English
Halaman Utama
allianz.com
Download
Peta Situs
Catatan Legal
Cari

Follow Us  

Asuransi Allianz Syariah di Indonesia-Meneruskan pertumbuhannya di semester pertama 2009

Jakarta, 10 September 2009

 

• Total jumlah polis gabungan lebih dari 11.800
• Total GWP/Kontribusi gabungan mencapai Rp 91,5 milyar
• Kinerja bisnis keagenan yang kuat

Didukung oleh permintaan nasabah dan potensi pasar yang baik, kedua perusahaan Allianz di Indonesia telah meluncurkan produk-produk menggunakan prinsip syariah di tahun 2006. Pada semester pertama 2009, divisi  syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia dan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia melaporkan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jumlah total polis gabungan yang diterbitkan mencapai lebih dari 11.800 polis, meningkat sebesar 29% dibandingkan dengan semester pertama 2008.

“Bisnis syariah kami juga telah menghadapi situasi pasar yang lebih menantang pada semester pertama 2009. Meskipun demikian, dengan dukungan yang kuat dari seluruh mitra bisnis terutama para agen serta citra Allianz yang kuat, kami mampu memenangkan kepercayaan dari lebih banyak nasabah di Indonesia,”ujar Volker Miss, Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia.

Terkait dengan pendapatan premium, total Pendapatan Premi Bruto (atau kontribusi) gabungan dari kedua divisi syariah dari Allianz di Indonesia telah mencapai Rp 91,57 milyar, dibandingkan dengan jumlah Rp 97,35 milyar pada semester pertama 2008. Transaksi premi sekaligus pada asuransi jiwa individu yang lebih rendah, seperti yang telah diprediksikan, adalah alasan untuk penurunan tipis ini. GWP sebagian besar dihasilkan dari produk dasar ritel, yang didorong oleh kinerja penjualan yang kuat dari bisnis agensi.

Bisnis asuransi umum syariah

Allianz Utama, perusahaan asuransi umum Allianz di Indonesia, mengalami pertumbuhan melalui dua lini bisnis utama syariah pada semester pertama tahun 2009; asuransi kendaraan dan properti syariah. Pada bisnis kendaraan bermotor, pendapatan premi meningkat hingga mencapai dua kali lipat menjadi Rp 3,32 milyar, dibandingkan dengan Rp 1,13 milyar pada tahun sebelumnya. Untuk bisnis asuransi syariah properti, pendapatan premi meningkat sampai dengan Rp 1,84 milyar dibandingkan dengan Rp 1,23 milyar pada semester pertama tahun 2008.

Jumlah polis yang diterbitkan sebanyak 1.230 polis, dibandingkan dengan 604 polis pada semester pertama 2008. Pendapatan GWP(atau kontribusi) yang dihasilkan oleh divisi syariah Allianz Utama pada semester pertama 2009 telah mencapai Rp 5,62 milyar.  Angka ini  tumbuh signifikan dibandingkan dengan Rp 3,47 milyar pada periode yang sama tahun lalu.

“Bisnis asuransi kendaraan dan properti syariah kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Dengan produk-produk yang kompetitif dan dukungan kuat dari mitra usaha kami dalam penjualan, kedua lini bisnis ini telah menjadi lini bisnis utama kami untuk bisnis asuransi umum syariah,”ujar Soekrisno Tjokro, Direktur Allianz Utama Indonesia.

Bisnis keagenan memberikan kontribusi 62% dari total GWP divisi syariah Allianz Utama, sedangkan Broker, Lembaga Keuangan dan Bisnis Langsung memberikan kontribusi masing-masing 30%, 4% dan 4% dari total GWP.

Bisnis asuransi jiwa dan kesehatan syariah

Pada bisnis asuransi jiwa dan kesehatan syariah, premi baru yang disetahunkan (Annualized New Premium/ANP), yang merefleksikan nilai dari bisnis baru pada bisnis asuransi jiwa, meningkat menjadi Rp 54 milyar, dibandingkan dengan Rp 43 milyar pada semester pertama 2008.

Hal ini dipicu oleh pertumbuhan jumlah polis, yang meningkat menjadi 10.618 polis dibandingkan dengan 8.721 polis pada periode yang sama tahun lalu. Asuransi jiwa syariah individu mengkontribusikan 97% dari total polis sedangkan asuransi syariah kesehatan individu memberikan sisanya sebesar 3%.

“Bisnis premi regular kami mendominasi pendapatan GWP di semester pertama ini. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada permintaan yang kuat atas asuransi, terutama untuk kebutuhan perencanaan keuangan keluarga. Tahun lalu, kami memiliki permintaan yang kuat untuk produk-produk premi sekaligus, namun tahun ini, kami lebih fokus untuk melayani produk-produk regular guna mengantisipasi adanya perubahan permintaan,”ujar Kiswati Soeryoko, Direktur Syariah Allianz Life Indonesia.

Allianz Life Indonesia saat ini didukung oleh lebih dari 4.100 agen syariah terakreditasi, 23% lebih banyak daripada jumlah agen yang terakreditasi pada semester pertama 2008. Usaha sukses dalam mengembangkan agen-agen yang terakreditasi telah mendukung pertumbuhan penjualan produk premi tahunan asuransi jiwa syariah individu.

Perusahaan juga melaporkan pendapatan GWP sebesar Rp 86 milyar dibandingkan dengan Rp 94 milyar pada semester pertama tahun sebelumnya, yang mana 95% dari pendapatan GWP dihasilkan dari bisnis keagenan sedangkan 5% selebihnya dihasilkan dari bisnis bancassurance.

Fokus pada pertumbuhan yang menguntungkan 2009 pada syariah

Kedua perusahaan tetap optimis dapat memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun 2008, terutama terkait dengan jumlah polis, pendapatan premium dan profitabilitas.

“Setelah menghadapi situasi yang sangat menantang pada semester pertama, kami siap untuk memberikan pasar produk-produk yang lebih menguntungkan bagi pemegang polis dan kerjasama yang lebih kuat dengan institusi keuangan dan mitra perbankan sampai dengan sepanjang tahun,” ujar Volker Miss.

“Kami tetap optimis bahwa kami bisa mengungguli hasil syariah kami di 2008 untuk penjualan dan juga aspek profitabilitas. Kami tetap fokus untuk mencapai pertumbuhan yang menguntungkan dalam bisnis syariah kami,”tambah Volker. 

Pengakuan bagi Allianz Syariah

Allianz Life Indonesia pada 2 September 2009, memenangkan “The Best Syariah Life Insurance Branch” kategori perusahaan asuransi, dari ajang penghargaan tahunan Best Syariah Majalah Investor. Penghargaan ini merupakan hasil dari analisa terhadap 8 kriteria sekaligus. Sebagai pemenang penghargaan di kategorinya, cabang usaha Allianz Life Syariah memiliki nilai tertinggi dalam hal pertumbuhan satu tahun pertumbuhan investasi, asset,cadangan teknis dan pendapatan bersih serta investasi dan dua rasio keuangan yang lain.

Bagi Allianz Indonesia, penghargaan ini melengkapi pengakuan-pengakuan yang diterima oleh Allianz Life Indonesia “Best Islamic Life Insurance’ dan “1st Rank The Most Profitable Investment’ juga penghargaan Allianz Utama”3rd rank, The Most Expansive Insurance” dari Karim Business Consulting yang diterima lebih awal pada 15 Agustus 2009. Penghargaan-penghargaan ini menunjukkan operasi bisnis yang sukses, kinerja keuangan yang solid dan komitmen yang kuat dari bisnis Allianz Syariah di Indonesia.

Tentang Allianz

Allianz adalah penyedia jasa asuransi dan keuangan terkemuka yang berada di lebih 70 negara seluruh dunia dengan lebih dari 150.000 karyawan. Allianz melayani lebih dari 75 juta nasabah di seluruh dunia, termasuk separuh dari perusahaan-perusahaan yang tercantum pada Fortune 500. Melalui operasionalnya di Asia, Allianz mempekerjakan lebih dari 13.000 karyawan di 15 pasar di seluruh regional Asia Pasifik.

Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan perusahaan asuransi umum, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Saat ini, Allianz adalah salah satu grup perusahaan asuransi terdepan yang telah dipercaya sebagai mitra asuransi untuk harta benda, kesehatan dan jiwa dari 1,3 juta tertanggung di Indonesia.. Allianz Utama dan Allianz Life Indonesia didukung oleh lebih dari 13.000 Financial Consultant dan memiliki jaringan pelayanan yang luas dengan lebih dari 80 kantor di lebih dari 44 lokasi diseluruh Indonesia.

Kontak Pers

Adrian Dosiwoda
Corporate
Communication
Tel.: 021-2926 8888
Fax.: 021-2926 8080
Email:
Adrian.Dosiwoda
@Allianz.co.id