English
Halaman Utama
allianz.com
Download
Peta Situs
Cari

Follow Us  

Allianz Group pada kuartal pertama tahun 2010 membukukan pertumbuhan laba operasional 20,4 persen menjadi 1,7 miliar euro.

Munich, 12 Mei 2010

 

  • Pendapatan triwulanan naik 10,3 persen menjadi 30,6 miliar euro.
  • Pertumbuhan yang kuat terus terjadi di asuransi jiwa/kesehatan dan manajemen aset
  • Klaim asuransi bencana alam mencapai 555 juta euro berdampak pada asuransi umum.
  • Pendapatan bersih meningkat kuat menjadi 1,6 miliar euro

Allianz Group melaporkan pencapaiannya untuk kuartal pertama tahun 2010. Total pendapatan kuartalan tumbuh kuat sebesar 10,3 persen menjadi 30,6 miliar euro, dari 27,7 miliar euro pada kuartal pertama tahun 2009.

Laba operasional juga meningkat signifikan 20,4 persen menjadi 1,7 miliar euro, dibandingkan dengan pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya 1,4 miliar euro.Laba operasional tumbuh, baik di bisnis asuransi jiwa/kesehatan dan manajemen aset, mengkompensasi penurunan yang terjadi di bisnis asuransi umum. Segmen ini terutama terimbas oleh klaim dari bencana alam.

Ketiga segmen bisnis ini seluruhnya memberikan kontribusi penghasilan bersih kuartalan 1,6 miliar euro. Penghasilan bersih dari operasi yang berkelanjutan di periode yang sama tahun 2009 sebesar 424 juta euro. Ini berarti terjadi peningkatan tahunan
274,5 persen.

Posisi permodalan Allianz Group tetap kuat dengan rasio solvabilitas 168 persen pada 31 Maret 2010 atau 4 persen lebih tinggi dibandingkan pada akhir 2009. Modal pemegang saham sebesar 43,5 miliar euro per 31 Maret 2010, yaitu 8,2 persen lebih tinggi dari akhir tahun 2009 senilai 40,2 miliar euro.

Segmen bisnis asuransi umum terimbas bencana alam

Kombinasi dari kenaikan rate premi, pembersihan portofolio dan seleksi underwriting pada bisnis asuransi umum menghasilkan premi bruto 14,0 miliar euro. Angka ini meningkat 0,8 persen dibandingkan dengan hasil kuartal pertama tahun 2009 sebesar 13,9 miliar euro.

Laba operasional turun 26,5 persen menjadi 712 juta euro dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 969 juta euro. Penurunan ini utamanya disebabkan oleh klaim besar karena bencana alam senilai 555 juta euro sepanjang kuartal pertama 2010.

Kejadian ini meningkatkan rasio gabungan (combined ratio) menjadi 100,4 persen dibandingkan angka kuartal pertama 2009 sebesar 98,7 persen. Klaim dari bencana alam menyebabkan rasio gabungan 5,9 persen dibandingkan 2,1 persen poin pada kuartal pertama tahun lalu.

“Segmen asuransi umum terpukul lebih kuat dibandingkan biasanya oleh bencana alam sepanjang kuartal pertama. Terlalu dini mengatakan klaim bencana alam akan kembali ke tingkat normal untuk keseluruhan tahun ini, tapi kami akan terus memantaunya dengan ketat,” ujar Oliver Bate, Chief Financial Officer Allianz SE.

Segmen bisnis asuransi jiwa dan kesehatan kembali tampil kuat

Segmen asuransi jiwa dan kesehatan menyumbangkan pendapatan tertinggi sebesar 15,4 miliar euro. Statutory premiums tumbuh baik dari asuransi tradisional maupun produk yang berorientasi investasi. Dibandingkan dengan kuartal pertama tahun sebelumnya yang mencapai 13 miliar euro, pendapatan kuartal pertama 2010 tumbuh 18 persen.

Laba operasional mencapai lebih dari dua kali lipat menjadi 812 juta euro, dari kuartal pertama 2009 sebesar 402 juta euro. Ini utamanya didorong oleh tingginya hasil investasi karena rendahnya impairments dan tingginya keuntungan yang terealisasi berkat membaiknya pasar saham.

“Segmen asuransi jiwa dan kesehatan kami tumbuh sangat baik. Produk unit link kembali pada periode sebelum terjadinya krisis. Di sisi lain, permintaan terhadap produk bergaransi dari nasabah tetap tinggi dengan preferensi yang jelas untuk perlindungan terhadap penurunan investasi.

Manajemen aset mencatatkan jumlah aset pihak ketiga di atas satu trilyun euro

Segmen manajemen aset mencatat pertumbuhan pendapatan kuartalan yang sangat baik. Fee bersih dan pendapatan komisi pada kuartal pertama naik 54,7 persen menjadi 1,1 miliar euro, dari 709 juta euro pada kuartal pertama 2009. Laba operasional tumbuh 120,9 persen menjadi 466 juta euro, dibandingkan dengan 211 juta euro pada kuartal pertama tahun sebelumnya.

Didukung oleh kuatnya pertumbuhan fee, rasio biaya terhadap pendapatan membaik menjadi 58,2 persen dibandingkan dengan 70,5 persen pada kuartal pertama 2009 dan rata-rata tahun lalu 62 persen.

Aset pihak ketiga yang dikelola mencapai angka tertinggi sebesar 1.023 trilyun euro pada 31 Maret, setelah akhir 2009 lalu tercatat mencapai sebesar 926 miliar euro.

“Pemasukan bersih pihak ketiga yang outstanding sebesar 37 miliar euro dan lebih dari satu trilyun euro pada aset pihak ketiga mengindikasikan dengan jelas bahwa investor mencari pengelola aset yang berkualitas seperti Allianz.”

Kontak Pers

Agung Priambadha
Public Relations & Communications
Tel.: +62 21 52998848
Fax: +62 21 5253246
Email: Agung.Priambadha
@allianz.co.id