Allianz Life Indonesia, sebagai salah satu pelopor asuransi mikro di Indonesia, memperkuat komitmennya dengan meluncurkan TAMADERA, gabungan proteksi dan tabungan produk asuransi mikro pertama di pasar Indonesia di Jakarta, hari ini. Premi paling rendah mulai Rp 10.000 per minggu.
“Allianz adalah perusahaan asuransi patungan pertama dan paling berkomitmen untuk melayani pasar asuransi mikro di Indonesia. Hal itu disebabkan karena keyakinan kami bahwa dengan asuransi mikro kita akan bisa menjangkau semakin banyak orang di negara ini yang membutuhkan perlindungan asuransi tapi tidak bisa membayar premi produk asuransi yang normal,” kata Handojo Kusuma, Deputy CEO Allianz Life Indonesia.
TAMADERA adalah kombinasi perlindungan asuransi jiwa, mencakup penyakit kritis dan manfaat simpanan. Untuk premi minimum sebesar Rp 10.000 per minggu selama 5 tahun, nasabah mendapatkan jaminan asuransi jiwa minimum Rp 2.500.000. Jika terjadi salah satu dari lima penyakit kritis yang dijamin (kanker, stroke, serangan jantung, gagal ginjal, dan luka bakar serius) asuransi juga membayar Rp 2.500.000. Jika tidak ada klaim, nasabah akan menerima kembali premi secara penuh setelah lima tahun, yang minimal sebesar Rp 2.500.000. Sebuah keluarga dapat mempergunakan manfaat ini misalnya untuk membiayai biaya pendidikan anak-anak mereka.
“Setelah enam tahun berpengalaman di asuransi mikro dan Allianz saat ini hadir di delapan negara dengan berbagai produk asuransi mikro, kami pikir adalah sebuah langkah penting untuk bisa menambah manfaat tabungan di produk baru ini. Perlindungan asuransi seperti ini dapat membantu mempersiapkan diri untuk lebih baik lagi menghadapi risiko dan kerugian saat terjadi sesuatu. Apabila nasabah menerima dapat menerima dananya tanpa adanya klaim maka hal ini akan memungkinkan keluarga tersebut berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Bruce Bowers, CEO Allianz Asia Pasifik.
Penyerahan polis pertama sebagai simbolik peluncuran produk asuransi mikro TAMADERA

Permintaan yang kuat untuk asuransi mikro
Allianz mulai mengembangkan TAMADERA melalui riset pasar dengan responden mencakup keluarga berpenghasilan rendah. Responden menyatakan tuntutan yang tinggi akan perlunya proteksi jiwa dan kesehatan, juga kekhawatiran akan tingginya biaya pendidikan.
“Produk baru kami, TAMADERA, bertujuan untuk memenuhi tiga kebutuhan dasar rumah tangga berpenghasilan rendah: asuransi yang sederhana untuk melindungi jiwa, kepastian rencana keuangan untuk pendidikan anak, dan juga dana bantuan apabila terserang penyakit-penyakit kritis. Kami yakin bahwa produk ini akan diterima pasar secara positif sehingga dapat mencapai target sebesar 100.000 polis dengan premi Rp 30 milyar dari TAMADERA selama tiga tahun mendatang,” kata Handojo Kusuma, Deputy CEO Allianz Life Indonesia.
Saat ini belum ada satupun perusahaan asuransi jiwa di negara ini yang menawarkan produk serupa. TAMADERA akan didistribusikan melalui jaringan mitra Allianz Indonesia yang mencakup lebih dari 30 lembaga keuangan mikro, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan bank.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang kuat dan komitmen yang ditunjukkan oleh mitra distribusi asuransi mikro kami, yang telah membuat asuransi mikro kami menjadi salah satu bisnis yang berkembang paling cepat di Allianz Life Indonesia,” tambah Handojo.
Portofolio asuransi mikro Allianz Life Indonesia telah tumbuh secara signifikan sejak perusahaan meluncurkan inisiatif bisnis ini pada tahun 2006. Setelah menghasilkan pendapatan premi dari asuransi mikro sebesar Rp 9,5 milyar pada tahun 2009, Allianz berharap untuk meningkatkan raihan premi dari bisnis ini menjadi lebih dari Rp 30 milyar pada tahun 2010. Saat ini, melalui berbagai produk asuransi mikro, Allianz di Indonesia memproteksi sekitar 440.000 nasabah atau menambah 25 persen dari total jumlah tertanggung.