, dan SmartHealth. Jangan tunda kesempatan tersebut sebelum hujan datang mengguyur.